News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Kasus Keracunan MBG Meningkat, Dinkes DKI Perketat SPPG: Setiap Unit Baru Wajib Langsung Dilatih

Kasus keracunan MBG meningkat, Dinkes DKI perketat pengawasan SPPG lewat pelatihan, inspeksi, dan uji makanan sebelum dibagikan ke sekolah.
Rabu, 8 April 2026 - 17:37 WIB
Kadinkes DKI Jakarta, Ani Ruspitawati
Sumber :
  • tvOnenews.com/Syifa Aulia

Jakarta, tvOnenews.com - Maraknya kasus keracunan dalam program Makan Bergizi Gratis (MBG) mendorong Dinas Kesehatan (Dinkes) DKI Jakarta mengambil langkah tegas. Pengawasan terhadap Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) kini diperketat, terutama untuk mencegah terulangnya insiden yang membahayakan kesehatan siswa.

Kepala Dinkes DKI Jakarta, Ani Ruspitawati, menegaskan bahwa strategi utama yang dilakukan adalah memastikan seluruh pengelola dan penjamah makanan di SPPG mendapatkan pelatihan yang memadai sejak awal.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“Begitu ada SPPG baru, langsung kita undang untuk kita latih,” ujar Ani di Balai Kota Jakarta, Rabu (8/4/2026).

Langkah ini menjadi respons cepat atas meningkatnya perhatian publik terhadap keamanan pangan dalam program MBG yang menyasar anak sekolah.

Pelatihan Jadi Kunci Cegah Keracunan MBG

Menurut Ani Ruspitawati, pelatihan menjadi fondasi utama dalam mencegah kasus keracunan MBG. Tidak hanya petugas dapur, seluruh pihak yang terlibat dalam operasional SPPG wajib memahami standar kebersihan dan pengolahan makanan.

Mulai dari penjamah makanan, juru masak, hingga pemilik SPPG, semuanya diberikan pelatihan secara gratis oleh Dinkes DKI Jakarta. Tujuannya adalah memastikan setiap proses pengolahan makanan dalam program MBG sesuai dengan standar kesehatan.

Dengan pendekatan ini, Dinkes berharap potensi kesalahan dalam pengolahan makanan yang bisa memicu keracunan MBG dapat ditekan sejak awal.

SPPG Baru Wajib Lolos Inspeksi Kesehatan Lingkungan

Selain pelatihan, Dinkes DKI juga memperketat proses Inspeksi Kesehatan Lingkungan (IKL) bagi setiap SPPG yang baru dibangun. Inspeksi ini mencakup berbagai aspek penting yang berpotensi memengaruhi kualitas makanan MBG.

Beberapa poin yang diperiksa meliputi:

  • Alur pengolahan makanan

  • Kebersihan lokasi dapur

  • Ketersediaan dan kualitas sumber air

  • Sistem sanitasi

Ani Ruspitawati menegaskan bahwa SPPG tidak diperbolehkan beroperasi sebelum seluruh aspek tersebut dinyatakan memenuhi standar.

Jika ditemukan ketidaksesuaian, pengelola wajib melakukan perbaikan terlebih dahulu sebelum melanjutkan operasional program MBG.

Uji Laboratorium dan Sertifikat Higiene Jadi Syarat Mutlak

Untuk memastikan keamanan makanan MBG, setiap hasil masakan dari SPPG juga harus melalui uji laboratorium. Pemeriksaan ini bertujuan memastikan makanan tidak terkontaminasi bakteri berbahaya.

Setelah dinyatakan aman, barulah SPPG bisa mendapatkan Sertifikat Laik Higiene Sanitasi (SLHS) sebagai izin operasional.

Namun, Ani Ruspitawati menegaskan bahwa pengawasan tidak berhenti di situ. Pengawasan akan terus dilakukan secara berkala untuk menjaga konsistensi kualitas.

Pengawasan Berkala dan Pengecekan Harian Diperketat

Dinkes DKI Jakarta menetapkan inspeksi lanjutan setiap 3 hingga 6 bulan untuk memastikan standar tetap terjaga. Selain itu, pengecekan harian juga diwajibkan sebelum makanan MBG didistribusikan ke sekolah.

