News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Viral Motor Listrik BGN, Kepala BGN Tegaskan Penganggaran Masuk RPATA dan Bukan Program Baru

Viral motor listrik BGN, Kepala BGN jelaskan penganggaran masuk RPATA sesuai PMK. Realisasi 21.801 unit untuk dukung Program MBG.
Kamis, 9 April 2026 - 15:25 WIB
Kepala BGN, Dadan Hindayana.
Sumber :
  • Antara

Jakarta, tvOnenews.com - Viralnya video sepeda motor berlogo Badan Gizi Nasional (BGN) di media sosial memicu berbagai spekulasi publik, termasuk soal penganggaran dan jumlah unit yang disebut-sebut mencapai puluhan ribu. Menanggapi hal tersebut, Kepala BGN Dadan Hindayana memberikan klarifikasi tegas terkait mekanisme pengadaan motor listrik tersebut.

Dadan memastikan bahwa pengadaan motor listrik untuk Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) telah melalui prosedur resmi dan masuk dalam skema Rekening Penampungan Akhir Tahun Anggaran (RPATA), sesuai ketentuan yang berlaku.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Penganggaran Motor Listrik Sudah Sesuai Aturan

Menurut Dadan, penganggaran motor listrik BGN bukanlah kebijakan mendadak. Program ini telah direncanakan sejak tahun anggaran 2025 sebagai bagian dari dukungan operasional Program Makan Bergizi Gratis (MBG).

Ia menjelaskan bahwa Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) telah mengajukan Surat Perintah Membayar (SPM) pada akhir 2025, sehingga anggaran tersebut masuk dalam mekanisme RPATA.

“Mekanisme ini sesuai dengan Peraturan Menteri Keuangan (PMK) Nomor 84 Tahun 2025, di mana pembayaran dilakukan dalam dua tahap,” ujar Dadan dalam keterangannya di Jakarta.

Adapun skema pembayaran tersebut meliputi:

  • Termin 1: setelah penyelesaian 60 persen unit

  • Termin 2: setelah penyelesaian 100 persen unit

Realisasi Tidak Capai Target, Dana Dikembalikan

Meski telah direncanakan matang, realisasi pengadaan motor listrik BGN tidak sepenuhnya mencapai target awal. Dari total kontrak sebanyak 25.644 unit, penyedia hanya mampu menyelesaikan 21.801 unit atau sekitar 85,01 persen.

Dadan menegaskan bahwa sisa dana yang tidak terserap telah dikembalikan ke kas negara sesuai prosedur yang berlaku.

“Sisa dana dalam RPATA telah dikembalikan melalui mekanisme penihilan bersamaan dengan pembayaran tahap kedua,” jelasnya.

Hal ini menunjukkan bahwa pengelolaan anggaran tetap mengedepankan prinsip transparansi dan akuntabilitas.

Bantah Isu 70 Ribu Unit Motor Listrik

Dalam klarifikasinya, Dadan juga membantah informasi yang menyebut jumlah motor listrik BGN mencapai 70 ribu unit. Ia menegaskan bahwa angka tersebut tidak benar dan tidak sesuai dengan data resmi.

“Total realisasi hanya 21.801 unit, bukan puluhan ribu seperti yang beredar,” tegasnya.

Isu tersebut sebelumnya ramai diperbincangkan di media sosial dan memicu pertanyaan publik terkait besaran anggaran dan urgensi pengadaan.

Fungsi Motor Listrik untuk Program MBG

Pengadaan motor listrik BGN memiliki tujuan spesifik, yakni mendukung mobilitas operasional kepala SPPG dalam menjalankan Program Makan Bergizi Gratis (MBG).

Program MBG sendiri merupakan salah satu program strategis pemerintah dalam meningkatkan kualitas gizi masyarakat, khususnya bagi kelompok rentan.

Dengan adanya motor listrik, diharapkan distribusi layanan dan pengawasan program di lapangan dapat berjalan lebih efektif dan efisien.

Realisasi Tahun 2026, Meski Dianggarkan 2025

Dadan juga menjelaskan bahwa meskipun pengadaan motor listrik ini masuk dalam anggaran tahun 2025, realisasi administrasi dan keuangannya baru terjadi pada tahun 2026.

Hal ini merupakan bagian dari mekanisme normal dalam pengelolaan anggaran pemerintah, khususnya ketika terdapat proses lanjutan yang melewati tahun fiskal.

Dengan demikian, tidak ada pelanggaran atau penyimpangan dalam proses pengadaan tersebut.

Transparansi Jadi Sorotan Publik

Kasus viralnya motor listrik BGN menunjukkan tingginya perhatian publik terhadap penggunaan anggaran negara, termasuk dalam pengadaan barang seperti motor listrik pemerintah.

Dalam konteks ini, transparansi menjadi kunci untuk menjaga kepercayaan masyarakat. BGN menegaskan komitmennya untuk terus membuka informasi dan memastikan seluruh proses berjalan sesuai aturan.

Selain itu, isu seperti harga motor listrik dan efisiensi pengadaan juga menjadi perhatian publik. Meski tidak dirinci dalam pernyataan resmi, aspek harga motor listrik tetap menjadi faktor penting dalam evaluasi penggunaan anggaran.

Motor Listrik dan Efisiensi Anggaran Pemerintah

Penggunaan motor listrik dalam program pemerintah dinilai memiliki sejumlah keunggulan, mulai dari efisiensi biaya operasional hingga dukungan terhadap energi ramah lingkungan.

Namun demikian, pengadaan dalam jumlah besar tetap harus mempertimbangkan aspek kebutuhan riil, harga motor listrik yang kompetitif, serta dampaknya terhadap anggaran negara.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Dengan klarifikasi yang disampaikan, BGN berharap polemik terkait motor listrik ini dapat diluruskan dan masyarakat memperoleh informasi yang utuh serta faktual.

Di tengah sorotan publik, isu motor listrik BGN sekaligus menjadi refleksi penting tentang bagaimana pengelolaan anggaran negara harus selalu transparan, akuntabel, dan tepat sasaran. (ant/nsp)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Pembahasan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Kampung Cerdas di DPRD Kota Surabaya terus berlanjut. Panitia Khusus (Pansus) kini memfokuskan pada tahap konsolidasi dan sinkronisasi dengan program yang telah berjalan di lingkungan Pemerintah Kota.
Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung meminta seluruh aduan warga melalui aplikasi JAKI harus ditanggapi serius dan tidak dimanipulasi dengan foto Artificial Intelligence (AI).
Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Namun, tidak semua AC mampu memberikan dampak positif bagi kesehatan. Pemilihan yang kurang tepat justru bisa memperburuk kondisi, seperti udara terlalu kering atau sirkulas

Trending

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi menginstruksikan Inspektorat serta Badan Kepegawaian Daerah (BKD) untuk mengusut tuntas penyebab mandeknya implementasi kebijakan baru.
Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Seorang pemain Timnas kembali menjadi warga negara Belanda setelah terseret konflik paspor di Eredvisie. Penyerang Heerenveen itu akan kembali bermain pekan ini
Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain naturalisasi timnas berbondong-bondong kembali jadi Warga Negara Belanda setelah kasus paspor meledak di Liga Belanda dalam beberapa pekan terakhir.
Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Gubernur Dedi Mulyadi menjelaskan, bahwa saat ini dirinya sedang menggodok program kredit angkot listrik yang bisa diikuti oleh para sopir angkot di Jawa Barat.
Selengkapnya

Viral