News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Curhat Mantan Murid Salah Satu SD Sumber Dana ACT: Dicekoki Video Sadis Hingga Disodori Celengan ACT

Buntut viralnya kasus dugaan penyelewengan dana donasi masyarakat yang dilakukan oleh Lembaga Aksi Cepat Tanggap (ACT), membuat beberapa pihak ikut berbicara.
Kamis, 7 Juli 2022 - 06:11 WIB
ilustrasi Aksi Cepat Tanggap
Sumber :
  • ACT News

tvOnenews -  Buntut dari viralnya kasus dugaan penyelewengan dana donasi masyarakat yang dilakukan oleh Lembaga Aksi Cepat Tanggap (ACT), membuat beberapa pihak ikut berbicara.

Salah satunya adalah seorang warganet yang memiliki nama akun @bungicank. Ia memposting cuitan twitter yang berupa sebuah utas pada Senin (4/7/2022) lalu.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Cuitan utas tersebut sontak menjadi viral, lantaran ia mengaku mantan murid salah satu SD yang diduga menjadi sumber dana ACT dan mengatakan sekolah tersebut memberikan doktrin.

Baca Juga: Viral! Netizen Ini Bongkar Kelakuan Anak Presiden ACT: Pacaran Sama Gadis Palestina dan Sering Keluar Negeri

“Sekolah saya dulu di MI SDIT di daerah pondok benda, pamulang, tangerang selatan.” tulis pemilik akun @bungicank dalam cuitannya, dikutip tvOnenews pada Kamis, 7 Juli 2022.

“Anak dari presiden ACT ini kebetulan adalah teman saya semasa sekolah dulu, saya tau rumah nya, saya tau silsilah keluarga nya, bahkan di sekolah saya dulu sering dimasuki doktrin-doktrin sadis yg tidak seharusnya anak seusia saya pada saat itu menerima nya.” lanjutnya.

Kemudian ia menceritakan bagaimana murid di SD tersebut diberikan tayangan video sadis yang terjadi di Palestina.

“Dulu semasa saya SD, setiap tahun kami murid SD tersebut selalu di cekoki tayangan-tayangan video sadis pembunuhan atau perang yang terjadi di Palestina, kami juga di dengarkan lagu-lagu perjuangan untuk mendukung Palestina” tulisnya lagi.

Netizen pemilik akun @bungicank ini juga menceritakan bahwa salah satu orang tua murid seangkatannya di SD tersebut pernah ditangkap tim Densus 88.

“Kalo media mau menelusuri, silahkan telusuri orang tua murid-orang tua murid yg pernah bersekolah di SD saya tersebut, banyak dari mereka yg merupakan simpul-simpul terorisme, ada salah satu orang tua teman seangkatan saya yg ditangkap tim Densus 88.” pungkasnya.

Ia juga menjelaskan bagaimana lembaga ACT menggalang dana di SD tersebut, yaitu dengan cara memberikan celengan untuk diisi oleh para muridnya hingga penuh.

“Setiap tahun di sekolah tersebut para murid diberikan sebuah celengan milik ACT, dan kami disuruh menabung di celengan tersebut, dan setiap celengan tersebut sudah terisi penuh, kami memberikan nya ke pihak sekolah untuk kemudian diberikan kembali ke pihak ACT” tulis netizen tersebut.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Seperti yang sedang ramai diperbincangkan, Lembaga Aksi Cepat Tanggap (ACT) diduga melakukan penyelewengan dan penggelapan dana donasi dari masyarakat yang kemudian digunakan para petingginya untuk kepentingan pribadi. (Mzn)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

CMNP Optimistis Gugatan Rp119 Triliun Dikabulkan

CMNP Optimistis Gugatan Rp119 Triliun Dikabulkan

Pihaknya telah menyampaikan sejumlah dalil yang didukung dokumen, bukti tertulis, keterangan saksi, serta ahli.
PSI Jakarta Tak Setuju Pramono Kasih Izin Partai Beli Naming Rights Halte

PSI Jakarta Tak Setuju Pramono Kasih Izin Partai Beli Naming Rights Halte

Anggota Komisi A DPRD DKI Fraksi PSI, Kevin Wu, mengaku tidak setuju dengan rencana Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung yang akan mengizinkan parpol membeli hak
Usai Penahanan Ajudan Gubernur Riau, KPK Periksa Sekdis PUPR Riau

Usai Penahanan Ajudan Gubernur Riau, KPK Periksa Sekdis PUPR Riau

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memeriksan Ferry Yuanda (FRY) selaku Sekretaris Dinas Pekerjaan Umum, Penataan Ruang, Perumahan, Kawasan Permukiman dan
Grup Chat Ortu Para Pelaku Kekerasan Seksual FH UI Diduga Bocor, Minta Mereka Tak di DO

