News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

UI Melakukan Pengenalan dan Penguatan Nilai Pancasila Untuk Pembentukan Karakter pada PAUD di Sumedang

Tim pengabdian masyarakat dari Sekolah Kajian Stratejik dan Global Universitas Indonesia mengadakan kegiatan penyuluhan dan pelatihan kepada Guru-guru PAUD di desa Citengah. 
Sabtu, 13 Agustus 2022 - 19:47 WIB
Tim pengabdian masyarakat dari Sekolah Kajian Stratejik dan Global Universitas Indonesia mengadakan kegiatan penyuluhan dan pelatihan kepada Guru-guru PAUD di Sumedang, Jawa Barat, tepatnya desa Citengah (13/8/2022).
Sumber :
  • Istimewa

Jakarta -  Tim pengabdian masyarakat dari Sekolah Kajian Stratejik dan Global Universitas Indonesia yang diketuai oleh Dr. Palupi Lindiasari mengadakan kegiatan penyuluhan dan pelatihan kepada Guru-guru PAUD di Sumedang, Jawa Barat, tepatnya desa Citengah

Desa Citengah merupakan desa yang dikenal dengan keberaniannya menghalau pasukan pemberontak DI/TII bersama dengan TNI dengan membangun pagar betis yang menghambat pasukan untuk mendapatkan pasokan logistik sehingga kekuatan mereka dengan mudah dipatahkan.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Kegiatan pengabdian masyarakat diawali penyuluhan oleh Dr. Palupi Lindiasari dari Prodi ketahanan nasional yang menjelaskan pentingnya Perspektif ketahanan nasional dengan landasan Pancasila agar dipahami oleh Guru PAUD, karena “ pembangunan manusia Indonesia yang kuat dalam perspektif ketahanan nasional bersumber dari pemahaman akan karakter Pancasila sebagai landasan dalam membentuk ketangguhan, keuletan dan kemampuan setiap individu dalam menghadapi segala tantangan, ancaman, dan hambatan Baik yang datang dari internal maupun eksternal melalui kesadaran akan kekuatan yang dimiliki."

Paparan ini dilanjutkan oleh anggota tim, Agnes Poerbasari M.Si yang telah lama berkecimpung sebagai dosen pendidikan Pancasila menambahkan karakter Pancasila harus dipupuk sejak usia dini dan bagaimana menyiasati pendidikan Pancasila pada anak usia dini.

Guru-guru PAUD juga diajak mendiskusikan mengenai peranan media digital yang dapat dimanfaatkan dalam penguatan nilai-nilai Pancasila bagi peserta didik oleh Dr. M. Puspitasari. Ia mengingatkan manfaat media digital untuk memberikan pembekalan karakter pada anak sejak usia dini. 

Diskusi dilanjutkan dengan menunjukkan potensi membahayakan baik kecanduan games, pertemanan yang dapat menyesatkan pemahaman anak mengenai Pancasila
dan karakter yang buruk. Selain itu diperkenalkan pada fakta mengenai predator online.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Baik Dr. Puspitasari maupun Dra. Vita, MSH menambahkan bahwa media YouTube for Kids bisa menjadi alternatif pilihan bagi Guru PAUD sebagai media untuk mendukung pembelajaran Pancasila bagi anak usia dini.

Gambaran isu-isu sosial yang muncul saat ini di Ds. Citengah adalah berkembangnya fenomena ngelem, yang berpeluang pada penyalahgunaan narkoba, juga punk dan kecanduan gawai pada anak-anak dan remaja.

Halaman Selanjutnya :
Komentar

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

John Herdman Gigit Jari, 3 Negara Antre Perebutkan Luke Vickery, Batal Bela Timnas Indonesia?

John Herdman Gigit Jari, 3 Negara Antre Perebutkan Luke Vickery, Batal Bela Timnas Indonesia?

Nama Luke Vickery mendadak menjadi perbincangan hangat. Winger keturunan Australia itu diperebutkan 3 negara, batal dinaturalisasi dan bela Timnas Indonesia?
Siap-Siap Kebanjiran Rezeki! 5 Zodiak Paling Berlimpah Cuan pada 4 Februari 2026: Sagitarius Dapat Uang Kaget

Siap-Siap Kebanjiran Rezeki! 5 Zodiak Paling Berlimpah Cuan pada 4 Februari 2026: Sagitarius Dapat Uang Kaget

Tanggal 4 Februari 2026 diprediksi menjadi hari spesial bagi beberapa zodiak yang secara finansial sedang berada di jalur emas. Apakah zodiakmu salah satunya?
MK Tolak Gugatan Nikah Beda Agama, Ini Alasannya

