News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Polemik Anggaran BGN, Mahasiswa Nilai Belanja Motor Tak Tepat Sasaran

Motor listrik BGN viral di media sosial. Ribuan unit untuk SPPG disorot, mahasiswa kritik pengadaan dan minta transparansi anggaran.
Jumat, 10 April 2026 - 20:39 WIB
Kepala BGN Dadan Hindayana
Sumber :
  • Abdul Gani Siregar

Jakarta, tvOnenews.com - Nama Badan Gizi Nasional (BGN) mendadak menjadi perbincangan hangat setelah video yang memperlihatkan ribuan motor listrik berlogo BGN viral di media sosial.

Dalam video tersebut, tampak deretan motor listrik dalam jumlah besar tersimpan di sebuah lokasi, memicu spekulasi publik terkait skala pengadaan dan penggunaan anggaran negara.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Isu ini semakin ramai setelah muncul narasi yang menyebut jumlah motor mencapai puluhan ribu unit, sehingga menimbulkan pertanyaan soal urgensi dan efisiensi program pemerintah.

BGN Klarifikasi: Bukan 70 Ribu, Hanya 21 Ribu Unit

Menanggapi viralnya video tersebut, Kepala BGN Dadan Hindayana memberikan klarifikasi bahwa jumlah motor listrik yang dipesan tidak sebesar yang beredar di publik.

Menurutnya, total pengadaan motor listrik BGN mencapai sekitar 21.000 unit, bukan 70.000 unit seperti yang ramai disebut di media sosial.

Motor listrik tersebut direncanakan sebagai kendaraan operasional bagi kepala Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di seluruh Indonesia.

Motor BGN untuk Operasional SPPG, Belum Didistribusikan

BGN menjelaskan bahwa motor listrik ini akan digunakan untuk mendukung distribusi dan pengawasan program Makan Bergizi Gratis (MBG).

Namun hingga saat ini, ribuan motor listrik BGN tersebut belum didistribusikan ke daerah. Seluruh unit masih berada di gudang karena harus melalui proses administrasi sebagai Barang Milik Negara (BMN).

Proses ini disebut sebagai tahapan wajib sebelum kendaraan dapat digunakan secara resmi dalam operasional program pemerintah.

Pengadaan Sudah Direncanakan Sejak 2025

BGN juga menegaskan bahwa pengadaan motor listrik ini bukan keputusan mendadak. Program tersebut telah dirancang sejak akhir 2025 melalui mekanisme resmi pemerintah.

Pembelian dilakukan secara bertahap sesuai regulasi yang berlaku, termasuk skema pembiayaan yang diatur dalam kebijakan keuangan negara.

Meski demikian, viralnya video motor BGN ini tetap memicu perdebatan publik mengenai prioritas penggunaan anggaran.

Viral Tambah Panjang Daftar Sorotan terhadap BGN

Isu motor listrik bukan satu-satunya yang menyeret nama BGN ke ruang publik. Sebelumnya, sempat viral pula video aksi tidak pantas di dapur program MBG yang berujung pada penutupan sementara fasilitas tersebut.

Di sisi lain, BGN juga sempat mendorong kampanye positif dengan memberikan insentif bagi masyarakat yang membuat konten terkait program MBG.

Namun, kemunculan video motor listrik BGN dalam jumlah besar membuat sorotan publik kembali menguat, terutama terkait transparansi dan akuntabilitas anggaran.

Mahasiswa Kritik Pengadaan Motor BGN

Sorotan tajam datang dari Himpunan Mahasiswa Persatuan Islam (Hima Persis). Mereka menilai kebijakan pengadaan motor listrik BGN tidak tepat sasaran.

Ketua Bidang Politik dan Kebijakan Publik PP Hima Persis, Musthafa Bayyin, menyebut kebijakan tersebut mencerminkan lemahnya sensitivitas sosial pemerintah.

Menurutnya, di tengah kondisi ekonomi masyarakat yang belum sepenuhnya pulih, pembelian kendaraan operasional dalam jumlah besar bukanlah prioritas utama.

Dinilai Tidak Mendesak, Anggaran Dipertanyakan

Mahasiswa mempertanyakan urgensi pengadaan motor listrik BGN, terutama jika dikaitkan dengan kebutuhan riil masyarakat saat ini.

Berdasarkan data yang beredar, pengadaan mencakup puluhan ribu unit motor listrik dengan harga mencapai puluhan juta rupiah per unit.

Kondisi ini dinilai berpotensi menimbulkan persepsi negatif jika tidak disertai penjelasan transparan kepada publik.

Desakan Audit dan Transparansi Menguat

Hima Persis mendesak agar dilakukan audit menyeluruh terhadap kebijakan pengadaan motor BGN tersebut.

Mereka meminta pemerintah membuka secara transparan dasar perencanaan, alokasi anggaran, serta urgensi penggunaan motor listrik dalam program SPPG.

Desakan ini muncul di tengah upaya berbagai lembaga negara yang sedang melakukan efisiensi anggaran.

Publik Diminta Ikut Kawal Kebijakan

Selain mendorong audit, mahasiswa juga mengajak masyarakat sipil untuk ikut mengawasi kebijakan publik, khususnya yang berkaitan dengan penggunaan anggaran negara.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Mereka menilai pengawasan bersama penting agar kebijakan tetap berada pada jalur kepentingan masyarakat luas.

