Sekolah Rakyat Dipercepat, 10 Lokasi Baru di Jakarta Siap Tampung 1.000 Siswa
- Abdul Gani Siregar
Jumlah tersebut dinilai sebagai langkah awal yang signifikan dalam menjangkau anak-anak yang selama ini belum mendapatkan akses pendidikan yang layak.
“Dari 10 titik tersebut, kita perkirakan bisa menampung tidak kurang dari 1.000 siswa,” tegas Gus Ipul.
Fokus pada Anak Putus Sekolah
Program Sekolah Rakyat difokuskan untuk menjangkau kelompok masyarakat yang rentan, terutama anak-anak yang putus sekolah atau bahkan belum pernah mengenyam pendidikan sama sekali.
Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya menyoroti masih adanya kesenjangan akses pendidikan, bahkan di wilayah yang dekat dengan pusat ibu kota.
“Di kawasan yang hanya beberapa kilometer dari pusat Jakarta, masih banyak anak yang putus sekolah dan tidak melanjutkan pendidikan,” ungkap Teddy.
Kondisi tersebut menjadi salah satu alasan utama percepatan program ini dilakukan.
Target Nasional Tembus 30 Ribu Siswa
Secara nasional, Program Sekolah Rakyat ditargetkan mengalami lonjakan kapasitas yang signifikan. Dari sebelumnya mampu menampung sekitar 16 ribu siswa, pemerintah menargetkan angka tersebut meningkat menjadi lebih dari 30 ribu siswa pada tahun ini.
Peningkatan ini akan didorong melalui pembangunan sekolah permanen serta penambahan sekolah rintisan di berbagai daerah.
Langkah percepatan di Jakarta diharapkan menjadi model yang dapat diterapkan di wilayah lain, terutama daerah dengan tingkat putus sekolah yang tinggi.
Dengan strategi kolaboratif dan pemanfaatan aset negara, pemerintah optimistis Program Sekolah Rakyat dapat menjadi solusi konkret dalam memperluas akses pendidikan dan menekan angka ketimpangan sosial di Indonesia. (agr/nsp)
Load more