MK Tolak Gugatan Nikah Beda Agama, Ini Alasannya

Mahkamah Konstitusi (MK) secara resmi menolak permohonan pengujian Pasal 2 ayat (1) Undang-Undang Nomor 1 Tahun 1974 tentang Perkawinan, yang bertujuan agar pernikahan beda agama memiliki kepastian hukum.
Terungkap Alasan Denada Tidak Merawat Ressa Sejak Bayi, Gugatan Sang Anak Terus Bergulir

Terungkap Alasan Denada Tidak Merawat Ressa Sejak Bayi, Gugatan Sang Anak Terus Bergulir

Akhirnya Denada mengakui Ressa sebagai anak kandungnya. Meskipun sudah diakui gugatan sang anak tetap bergulir
Meski Denada Akui Ressa Rizky Anaknya, Kuasa Hukum Tegaskan Pengakuan Belum Cukup Secara Hukum

Meski Denada Akui Ressa Rizky Anaknya, Kuasa Hukum Tegaskan Pengakuan Belum Cukup Secara Hukum

Meski Denada sudah akui Ressa Rizky Rossano sebagai anak kandungnya, kuasa hukum Ressa, Ronald Armada, sebut pengakuan belum cukup secara hukum.
Azis Samual: Mendukung Pemerintahan yang Kuat dan Efektif Melalui Reshuffle Kabinet

Azis Samual: Mendukung Pemerintahan yang Kuat dan Efektif Melalui Reshuffle Kabinet

Dinamika politik yang sangat cepat dan tantangan global yang kian kompleks menuntut ritme kerja pemerintahan yang cepat dan efektif.

Trending

Azis Samual: Mendukung Pemerintahan yang Kuat dan Efektif Melalui Reshuffle Kabinet

Azis Samual: Mendukung Pemerintahan yang Kuat dan Efektif Melalui Reshuffle Kabinet

Dinamika politik yang sangat cepat dan tantangan global yang kian kompleks menuntut ritme kerja pemerintahan yang cepat dan efektif.
Gebrakan Baru Presiden Prabowo: Dari Gerakan Indonesia ASRI hingga Proyek Gentengisasi Skala Besar

Gebrakan Baru Presiden Prabowo: Dari Gerakan Indonesia ASRI hingga Proyek Gentengisasi Skala Besar

Presiden Prabowo juga menyoroti masalah lingkungan hidup. Pemerintah berkomitmen penuh dalam mengelola masalah sampah secara masif dan terpadu.
Meski Denada Akui Ressa Rizky Anaknya, Kuasa Hukum Tegaskan Pengakuan Belum Cukup Secara Hukum

Meski Denada Akui Ressa Rizky Anaknya, Kuasa Hukum Tegaskan Pengakuan Belum Cukup Secara Hukum

Meski Denada sudah akui Ressa Rizky Rossano sebagai anak kandungnya, kuasa hukum Ressa, Ronald Armada, sebut pengakuan belum cukup secara hukum.
Terungkap Alasan Denada Tidak Merawat Ressa Sejak Bayi, Gugatan Sang Anak Terus Bergulir

Terungkap Alasan Denada Tidak Merawat Ressa Sejak Bayi, Gugatan Sang Anak Terus Bergulir

Akhirnya Denada mengakui Ressa sebagai anak kandungnya. Meskipun sudah diakui gugatan sang anak tetap bergulir
Mulai Hari Ini 2 Februari 2026 Pemilik Sertifikat Tanah Girik, Petok hingga Letter C Tahun 1967-1997 Tidak Berlaku Lagi, Masyarakat Diimbau Segera Perbarui ke Sistem Terbaru

Mulai Hari Ini 2 Februari 2026 Pemilik Sertifikat Tanah Girik, Petok hingga Letter C Tahun 1967-1997 Tidak Berlaku Lagi, Masyarakat Diimbau Segera Perbarui ke Sistem Terbaru

Mulai hari ini 2 Februari 2026 pemilik sertifikat tanah girik, petok hingga letter C tahun 1967-1997 sudah tidak berlaku lagi.
Soal Kasus Tudingan Ijazah Palsu Jokowi, Kejaksaan Kembalikan Berkas Perkara Roy Suryo Cs

Soal Kasus Tudingan Ijazah Palsu Jokowi, Kejaksaan Kembalikan Berkas Perkara Roy Suryo Cs

Kejaksaan mengembalikan berkas perkara Roy Suryo cs terkait kasus tudingan ijazah palsu Presiden ke-7 Joko Widodo atau Jokowi.
Jangan Salah Amalan di Malam Nisfu Sya'ban, Ini Penjelasan Lengkap Ustaz Adi Hidayat

Jangan Salah Amalan di Malam Nisfu Sya'ban, Ini Penjelasan Lengkap Ustaz Adi Hidayat

Ustaz Adi Hidayat jelaskan tentang amalan di malam Nisfu Sya'ban, kenali hadis yang shahih, dhaif, dan waspadai hadis palsu.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT