Oknum Guru di Lombok Tengah Diamankan Polisi karena Terlibat Narkoba
- ANTARA
Jakarta, tvOnenews.com - Seorang guru honorer diamankan Satuan Reserse Narkoba Polres Lombok Tengah, NTB karena diduga menggunakan dan mengedarkan narkotika jenis sabu.
Berdasarkan informasi yang didapatkan pihak kepolisian, narkotika jenis sabu tersebut diedarkan di tiga lokasi berbeda, di wilayah Kecamatan Pujut dan Praya Tengah.
"Dari empat terduga pelaku, salah seorang pelaku berinisial WL yang merupakan guru honorer diamankan dalam penyergapan tersebut," kata Kasat Narkoba Polres Lombok Tengah Iptu Yudha Aditya Warman, Senin (13/4/2026).
Tindakan kriminal ini terungkap dari laporan masyarakat. Setelah melakukan pendalaman, tim langsung bergerak untuk mengamankan para terduga pelaku.Â
Adapun penangkapan para terduga pelaku diamankan di sejumlah lokasi berbeda. Pertama adalah Desa Sengko, Kecamatan Pujut, ditangkap seorang perempuan berinisial S pada Minggu (12/4/2026) malam.
Polisi kemudian mengamankan barang bukti berupa satu paket sabu seberat bruto 4,39 gram yang disimpan dalam plastik klip, tas, dan telepon genggam.
Selanjutnya, kasus berkembang ke Praya Tengah dan polisi mengamankan perempuan berinisial WL serta sejumlah barang bukti berupa paket sabu seberat bruto 0,22 gram, sekaligus alat hisapnya.
Dua terduga pelaku lainnya diamankan di wilayah Praya Tengah, yakni AR yang merupakan residivis dan KA.
"Dari keduanya, kami menyita tiga paket sabu dengan berat bruto 2,09 gram, alat hisap, plastik klip kosong yang diduga digunakan untuk mengemas barang, serta uang tunai sebesar Rp750.000 yang diduga hasil transaksi," katanya menambahkan.
Pihak kepolisian mengungkapkan, terduga pelaku berperan sebagai pengedar sabu di Kecamatan Pujut dan Praya Tengah. Mereka menjual sabu secara langsung kepada para penggunanya.
Adapun diketahui, saat ini keempat terduga pelaku dan barang bukti sudah diamankan di Mapolres Lombok Tengah. (ant/iwh)
Load more