Prabowo Tegaskan Indonesia Masih Aman di Tengah Gejolak Timur Tengah: Kondisi Kita Lebih Baik dari Bangsa Lain
- tvOnenews.com/Abdul Gani Siregar
Jakarta, tvOnenews.com - Presiden RI Prabowo Subianto menegaskan, posisi Indonesia yang relatif kuat di tengah tekanan global, khususnya dampak konflik di Timur Tengah yang memicu lonjakan harga energi dunia.
Pernyataan ini disampaikan dalam Rapat Kerja Pemerintah di Istana Kepresidenan, Jakarta Pusat, Rabu (8/4/2026).
Dalam pidatonya, Prabowo kembali menekankan pentingnya penguasaan sumber daya strategis oleh negara sebagaimana diamanatkan dalam konstitusi. Ia menilai hal tersebut menjadi fondasi utama dalam menjaga stabilitas nasional di tengah gejolak global.
“Dalam Undang-Undang Dasar 1945 jelas-jelas disampaikan ya bahwa bumi dan air dan semua kekayaan yang terkandung itu harus dikuasai negara karena begitu, begitu menentukan kehidupan bangsa,” ujar Prabowo.
Presiden kemudian mengaitkan prinsip tersebut dengan kondisi global terkini, khususnya krisis di kawasan Timur Tengah yang berdampak langsung pada harga energi dunia.
Menurutnya, situasi tersebut justru menjadi momentum refleksi atas posisi Indonesia yang dinilai lebih stabil dibanding banyak negara lain.
“Jadi saudara-saudara, apa yang kita alami sekarang, krisis yang terjadi di Timur Tengah, yang membuat harga energi menjulang, sebenarnya kita harus yakini dan kita harus syukuri bahwa kondisi bangsa kita berada dalam kondisi yang jauh lebih baik dari bangsa-bangsa lain,” katanya.
Prabowo mengungkapkan bahwa kesimpulan tersebut bukan sekadar asumsi, melainkan hasil analisis berdasarkan data dan laporan yang diterimanya dari jajaran menteri. Ia menegaskan bahwa kondisi ekonomi dan ketahanan nasional Indonesia saat ini masih dalam batas aman.
“Saya telah mempelajari data-data, angka-angka, dan dalam kesempatan hari ini, sore hari ini, kira ada kesempatan yang baik di mana saya setelah saya mempelajari angka-angka, dapat laporan dari menteri-menteri saya, ternyata kondisi kita cukup aman ya,” ujarnya.
Meski demikian, Presiden tidak menutup mata terhadap berbagai tantangan yang masih dihadapi. Ia mengakui adanya tekanan dan kesulitan, namun optimistis pemerintah memiliki kapasitas untuk mengatasinya.
“Ada tantangan, ada kesulitan, tapi kita mampu menghadapi dan mampu mengatasinya,” tegas Prabowo. (agr/rpi)
Load more