Usai Jusuf Kalla Singgung Termul, Projo Akui Bangga dengan Julukan Termul: Relawan Tidak Serang Pak JK
- tvOnenews
Jakarta, tvOnenews.com - Baru-baru ini mencuat pengakuan Sekretaris Jenderal (Sekjen) Projo Freddy Alex Damanik terkait mantan Wapres Jusuf Kalla (JK) singgung julukan termul.
Dalam hal ini, Freddy akui bahwa relawan mantan Presiden ke-7 RI Joko Widodo (Jokowi) bangga mendapat julukan 'termul'.
Untuk diketahui, berdasarkan dari berbagai sumber, bahwa termul merupakan singkatan dari ternak mulyono, sebuah sindiran yang muncul di media sosial untuk para pendukung Jokowi. Mulyono adalah nama kecil Jokowi.
Istilah itu belakangan menjadi perbincangan usai disinggung Jusuf Kalla (JK).
"Termul-termul itu bangga disebut termul. Abang percaya nggak? Kalau saya bangga disebut sebagai orang Indonesia yang mendukung ide. Nah kalau saya itu. Kalau idenya cocok, visinya cocok, saya dukung. Bukan orang yang saya dukung. Nah itu, saya bangga di situ," ucap Freddy seperti dikutip pada Jumat (24/4/2026).
Bahkan kata dia, Projo sama sekali tidak terlibat dalam menyerang JK.
"Relawannya Pak Jokowi yang terkonsolidasi dari dulu itu tidak ada pernah melakukan apa terhadap Pak JK. Jadi relawan tidak menyerang Pak JK," jelasnya.
Freddy juga merespons permintaan JK agar Jokowi memperlihatkan ijazah aslinya. Freddy mengingatkan polemik ijazah itu sudah diproses oleh aparat penegak hukum.
"Keluarlah statement Pak JK di Bareskrim bahwa tunjukkan saja ijazahnya Pak Jokowi itu. Sementara ini sudah menjadi persoalan hukum yang sudah dilaporkan delik aduan oleh Pak Jokowi di Polda Metro Jaya. Kan ijazahnya objeknya ijazah, ijazahnya sekarang sudah ditanganin di Polda Metro Jaya," ucapnya.
Sebelumnya, JK menduga laporan terhadap dirinya atas isu penistaan agama dipicu setelah berbicara soal isu ijazah palsu Jokowi.
Menurut JK, laporan polisi terhadap dirinya juga dipicu karena dirinya melaporkan Rismon Hasiholan Sianipar atas dugaan penyebaran hoaks dan berita bohong terkait ijazah Jokowi.
Rismon kini berbalik arah setelah sempat menjadi pihak yang menuding ijazah palsu Jokowi.
"Saya tidak menuduh politis, tapi ini kenyataannya bahwa ini timbul setelah saya mengadukan Rismon dan kedua saya mengatakan bahwa ini sudah dua tahun rakyat ini berkonflik, bertentangan, saling mengadu, saling apa itu berteriak-teriak demo. Sudahlah Pak Jokowi, sudahlah. Kasih lihat ijazah saja. Itu saja," ucap JK.
Load more