Viralnya motor listrik BGN kini tidak hanya menjadi isu visual di media sosial, tetapi juga berkembang menjadi diskursus serius soal prioritas, transparansi, dan akuntabilitas dalam kebijakan publik. (nsp)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Pemprov DKI Ungkap Syarat Pengurangan BPHTB 50 Persen bagi Pembeli Rumah Pertama

Pemprov DKI Ungkap Syarat Pengurangan BPHTB 50 Persen bagi Pembeli Rumah Pertama

Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta memberikan fasilitas pengurangan Bea Perolehan Hak atas Tanah dan Bangunan (BPHTB) sebesar 50 persen bagi masyarakat yang membeli rumah pertama di Jakarta.
Relawan Sentil Jusuf Kalla Terkait Meminta Tunjukkan Ijazah Asli Jokowi: Mirip Roy Suryo

Relawan Sentil Jusuf Kalla Terkait Meminta Tunjukkan Ijazah Asli Jokowi: Mirip Roy Suryo

Terkait mencuatnya pernyataan Jusuf Kalla (JK) telah meminta Jokowi mau memperlihatkan ijazahnya, agar polemik ini tidak berlarut-larut. Ternyata menuai komen
Badai Absen Hantam Persija Jelang Lawan Persebaya, Tavares Siap Curi 3 Poin dari Jakarta

Badai Absen Hantam Persija Jelang Lawan Persebaya, Tavares Siap Curi 3 Poin dari Jakarta

Psywar atau perang urat saraf mulai dilepaskan jelang duel klasik antara Persija Jakarta menjamu Persebaya Surabaya pada pekan ke-27 Super League 2025/2026 ...
Menkeu Semprot Produsen Rokok Ilegal, Purbaya: Akan Kita Tutup Betulan

Menkeu Semprot Produsen Rokok Ilegal, Purbaya: Akan Kita Tutup Betulan

Pemerintah tengah menyiapkan langkah strategis untuk menertibkan peredaran rokok ilegal atau tanpa cukai melalui skema legalisasi terbatas. Kebijakan ini
Seskab Teddy Sentil Pengamat Terkait Fenomena Inflasi

Seskab Teddy Sentil Pengamat Terkait Fenomena Inflasi

Seskab Teddy Indra Wijaya bocorkan saat ini tengah muncul fenomena meningkatnya atau inflasi pengamat di publik. Teddy menilai data yang disampaikan sejumlah
Ribuan Bonek bakal Geruduk Jakarta, Ketum Jakmania Beri Kata-kata Berkelas Jelang Laga Persija Vs Persebaya

Ribuan Bonek bakal Geruduk Jakarta, Ketum Jakmania Beri Kata-kata Berkelas Jelang Laga Persija Vs Persebaya

Ketua Umum the Jakmania, Diky Soemarno sambut Bonek Mania untuk dukung Persebaya Surabaya di laga kontra Persija Jakarta di SUGBK pada Super League 2025/2026.

Trending

Ribuan Bonek bakal Geruduk Jakarta, Ketum Jakmania Beri Kata-kata Berkelas Jelang Laga Persija Vs Persebaya

Ribuan Bonek bakal Geruduk Jakarta, Ketum Jakmania Beri Kata-kata Berkelas Jelang Laga Persija Vs Persebaya

Ketua Umum the Jakmania, Diky Soemarno sambut Bonek Mania untuk dukung Persebaya Surabaya di laga kontra Persija Jakarta di SUGBK pada Super League 2025/2026.
Duh, Maarten Paes Jadi Bahan Olokan di Belanda! Pundit Senior Tertawa Terpingkal-pingkal: Dia Sama Sekali Bukan Kiper!

Duh, Maarten Paes Jadi Bahan Olokan di Belanda! Pundit Senior Tertawa Terpingkal-pingkal: Dia Sama Sekali Bukan Kiper!

Nasib kurang beruntung tengah dialami kiper utama Timnas Indonesia Maarten Paes. Meski kini bermain untuk raksasa Eredivisie Ajax Amsterdam Paes justru menjadi
KAI Bandara Catat Kinerja Positif, Penumpang Triwulan I 2026 Meningkat

KAI Bandara Catat Kinerja Positif, Penumpang Triwulan I 2026 Meningkat

KAI Bandara mencatat kinerja positif pada angkutan penumpang selama Triwulan I tahun 2026 di wilayah Sumatera Utara. Hal ini tercermin dari peningkatan jumlah
Melihat Kondisi Rakyat, Presiden Prabowo Beri Peringatan Keras ke Pejabat

Melihat Kondisi Rakyat, Presiden Prabowo Beri Peringatan Keras ke Pejabat

Melihat kondisi rakyat Indonesia, Presiden Prabowo langsung lontarkan peringatan keras ke seluruh pejabat dan birokrat di jajaran kabinetnya terkait esensi
Media Belanda Bongkar Fakta Terbaru Passportgate, 4 Pemain Timnas Indonesia Bebas Main di Liga Belanda?

Media Belanda Bongkar Fakta Terbaru Passportgate, 4 Pemain Timnas Indonesia Bebas Main di Liga Belanda?

Drama paspor di liga Belanda: apa yang sebenarnya terjadi? Dalam kasus ini, keempat pemain diaspora Timnas Indonesia harus menghentikan aktivitas sepak bola mereka
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Dapat Izin FIFA, Jay Idzes hingga Kevin Diks Bisa Dipanggil John Herdman ke Timnas Indonesia untuk FIFA ASEAN Cup 2026

Dapat Izin FIFA, Jay Idzes hingga Kevin Diks Bisa Dipanggil John Herdman ke Timnas Indonesia untuk FIFA ASEAN Cup 2026

Skuad Garuda punya kesempatan langka, yakni memanggil para pemain terbaiknya tanpa terhalang tembok perizinan klub Eropa untuk bermain di FIFA ASEAN Cup 2026.
Selengkapnya

Viral