News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Kejanggalan Kasus Kematian Brigadir J Dapat Tekanan Pengusutan dari Istana, Temuan Komnas HAM di Jambi

Insiden polisi tembak polisi yang dapat atensi publik dan kejanggalan kasus kematian Brigadir J dapat tekanan pengusutan dari Istana, Temuan Komnas HAM di Jambi
Sabtu, 23 Juli 2022 - 01:43 WIB
Kejanggalan Kasus Kematian Brigadir J Dapat Tekanan Pengusutan dari Istana, Hasil Temuan Komnas HAM di Jambi
Sumber :
  • istimewa

Jakarta - Insiden polisi tembak polisi yang mendapat atensi dari publik atas munculnya kasus yang dianggap mengarah ke dugaan pembunuhan berencana, bahkan kejanggalan kasus kematian Brigadir J dapat tekanan pengusutan dari Istana, Temuan Komnas HAM di Jambi saat kunjungi minta informasi dari keluarga mendiang.

Misteri kematian Brigadir J dinilai tak wajar oleh pihak keluarga dari sejumlah luka-luka yang diperlihatkan, atas kejanggalan kasus kematian Brigadir J dapat tekanan pengusutan dari Istana, Temuan Komnas HAM di Jambi yang menggali lebih banyak informasi dan bukti dari keluarga mendiang.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Kabar terbaru dari babak pengungkapan dugaan kasus pembunuhan berencana dari Brigadir J atau Brigadir Nofriansyah Yosua Hutabarat, telah diumumkan Mabes Polri bahwa status perkara telah naik dari penyelidikan menjadi penyidikan.

Diketahui, Brigair J atau Nofriasnyah Yosua Hutabarat (Brigadir Yosua) tewas setelah terlibat baku tembak dengan rekannya sendiri sesama anggota polri yang bernama Bharada E.

Peristiwa adu tembak antar polisi terjadi di rumah dinas Kadiv Propam Polri Irjen Ferdy Sambo, pada jumat (8/7/2022) pukul 17.00 WIB,

Sebagai informasi, Brigadir J merupakan anggota Bareskrim yang ditugaskan sebagai sopir dinas Putri Candrawaht (Putri Ferdy Sambo), istri Kadiv Propam Irjen Sambo,

Sementara Bharada E adalah anggota Brimob yang bertugas sebagai pengawal atau ajudan Kadiv Propam Polri Irjen Ferdy Sambo.

Atas ramainya perhatian publik atas kasus ini, Presiden Jokowi ikut menghimbau agar pengusutan kasus tersebut dibuka apa adanya, agar kepercayaan publik pada Polri terjaga.

"Kami udah sampaikan, usut tuntas buka apa adanya, jangan ada yang ditutup-tutupi. transparan,"ucapnya

"Tentu penting untuk agar masyarakat tidak ada keragu-raguan terhadap peristiwa yang ada, ini yang harus dijaga, Kepercayaan publik terhadap Polri harus dijaga," ucap Presiden Jokowi,"lanjut ucap Joko Widodo.

Tim khusus (timsus) bentuk dari Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabawo untuk penanganan kasus lebih serius, terbuka dan menetralisir isu liar yang menyeruak, Timsus itu dipimpin langsung oleh Wakapolri Komjen Gatot Eddy Pramono.

Timsus bergerak cepat hingga status perkara telah naik dari penyelidikan menjadi penyidikan, sehingga di apresiasi oleh Mansur Febrian pihak pengacara Brigadir J yang berharap perkara ini cepat terungkap. 

Semantara itu, Ahmad Taufan Damanik Ketua Komnas HAM yang bekerja sama dengan Timsus, yang baru saja mengunjungi pihak keluarga Brigadir J terkait proses serah terima jenazah, lacak komunikasi dengan mendiang.

"Kami mendapatkan informasi-informasi yang dari pihak-pihak atau sumber-sumber lain yang sampai sekarang ini belum banyak dibicarakan di media massa dan itu tentu harus kami tutup juga sumber informasi,"ucapnya di Apa Kabar Indonesia Malam.

Pihak Komnas HAM mengumpulkan beberapa bukti-bukti, informasi dan sejumlah foto dan video dari keluarga yang kegiatannya dipantau langsung oleh pihak istana. 

"Yang kami juga tahu itu di pantau terus-menerus oleh istana, karena kami juga ditanyai oleh istana beberapa kali tahapan-tahapan dan informasi-informasi yang kami miliki itu satu hal,"ucap Ketua Komnas HAM. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Lebih lanjut, Ahmad Taufan Damanik menjelaskan segala informasi dan temuan-temuan tersebut sebagai bahan pembanding nanti oleh apa yang dikerjakan dari Timsus maupun tim penyidik yang sudah dibentuk oleh Polri.

"Kesepakatannya begitu kita bekerja masing-masing dengan prinsip yang kita minta transparansi dan akuntabilitas karena itu memang diminta dari Istana, itu tekanan yang yang secara politik juga disampaikan oleh Istana. (ind)
 

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Pembahasan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Kampung Cerdas di DPRD Kota Surabaya terus berlanjut. Panitia Khusus (Pansus) kini memfokuskan pada tahap konsolidasi dan sinkronisasi dengan program yang telah berjalan di lingkungan Pemerintah Kota.
Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung meminta seluruh aduan warga melalui aplikasi JAKI harus ditanggapi serius dan tidak dimanipulasi dengan foto Artificial Intelligence (AI).
Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Namun, tidak semua AC mampu memberikan dampak positif bagi kesehatan. Pemilihan yang kurang tepat justru bisa memperburuk kondisi, seperti udara terlalu kering atau sirkulas

Trending

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi menginstruksikan Inspektorat serta Badan Kepegawaian Daerah (BKD) untuk mengusut tuntas penyebab mandeknya implementasi kebijakan baru.
Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Seorang pemain Timnas kembali menjadi warga negara Belanda setelah terseret konflik paspor di Eredvisie. Penyerang Heerenveen itu akan kembali bermain pekan ini
Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain naturalisasi timnas berbondong-bondong kembali jadi Warga Negara Belanda setelah kasus paspor meledak di Liga Belanda dalam beberapa pekan terakhir.
Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Gubernur Dedi Mulyadi menjelaskan, bahwa saat ini dirinya sedang menggodok program kredit angkot listrik yang bisa diikuti oleh para sopir angkot di Jawa Barat.
Selengkapnya

Viral