Grup Chat Ortu Para Pelaku Kekerasan Seksual FH UI Diduga Bocor, Minta Mereka Tak di DO

Viral chat orang tua mahasiswa FH UI diduga bela pelaku pelecehan dan minta tak ada DO, publik soroti minim empati pada korban.
Ancaman Siber Meningkat, Standar Keamanan Data PCI DSS Jadi Tolok Ukur Lindungi Transaksi Digital

Ancaman Siber Meningkat, Standar Keamanan Data PCI DSS Jadi Tolok Ukur Lindungi Transaksi Digital

Tanpa tolok ukur teknis yang jelas, risiko kebocoran data dan serangan siber dapat meningkat drastis, mengancam kepercayaan publik terhadap sistem digital. Keamanan tidak
Karier Melejit! 5 Weton Ini Diramal Naik Jabatan dan Ketiban Proyek Besar pada Tanggal 15 April 2026

Karier Melejit! 5 Weton Ini Diramal Naik Jabatan dan Ketiban Proyek Besar pada Tanggal 15 April 2026

Bagi yang sedang mengincar promosi atau mendambakan perubahan karier yang signifikan, hari ini bisa menjadi momentum emas. Berikut prediksi karier weton besok.

Trending

Grup Chat Ortu Para Pelaku Kekerasan Seksual FH UI Diduga Bocor, Minta Mereka Tak di DO

Grup Chat Ortu Para Pelaku Kekerasan Seksual FH UI Diduga Bocor, Minta Mereka Tak di DO

Viral chat orang tua mahasiswa FH UI diduga bela pelaku pelecehan dan minta tak ada DO, publik soroti minim empati pada korban.
PSI Jakarta Tak Setuju Pramono Kasih Izin Partai Beli Naming Rights Halte

PSI Jakarta Tak Setuju Pramono Kasih Izin Partai Beli Naming Rights Halte

Anggota Komisi A DPRD DKI Fraksi PSI, Kevin Wu, mengaku tidak setuju dengan rencana Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung yang akan mengizinkan parpol membeli hak
Usai Penahanan Ajudan Gubernur Riau, KPK Periksa Sekdis PUPR Riau

Usai Penahanan Ajudan Gubernur Riau, KPK Periksa Sekdis PUPR Riau

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memeriksan Ferry Yuanda (FRY) selaku Sekretaris Dinas Pekerjaan Umum, Penataan Ruang, Perumahan, Kawasan Permukiman dan
Anak dan Istri Shin Tae-yong Heran, Kok Bisa STY Masih Suka Bolak-balik Indonesia Meski Tak Lagi Latih Skuad Garuda

Anak dan Istri Shin Tae-yong Heran, Kok Bisa STY Masih Suka Bolak-balik Indonesia Meski Tak Lagi Latih Skuad Garuda

Kelakuan Shin Tae-yong yang masih sering bolak-balik ke Indonesia meski jabatannya di skuad Merah-putih sudah digantikan John Herdman bikin keluarganya heran.
Miris Para Pelaku Dugaan Pelecehan Seksual FH UI Ternyata Anak Anggota Polisi, TNI, Dekan hingga Wakil Dekan

Miris Para Pelaku Dugaan Pelecehan Seksual FH UI Ternyata Anak Anggota Polisi, TNI, Dekan hingga Wakil Dekan

Kasus pelecehan seksual FH UI mengungkap fakta mengejutkan, pelaku diduga anak polisi, TNI hingga pejabat kampus. Publik soroti transparansi.
Jakarta Pertamina Enduro Akui Megawati Hangestri Salah Satu Aset Penting Kekuatan Tim di Lapangan

Jakarta Pertamina Enduro Akui Megawati Hangestri Salah Satu Aset Penting Kekuatan Tim di Lapangan

Jakarta Pertamina Enduro akui Megawati Hangestri sebagai aset penting tim meski masih dalam pemulihan cedera lutut, performanya krusial di Proliga.
Jurnalis Belanda Murka Bukan Main, Sebut Maarten Paes Tak Layak Jadi Andalan Ajax

Jurnalis Belanda Murka Bukan Main, Sebut Maarten Paes Tak Layak Jadi Andalan Ajax

Nama Maarten Paes kembali jadi sorotan panas di Belanda usai performanya bersama Ajax menuai kritik tajam dari media setempat. Jurnalis Belanda blak-blakan.
Selengkapnya

Viral