News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Kompolnas Hanya 'Copy Paste' Penyataan Polisi, Desmond Junaidi: Kita Akan Evaluasi Kinerjanya

Wakil ketua komisi 3 DPR RI, Desmond Junaidi Mahesa mengkritisi lembaga Komisi Kepolisian Nasional (Kompolnas) yang memiliki tugas untuk membantu Presiden dalam menetapkan arah kebijakan Kepolisian Republik Indonesia.
Senin, 22 Agustus 2022 - 14:59 WIB
Desmond Junaidi Mahesa.
Sumber :
  • Tim tvOne - Prasetyo Agung Ginanjar

Jakarta - Wakil ketua komisi 3 DPR RI, Desmond Junaidi Mahesa mengkritisi lembaga Komisi Kepolisian Nasional (Kompolnas) yang memiliki tugas untuk membantu Presiden dalam menetapkan arah kebijakan Kepolisian Republik Indonesia.

Politisi asal Partai Gerindra itu cukup kecewa karena lembaga yang bertugas untuk mengawasi kinerja Polri itu dalam menyikapi kasus kematian Brigadir J, hanya sebagai corong kepolisian dan sekedar copy paste pernyataan Polri.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Saya paham bahwa Kompolnas tidak punya alat atau perangkat yang bisa melakukan penyidikan, tapi yang disayangkan adalah cuma copy paste atas mulut seseorang, ini kan gak bener gitu loh," papar Desmond saat ditemui awak media di Gedung Nusantara II, Senin (22/8/2022).

Sebelumnya Ketua Harian Kompolnas, Benny Mamoto mengungkapkan dalam beberapa kesempatan bahwa memang tidak ada kejanggalan dalam kasus kematian Brigadir J dan membenarkan klaim mengenai kasus yang terjadi adalah tembak menembak sesama anggota polisi.

"Tadi kan sangat jelas di jelaskan oleh anggota maupun Pak Mahfud, ini adalah apakah karena Benny Mamoto polisi, jadi kaya gitu loh, karena kan baru hari ini kompolnas yg copy paste," imbuh Desmond.

Menurut Desmond sebelumnya Kompolnas tidak atau menjadi corong polisi bahkan rekomendasi mereka terhadap kasus-kasus yang dikerjakan selalu direspon oleh Kapolri.

"Mereka kan sebelumnya tidak paham copy paste, karena tidak pernah terbongkar seperti kasus Benny Mamoto ini kan, makanya saya ingatkan kalau rekomendasi misalnya tidak direspon Kapolri, buat apa ada kompolnas, betul gak?," papar Desmond.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Lebih lanjut untuk menyikapi hasil rapat hari ini Desmond bersama komisi III juga akan segera melakukan evaluasi terhadap kinerja Kompolnas dan Kapolri dalam waktu dekat.

"Ini nanti jadi satu catatan rekomendasi adalah kita akan evaluasi, nanti Rabu juga akan kita tanyakan, seberapa banyak rekomendasi Kompolnas yang tidak diperhatikan Kapolri, kita tanya Kapolri," tandas Desmond.(pag/chm)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Pembahasan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Kampung Cerdas di DPRD Kota Surabaya terus berlanjut. Panitia Khusus (Pansus) kini memfokuskan pada tahap konsolidasi dan sinkronisasi dengan program yang telah berjalan di lingkungan Pemerintah Kota.
Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung meminta seluruh aduan warga melalui aplikasi JAKI harus ditanggapi serius dan tidak dimanipulasi dengan foto Artificial Intelligence (AI).
Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Namun, tidak semua AC mampu memberikan dampak positif bagi kesehatan. Pemilihan yang kurang tepat justru bisa memperburuk kondisi, seperti udara terlalu kering atau sirkulas

Trending

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi menginstruksikan Inspektorat serta Badan Kepegawaian Daerah (BKD) untuk mengusut tuntas penyebab mandeknya implementasi kebijakan baru.
Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Seorang pemain Timnas kembali menjadi warga negara Belanda setelah terseret konflik paspor di Eredvisie. Penyerang Heerenveen itu akan kembali bermain pekan ini
Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain naturalisasi timnas berbondong-bondong kembali jadi Warga Negara Belanda setelah kasus paspor meledak di Liga Belanda dalam beberapa pekan terakhir.
Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Gubernur Dedi Mulyadi menjelaskan, bahwa saat ini dirinya sedang menggodok program kredit angkot listrik yang bisa diikuti oleh para sopir angkot di Jawa Barat.
Selengkapnya

Viral