Pengecekan ini dilakukan secara organoleptik, yaitu melalui pemeriksaan langsung terhadap kondisi makanan, seperti:

  • Aroma makanan

  • Tekstur

  • Warna

  • Ada tidaknya lendir atau perubahan bentuk

Langkah sederhana ini dinilai efektif untuk mendeteksi dini potensi keracunan MBG sebelum makanan dikonsumsi siswa.

“Di SPPG maupun di sekolah, makanan harus dicek dulu sebelum dibagikan,” jelas Ani Ruspitawati.

Menariknya, proses pengecekan ini tidak hanya dilakukan oleh petugas kesehatan, tetapi juga oleh tim SPPG yang sudah mendapatkan pelatihan khusus dari Dinkes.

Komitmen Cegah Keracunan MBG di Sekolah

Dengan berbagai langkah tersebut, Dinkes DKI Jakarta berupaya memperkuat sistem pengawasan program MBG secara menyeluruh. Fokus utama adalah memastikan setiap makanan yang dikonsumsi siswa aman, higienis, dan bebas dari risiko keracunan.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Kebijakan ini sekaligus menjadi bentuk komitmen pemerintah daerah dalam menjaga kualitas program MBG yang kini menjadi perhatian publik.

Di tengah meningkatnya kasus keracunan MBG, langkah cepat dan sistematis dari Dinkes DKI Jakarta diharapkan mampu meminimalisir risiko dan meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap program ini. (saa/nsp)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Dedi Mulyadi Tegur Keras Kontraktor, Gedung Proyek Memakan Jalan Provinsi dan Belum Miliki IMB: Bapak Pelit

Dedi Mulyadi Tegur Keras Kontraktor, Gedung Proyek Memakan Jalan Provinsi dan Belum Miliki IMB: Bapak Pelit

Dedi Mulyadi tegur kontraktor yang bangun gedung memakan jalan provinsi tanpa IMB. Proyek harus dibongkar, ia sebut kontraktor ‘Bapak Pelit'. Simak beritanya!
Ramalan Keuangan Zodiak Besok, 10 April 2026: Libra, Scorpio, Sagitarius, Capricorn, Aquarius, dan Pisces

Ramalan Keuangan Zodiak Besok, 10 April 2026: Libra, Scorpio, Sagitarius, Capricorn, Aquarius, dan Pisces

​​​​​​​Ramalan keuangan zodiak besok, 10 April 2026, untuk Libra, Scorpio, Sagitarius, Capricorn, Aquarius, dan Pisces. Panduan strategi finansial harian.
Persib Bandung Tanpa Julio Cesar Vs Bali United, Bojan Hodak Santai: Pengganti Lebih Siap!

Persib Bandung Tanpa Julio Cesar Vs Bali United, Bojan Hodak Santai: Pengganti Lebih Siap!

Pelatih Persib Bandung, Bojan Hodak, membeberkan kondisi terkini timnya jelang laga lawan Bali United pada pekan ke-27 BRI Super League 2025-2026.
Bisa-bisanya Kapten Red Sparks Susul Megawati ke Indonesia, Sinyal Kuat Megatron Comeback ke Liga Voli Korea?

Bisa-bisanya Kapten Red Sparks Susul Megawati ke Indonesia, Sinyal Kuat Megatron Comeback ke Liga Voli Korea?

Kunjungan kapten Red Sparks, Yeum Hye-seon ke Indonesia langsung memicu spekulasi besar: apakah ini menjadi langkah awal untuk reuni Megawati Hangestri di V-League
Penjelasan Dedi Mulyadi Soal Nonaktifkan Sementara Kepala Samsat Soekarno-Hatta Terkait KTP Pajak

Penjelasan Dedi Mulyadi Soal Nonaktifkan Sementara Kepala Samsat Soekarno-Hatta Terkait KTP Pajak

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, menindak tegas jajarannya yang dinilai hambat pelayanan publik. Kepala Samsat Soekarno-Hatta resmi dinonaktifkan sementara.
WFH Jumat ASN Surabaya Disorot DPRD, Dinilai Rawan Hari Kejepit

WFH Jumat ASN Surabaya Disorot DPRD, Dinilai Rawan Hari Kejepit

Kebijakan work from home (WFH) bagi ASN di lingkungan Pemkot Surabaya yang diterapkan setiap Jumat menuai sorotan dari Komisi A DPRD Kota Surabaya.

Trending

Ramalan Keuangan Zodiak 10 April 2026: Aries, Taurus, Gemini, Cancer, Leo, dan Virgo

Ramalan Keuangan Zodiak 10 April 2026: Aries, Taurus, Gemini, Cancer, Leo, dan Virgo

​​​​​​​Ramalan keuangan zodiak 10 April 2026 untuk Aries, Taurus, Gemini, Cancer, Leo, dan Virgo. Panduan harian agar keputusan uang lebih bijak dan strategis.
Penjelasan Dedi Mulyadi Soal Nonaktifkan Sementara Kepala Samsat Soekarno-Hatta Terkait KTP Pajak

Penjelasan Dedi Mulyadi Soal Nonaktifkan Sementara Kepala Samsat Soekarno-Hatta Terkait KTP Pajak

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, menindak tegas jajarannya yang dinilai hambat pelayanan publik. Kepala Samsat Soekarno-Hatta resmi dinonaktifkan sementara.
WFH Jumat ASN Surabaya Disorot DPRD, Dinilai Rawan Hari Kejepit

WFH Jumat ASN Surabaya Disorot DPRD, Dinilai Rawan Hari Kejepit

Kebijakan work from home (WFH) bagi ASN di lingkungan Pemkot Surabaya yang diterapkan setiap Jumat menuai sorotan dari Komisi A DPRD Kota Surabaya.
Bisa-bisanya Kapten Red Sparks Susul Megawati ke Indonesia, Sinyal Kuat Megatron Comeback ke Liga Voli Korea?

Bisa-bisanya Kapten Red Sparks Susul Megawati ke Indonesia, Sinyal Kuat Megatron Comeback ke Liga Voli Korea?

Kunjungan kapten Red Sparks, Yeum Hye-seon ke Indonesia langsung memicu spekulasi besar: apakah ini menjadi langkah awal untuk reuni Megawati Hangestri di V-League
Gagal Lolos ke Piala Dunia 2026, Pemain Timnas Putuskan Jadi Warga Negara Belanda Lagi usai Dilarang Main di Liga Belanda

Gagal Lolos ke Piala Dunia 2026, Pemain Timnas Putuskan Jadi Warga Negara Belanda Lagi usai Dilarang Main di Liga Belanda

Seorang pemain timnas memutuskan untuk menjadi warga negara Belanda lagi. Hal ini seiring dengan larangan bermain di Liga Belanda.
Gubernur Dedi Mulyadi Nonaktifkan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Buntut Cuek Aturan Pajak Kendaraan Tanpa KTP

Gubernur Dedi Mulyadi Nonaktifkan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Buntut Cuek Aturan Pajak Kendaraan Tanpa KTP

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi (KDM) menonaktifkan sementara Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Kota Bandung imbas temuan dugaan abaikan aturan pembayaran pajak kendaraan bermotor (PKB) tanpa KTP pemilik pertama.
Pemain Timnas Putuskan Jadi Warga Negara Belanda Lagi usai Gagal ke Piala Dunia 2026, Bakal Dilarang Main di FIFA Matchday?

Pemain Timnas Putuskan Jadi Warga Negara Belanda Lagi usai Gagal ke Piala Dunia 2026, Bakal Dilarang Main di FIFA Matchday?

Seorang pemain timnas telah memutuskan untuk menjadi warga negara Belanda lagi usai kegagalan lolos ke Piala Dunia 2026. Hal ini bisa berimplikasi kepada ketersediaannya di FIFA Matchday.
Selengkapnya

Viral