News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Begini Profil Mantan Panglima TNI Hadi Tjahjanto yang Diisukan Menjadi Menteri ATR/BPN

Reshuffle kabinet diwacanakan untuk 2 posisi menteri. Wajah baru yang akan mengisi posisi baru tersebut salah satunya adalah mantan Panglima TNI Hadi Tjahjanto.
Rabu, 15 Juni 2022 - 11:47 WIB
Hadi Tjahjanto ketika dilantik menjadi Panglima TNI
Sumber :
  • tni.mil.id

Jakarta - Presiden Joko Widodo (Jokowi) diisukan akan melakukan reshuffle kabinet hari ini, Rabu (15/6/2022). 

Dari isu yang beredar, ada 2 posisi menteri yang akan mengalami pergantian atau reshuffle kabinet pada siang ini. Wajah baru yang akan mengisi posisi baru tersebut salah satunya adalah mantan Panglima TNI Hadi Tjahjanto.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Mantan Panglima TNI Hadi Tjahjanto mendatangi Istana Kepresidenan, pada Selasa (14/6/2022) sore. Ia tidak mengatakan secara detail maksud dari kedatangannya. Hadi hanya menyebut kedatangnya dalam rangka bertemu dan menghadap ke Presiden Jokowi.

Menurut informasi reporter tvOnenews.com di istana, Hadi Tjahjanto akan menggantikan Sofyan Djalil sebagai Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN).

Berikut adalah profil Hadi Tjahjanto.

Hadi Tjahjanto S.I.P merupakan seorang lulusan Akademi Angkatan Udara pada tahun 1986 dan Sekolah Penerbangan TNI AU pada 1987. Sebelumnya, ia pernah menjabat sebagai Kepala Staf TNI Angkatan Udara. 

Pengangkatannya sebagai orang nomor 1 di tubuh TNI sempat ramai di publik, karena ia merupakan Panglima TNI kedua yang berasal dari Angkatan Udara setelah Marsekal TNI Djoko Suyanto.

Pada 2017 lalu, Hadi pernah dicalonkan oleh Presiden Joko Widodo untuk menjadi Panglima TNI, menggantikan Jenderal Gatot Nurmayanto.

Hadi berasal dari keluarga militer. Ayahnya yang bernama Bambang Sudarto juga merupakan seorang TNI Angkatan Udara (AU). Hadi lahir di Malang, 8 November 1963 dan saat ini berusia 58 tahun.

Ia menikah dengan Nanik Istumawati dan dikaruniai dua buah hati.

Pada saat masih duduk di bangku SMA, Hadi memilih jurusan IPA. Jurusan yang ia pilih semasa SMA adalah untuk mempermudahnya masuk ke sekolah Akademi Angkatan Udara.

Ia lulus dari Akademi Angkatan Udara (AAU), dan langsung dilantik menjadi perwira TNI AU dengan pangkat Letda oleh Presiden Soeharto pada 20 September 1986.

Hadi kemudian mengawali kariernya di Skadron Udara 4 yang bermarkas di Pangkalan Udara Abdul Rachman Saleh, Malang, Jawa Timur. Ia bertugas sebagai pilot pesawat angkut Cassa. 

Pada tahun 1993, kariernya meningkat sebagai Kepala Seksi Latihan Skadron Udara 4 Pangkalan Udara Abdul Rachman Saleh.

Pada 1996, Hadi tidak lagi mengoperasikan pesawat angkut ringan. Dan berganti menjadi pemimpin pesawat angkut berat sebagai Komandan Flight Ops "A" Flightlat Skadron Udara 32 Wing Udara 2 Pangkalan Udara Abdul Rachman Saleh.

Lalu, Hadi sempat juga memimpin pendidikan penerbangan Flight Skadron Pendidikan 101 Pangkalan Udara Adi Soemarno tahun 1997.

Pada tahun 1998, Hadi menjadi Kepala Seksi Bingadiksis Dispers Lanud Adi Soemarmo. Kemudian di tahun yang sama, ia menjabat sebagai Komandan Batalyon III Menchandra Akademi TNI. Setahun kemudian, pada tahun 1999 ia menjadi Instruktur Penerbangan Lanud Adi Sucipto. 

Memasuki tahun 2000 dipercaya menjadi Kepala Seksi Keamanan dan Pertahanan Pangkalan Dinas Operasi Lanud Adi Sucipto. 

Setelah itu, pada tahun 2010 Hadi menduduki posisi Komandan Pangkalan Udara Adisumarno. Dan pada tahun 2011, ia menjabat tugas di luar TNI AU yakni menjadi Perwira Bantuan I/Rencana Operasi TNI dan Sekretaris Militer Kementerian Sekretaris Negara (Setneg).

Lalu tahun 2012, Hadi sudah berpangkat Kolonel, dan dipercaya menjadi Direktur Operasi dan Latihan Badan SAR Nasional. Setelah dua bulan menjabat di Basarnas, ia kemudian menjadi Kepala Dinas Penerangan TNI AU pada tahun 2013-2015. 

Hadi lalu dipercaya menjadi Sekretaris Militer Presiden Republik Indonesia Presiden Joko Widodo dan pangkatnya meningkat menjadi Marsekal Muda. Pada bulan November 2016, Hadi dilantik menjadi Irjen Kementerian Pertahanan.

Tiga bulan setelahnya, pada 18 Januari 2017, Hadi terpilih menjadi Kepala Staf Angkatan Udara (KSAU) menggantikan Agus Supriatna. Pada masa ini banyak terbongkar kasus korupsi di Kemenhan, salah satunya pengadaan pesawat dan helikopter.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Hingga pada akhirnya, Hadi Tjahjanto diangkat oleh Presiden Joko Widodo menjadi Panglima TNI menggantikan Jendral Gatot Nurmantyo, pada tanggal 8 Desember 2017. 

Kini Hadi, digadang-gadang bakal menempati posisi di kabinet sebagai Menteri ATR/BPN. (mg4/act)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Pembahasan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Kampung Cerdas di DPRD Kota Surabaya terus berlanjut. Panitia Khusus (Pansus) kini memfokuskan pada tahap konsolidasi dan sinkronisasi dengan program yang telah berjalan di lingkungan Pemerintah Kota.
Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung meminta seluruh aduan warga melalui aplikasi JAKI harus ditanggapi serius dan tidak dimanipulasi dengan foto Artificial Intelligence (AI).
Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Namun, tidak semua AC mampu memberikan dampak positif bagi kesehatan. Pemilihan yang kurang tepat justru bisa memperburuk kondisi, seperti udara terlalu kering atau sirkulas

Trending

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi menginstruksikan Inspektorat serta Badan Kepegawaian Daerah (BKD) untuk mengusut tuntas penyebab mandeknya implementasi kebijakan baru.
Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Seorang pemain Timnas kembali menjadi warga negara Belanda setelah terseret konflik paspor di Eredvisie. Penyerang Heerenveen itu akan kembali bermain pekan ini
Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain naturalisasi timnas berbondong-bondong kembali jadi Warga Negara Belanda setelah kasus paspor meledak di Liga Belanda dalam beberapa pekan terakhir.
Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Gubernur Dedi Mulyadi menjelaskan, bahwa saat ini dirinya sedang menggodok program kredit angkot listrik yang bisa diikuti oleh para sopir angkot di Jawa Barat.
Selengkapnya

Viral