News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Kisah Gus Dur Mengusir Maling Dengan Mudah di Pondok Pesantren Tambakberas

KH Abdurrahman Wahid atau Gus Dur selalu memiliki cerita-cerita menarik. Salah satunya adalah, cerita sewaktu Gus Dur masih menuntut ilmu di Pondok Tambakberas.
Senin, 4 Juli 2022 - 07:15 WIB
KH Abdurrahman Wahid (Gus Dur)
Sumber :
  • laman OPOP Pemprov Jatim

tvOnenews - Presiden Keempat Republik Indonesia, KH Abdurrahman Wahid atau Gus Dur memiliki cerita-cerita menarik. Baik yang langsung dirasakan sebagian orang, maupun yang didengar dari kerabat-kerabat terdekatnya.

Salah satu kisah menarik adalah, sewaktu Gus Dur masih menuntut ilmu di Pondok Tambakberas.
Kiai sepuh NU Jawa Barat KH Afandi Abdul Muin Syafi’i atau akrab disapa Abah Afandi, pernah bercerita mengenai pengalaman mereka ketika mondok.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Abah Afandi dan Gus Dur merupakan teman akrab sewaktu mondok di Tambakberas. Saat itu Gus Dur ikut pamannya Mbah KH Fattah Hasyim Idris yang merupakan Kiai sepuh pesantren Tambakberas. 

Seperti yang dilansir dari laman NU Online, Abah Afandi menceritakan di suatu malam, ia diajak Gus Dur ngopi di warung yang berada di luar area pondok pesantren. Keduanya kembali ke Pondok sekitar pukul 01.00 dini hari.

Ketika sampai di area pondok, Abah Afandi melihat sesuatu yang mencurigakan. Ia memberitahukannya kepada Gus Dur.

“Gus, ada dua orang lebih di sana. Sepertinya pencuri mau memanjat pagar pondok, sampean kejar Gus” kata Abah Afandi

“Sampean saja yang mengejar” jawab Gus Dur dengan santai.

Keduanya saling menyuruh satu sama lain berulang kali dan suara mereka semakin keras. Akibatnya, sang maling tersebut menyadari bahwa ada orang dan melarikan diri.

“Nah praktis khan, cara ngusir malingnya?” ujar Gus Dur sambil tertawa.

“Daripada kita berdua mendekat, jadi babak belur, mendingan kita bisik-bisik yang kencang, maling dengar, jadi kabur, kita pun tidak perlu di tengah malam teriak kencang “maling-maling” yang ganggu orang banyak,” lanjutnya.


Gus Dur dan Abah Afandi img: via blog talimulquranalasror

Seperti yang diketahui, keakraban keduanya tidak hanya sewaktu mondok. Sepulang Gus Dur berkelana dari di Timur Tengah, Gus Dur sering mengunjungi Abah Afandi di Indramayu, sebaliknya, Abah Afandi sering ke Jakarta menemui Gus Dur.

KH Afandi Abdul Muin Syafi’i sendiri pernah menuntut ilmu di sejumlah pesantren salah satunya di Pondok Pesantren Tambakberas Jombang mulai tahun 1953 sampai tahun 1962. 

Abah Afandi pernah menjadi Pengasuh Pesantren Asy-Syafi'iyyah Kedungwungu, Krangkeng, Indramayu, Jawa Barat.

Keakrabannya dengan Gus Dur juga terlihat ketika Gus Dur menginap di rumah Abah Afandi selama dua hari. Saat itu Gus Dur dalam rangka menghadiri Muktamar Ke-28 NU di Krapyak, Yogyakarta.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Ketika Gus Dur menjadi Presiden Ke-4 RI, ia pernah mengundang beberapa teman di untuk datang ke istana Negara, salah satunya Abah Afandi.

“Ini, Kiai Afandi Indramayu, teman saya nggudak (mengejar) maling ketika mondok di Tambakberas,” ujar Gus Dur di hadapan para tamu penting Istana Negara. (Mzn)

Komentar

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Kasus Importasi Bea Cukai, KPK Ungap Motif 'Kongkalkong' Terkait Masuknya Barang Ilegal

Kasus Importasi Bea Cukai, KPK Ungap Motif 'Kongkalkong' Terkait Masuknya Barang Ilegal

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menyebut barang kawe atau ilegal bisa masuk ke Indonesia karena adanya 'kongkalikong' antara PT Blueray dengan pegawai Direktorat Jenderal (Ditjen) Bea dan Cukai Kementerian Keuangan (Kemenkeu).
Jam Tangan Mewah Hingga Logam Mulia 5,3 Kilogram Jadi Barang Bukti Kasus Importasi Bea Cukai

Jam Tangan Mewah Hingga Logam Mulia 5,3 Kilogram Jadi Barang Bukti Kasus Importasi Bea Cukai

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengamankan sejumlah barang bukti senilai Rp 40,5 miliar di kasus dugaan korupsi terkait importasi barang di Direktorat Jenderal Bea Cukai (DJBC).
Mustajab Kabulkan Doa, Kata Syekh Ali Jaber Coba Sedekah pada Waktu ini

Mustajab Kabulkan Doa, Kata Syekh Ali Jaber Coba Sedekah pada Waktu ini

Sedekah menjadi amalan sunnah yang sang dianjurkan oleh para ulama. Syekh Ali Jaber pun pernah menjelaskan hal tersebut.
Jawaban Menohok Pandji Pragiwaksono Soal Mens Rea Disebut Nistakan Agama

Jawaban Menohok Pandji Pragiwaksono Soal Mens Rea Disebut Nistakan Agama

Komika Pandji Pragiwaksono menegaskan dirinya tidak melakukan penistaan agama dalam materi stand up comedy bertajuk Mens Rea.
Rumah Tangga di Ujung Tanduk, Inara Rusli Siap Relakan Insanul Fahmi Kembali ke Wardatina Mawa

Rumah Tangga di Ujung Tanduk, Inara Rusli Siap Relakan Insanul Fahmi Kembali ke Wardatina Mawa

Pernikahan siri Inara Rusli dan Insanul Fahmi dikabarkan di ujung tanduk. Inara mengaku siap berpisah jika suaminya kembali ke istri sahnya, Wardatina Mawa.
Perpolitikan Indonesia Diprediksi Stabil di 2026, Pakar Ingatkan Tantangan Ekonomi yang Menantang

Perpolitikan Indonesia Diprediksi Stabil di 2026, Pakar Ingatkan Tantangan Ekonomi yang Menantang

Pengamat politik Hendri Satrio (Hensa) menilai kondisi perpolitikan Indonesia di tahun 2026 masih dalam kategori stabil.

Trending

Mustajab Kabulkan Doa, Kata Syekh Ali Jaber Coba Sedekah pada Waktu ini

Mustajab Kabulkan Doa, Kata Syekh Ali Jaber Coba Sedekah pada Waktu ini

Sedekah menjadi amalan sunnah yang sang dianjurkan oleh para ulama. Syekh Ali Jaber pun pernah menjelaskan hal tersebut.
Jawaban Menohok Pandji Pragiwaksono Soal Mens Rea Disebut Nistakan Agama

Jawaban Menohok Pandji Pragiwaksono Soal Mens Rea Disebut Nistakan Agama

Komika Pandji Pragiwaksono menegaskan dirinya tidak melakukan penistaan agama dalam materi stand up comedy bertajuk Mens Rea.
Sosok John Field Bos Blueray Cargo yang Kabur Saat OTT KPK, Diduga Setor Rp7 Miliar per Bulan ke Oknum Bea Cukai

Sosok John Field Bos Blueray Cargo yang Kabur Saat OTT KPK, Diduga Setor Rp7 Miliar per Bulan ke Oknum Bea Cukai

Ia ditetapkan sebagai salah satu tersangka utama kasus dugaan suap dan gratifikasi terkait importasi barang kualitas rendah (KW) yang masuk ke Indonesia tanpa pemeriksaan fisik.
Profil Blueray Cargo, Perusahaan Jasa Impor yang Terseret OTT KPK, Bosnya Kini Buron Usai Diduga Setor 'Jatah' Rp7 M ke Bea Cukai

Profil Blueray Cargo, Perusahaan Jasa Impor yang Terseret OTT KPK, Bosnya Kini Buron Usai Diduga Setor 'Jatah' Rp7 M ke Bea Cukai

Kasus ini bermula ketika PT Blueray Cargo yang dipimpin John Field diduga berupaya agar barang impornya masuk melalui jalur hijau, yakni jalur pengeluaran barang tanpa pemeriksaan fisik.
Bos Blueray Cargo John Field Jadi Buron KPK, Bisnisnya Disorot usai Aset Puluhan Miliar Disita

Bos Blueray Cargo John Field Jadi Buron KPK, Bisnisnya Disorot usai Aset Puluhan Miliar Disita

Ia kini menjadi buron, dicekal ke luar negeri, dan diminta segera menyerahkan diri kepada penyidik KPK.
Fantastis! Harta Kekayaan Eks Direktur Bea Cukai Rizal Jadi Sorotan Usai OTT KPK, Terseret Kasus Suap Impor Bareng Bos Blueray Cargo John Field

Fantastis! Harta Kekayaan Eks Direktur Bea Cukai Rizal Jadi Sorotan Usai OTT KPK, Terseret Kasus Suap Impor Bareng Bos Blueray Cargo John Field

Rizal menjabat sebagai Direktur di Bea Cukai pada 2024 hingga Januari 2026. Sebelumnya, dia menduduki posisi sebagai Kepala Kantor Pelayanan Utama Bea dan Cukai Batam.
Saktinya Barang Impor KW dari PT Blueray Lolos dari Pemeriksaan Fisik Setelah Berkomplot dengan Oknum Bea Cukai

Saktinya Barang Impor KW dari PT Blueray Lolos dari Pemeriksaan Fisik Setelah Berkomplot dengan Oknum Bea Cukai

Kasus dugaan korupsi di lingkungan Direktorat Jenderal Bea dan Cukai Kementerian Keuangan bermula dari PT Blueray Cargo (BR) menginginkan barang impor KW (tiruan) ilegal tidak dicek saat masuk ke Indonesia.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT