News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Prabowo Tegaskan Tiga Ancaman Krisis Dunia: Pangan, Energi, dan Air Jadi Prioritas Utama Negara

Prabowo ungkap tiga krisis dunia: pangan, energi, dan air. Jadi prioritas utama pemerintah hadapi ancaman global dan jaga masa depan bangsa.
Rabu, 8 April 2026 - 15:25 WIB
Presiden Prabowo Subianto.
Sumber :
  • tvOnenews.com/Abdul Gani Siregar

Jakarta, tvOnenews.com - Presiden RI Prabowo Subianto menegaskan peringatan serius terkait ancaman krisis global yang dinilai akan menentukan masa depan bangsa. Dalam pidatonya, ia menyoroti tiga sektor krusial yang harus menjadi fokus utama pemerintah: pangan, energi, dan air.

Pernyataan tersebut disampaikan Prabowo dalam Rapat Kerja Pemerintah bersama jajaran Kabinet Merah Putih, pejabat eselon I kementerian/lembaga, hingga direksi BUMN di Istana Kepresidenan Jakarta, Rabu (8 April 2026).

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Menurutnya, ketiga sektor tersebut bukan hanya isu global, melainkan fondasi utama bagi keberlangsungan sebuah negara.

Pangan, Energi, dan Air Jadi Penentu Masa Depan

Dalam pidatonya, Prabowo menegaskan bahwa krisis pangan, energi, dan air merupakan ancaman nyata yang harus diantisipasi sejak dini. Ia menyebut ketiga sektor ini sebagai kunci keselamatan bangsa di tengah ketidakpastian global.

“Dalam sekian tahun, saya telah meyakini dan menyebarluaskan hal-hal pokok yang saya yakini adalah dasar keselamatan bangsa,” ujar Prabowo di hadapan para pejabat negara.

Menurutnya, tanpa ketahanan di tiga sektor tersebut, sebuah negara akan rentan terhadap krisis berkepanjangan.

Sejalan dengan Prediksi Global

Prabowo menegaskan bahwa pandangannya bukan sekadar opini pribadi. Ia menyebut analisis tersebut juga telah lama disampaikan oleh Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) melalui agenda Sustainable Development Goals (SDGs).

Dalam forum tersebut, PBB telah memproyeksikan bahwa krisis global ke depan akan didominasi oleh tiga aspek utama, yaitu pangan, energi, dan air.

“PBB sudah meramalkan bahwa krisis dunia yang akan melanda seluruh dunia adalah tiga hal: krisis pangan, krisis energi, dan krisis air,” tegasnya.

Hal ini memperkuat urgensi bagi setiap negara, termasuk Indonesia, untuk memperkuat ketahanan nasional di sektor-sektor tersebut.

Bukan Isu Baru, Sudah Disuarakan Bertahun-Tahun

Prabowo juga menegaskan bahwa gagasan mengenai pentingnya ketahanan pangan, energi, dan air bukan hal baru baginya. Ia mengaku telah menyuarakan hal tersebut selama bertahun-tahun, bahkan sebelum isu krisis global menjadi perhatian luas.

Ia menyebut telah menuangkan pemikiran tersebut dalam berbagai tulisan dan buku yang disusun selama puluhan tahun.

“Ini sebagai bukti bahwa sekian puluh tahun pun saya sudah cantumkan hitam di atas putih bahwa masalah dasar bagi negara adalah tiga hal itu,” jelasnya.

Pernyataan ini menegaskan konsistensi Prabowo dalam mendorong fokus kebijakan pada sektor strategis.

Sinyal Arah Kebijakan Pemerintah

Pernyataan Prabowo dinilai sebagai sinyal kuat arah kebijakan pemerintah ke depan. Fokus pada ketahanan pangan, energi, dan air diperkirakan akan menjadi prioritas utama dalam perencanaan pembangunan nasional.

Di tengah tekanan global seperti perubahan iklim, konflik geopolitik, hingga fluktuasi harga energi, ketiga sektor ini menjadi penopang stabilitas ekonomi dan sosial.

Pemerintah diperkirakan akan memperkuat berbagai program strategis, mulai dari swasembada pangan, transisi energi, hingga pengelolaan sumber daya air secara berkelanjutan.

Tantangan Global Kian Nyata

Krisis pangan, energi, dan air bukan lagi sekadar prediksi, melainkan ancaman nyata yang mulai dirasakan di berbagai negara. Gangguan rantai pasok, kenaikan harga energi, serta keterbatasan akses air bersih menjadi tantangan global yang semakin kompleks.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Indonesia sebagai negara berkembang dengan populasi besar perlu memastikan kesiapan dalam menghadapi potensi krisis tersebut.

Dengan menempatkan tiga sektor ini sebagai prioritas, pemerintah diharapkan mampu menjaga stabilitas nasional sekaligus meningkatkan ketahanan menghadapi dinamika global. (nsp)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Gara-gara Ego NAC Breda Kalah dari Dean James Tersenggol, KNVB Ngeri Efek Domino Skandal Paspoortgate

Gara-gara Ego NAC Breda Kalah dari Dean James Tersenggol, KNVB Ngeri Efek Domino Skandal Paspoortgate

Perseteruan panas antara NAC Breda dan KNVB kian memanas setelah kedua pihak saling berhadapan di Pengadilan Utrecht, Selasa (28/4/2026) waktu Belanda.
Datangi Rumah Duka di Bekasi, Dedi Mulyadi Beri Santunan Rp50 Juta dan Janji Haru untuk Keluarga Korban Tragedi Tabrakan Kereta

Datangi Rumah Duka di Bekasi, Dedi Mulyadi Beri Santunan Rp50 Juta dan Janji Haru untuk Keluarga Korban Tragedi Tabrakan Kereta

Rasa duka menyelimuti kediaman almarhumah Nurlaela di Kampung Ceger, Cikarang Timur, saat Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi datang berkunjung, Selasa (28/4). 
Update Kereta Tabrak KRL di Bekasi Timur: 4 Meninggal Dunia dan 38 Dibawa ke RS

Update Kereta Tabrak KRL di Bekasi Timur: 4 Meninggal Dunia dan 38 Dibawa ke RS

PT KAI (Persero) memastikan 240 penumpang Kereta Api (KA) Argo Bromo Anggrek berhasil dievakusi dalam kondisi selamat.
Dilirik Klub Polandia, Dony Tri Pamungkas Fokus Bawa Persija Juara

Dilirik Klub Polandia, Dony Tri Pamungkas Fokus Bawa Persija Juara

Kabar tersebut bahkan keluar jelang selesainya musim kompetisi 2025-2026, di mana menjadi salah satu musim terbaik Dony Tri Pamungkas bersama Persija Jakarta. 
Kapolda Metro Jaya Ungkap 7 Orang Masih Terjepit Dampak Kecelakaan Kereta Tabrak KRL di Bekasi Timur

Kapolda Metro Jaya Ungkap 7 Orang Masih Terjepit Dampak Kecelakaan Kereta Tabrak KRL di Bekasi Timur

Kapolda Metro Jaya, Irjen Asep Edi Suheri meninjau langsung lokasi kejadian kecelakaan KA Argo Bromo Anggrek dengan KRL di Stasiun Bekasi Timur, Senin (27/4).
Kondisi RSUD Kota Bekasi Membludak, IGD Padat dan Puluhan Korban Kecelakaan KRL dan KA Jarak Jauh Terus Berdatangan

Kondisi RSUD Kota Bekasi Membludak, IGD Padat dan Puluhan Korban Kecelakaan KRL dan KA Jarak Jauh Terus Berdatangan

​​​​​​​RSUD Kota Bekasi membludak usai tabrakan KRL dan KA Jarak Jauh di Stasiun Bekasi Timur. IGD padat, puluhan korban luka terus berdatangan dan dirawat intensif.

Trending

Kapolda Metro Jaya Ungkap 7 Orang Masih Terjepit Dampak Kecelakaan Kereta Tabrak KRL di Bekasi Timur

Kapolda Metro Jaya Ungkap 7 Orang Masih Terjepit Dampak Kecelakaan Kereta Tabrak KRL di Bekasi Timur

Kapolda Metro Jaya, Irjen Asep Edi Suheri meninjau langsung lokasi kejadian kecelakaan KA Argo Bromo Anggrek dengan KRL di Stasiun Bekasi Timur, Senin (27/4).
Tren Wedding 2026: Gen Z Tinggalkan Konsep Template, Pernikahan Elegan Jadi Pilihan Favorit?

Tren Wedding 2026: Gen Z Tinggalkan Konsep Template, Pernikahan Elegan Jadi Pilihan Favorit?

Apakah tren wedding 2026 masih didominasi konsep mewah yang megah, atau justru bergeser ke arah yang lebih sederhana namun elegan? Perubahan ini tidak lepas dari cara pandang
Update Kereta Tabrak KRL di Bekasi Timur: 4 Meninggal Dunia dan 38 Dibawa ke RS

Update Kereta Tabrak KRL di Bekasi Timur: 4 Meninggal Dunia dan 38 Dibawa ke RS

PT KAI (Persero) memastikan 240 penumpang Kereta Api (KA) Argo Bromo Anggrek berhasil dievakusi dalam kondisi selamat.
Dilirik Klub Polandia, Dony Tri Pamungkas Fokus Bawa Persija Juara

Dilirik Klub Polandia, Dony Tri Pamungkas Fokus Bawa Persija Juara

Kabar tersebut bahkan keluar jelang selesainya musim kompetisi 2025-2026, di mana menjadi salah satu musim terbaik Dony Tri Pamungkas bersama Persija Jakarta. 
Kondisi RSUD Kota Bekasi Membludak, IGD Padat dan Puluhan Korban Kecelakaan KRL dan KA Jarak Jauh Terus Berdatangan

Kondisi RSUD Kota Bekasi Membludak, IGD Padat dan Puluhan Korban Kecelakaan KRL dan KA Jarak Jauh Terus Berdatangan

​​​​​​​RSUD Kota Bekasi membludak usai tabrakan KRL dan KA Jarak Jauh di Stasiun Bekasi Timur. IGD padat, puluhan korban luka terus berdatangan dan dirawat intensif.
Pantas Beckham Putra Tak Dipanggil John Herdman ke TC Timnas Indonesia, Bung Ropan Ungkit Kejadian di FIFA Series

Pantas Beckham Putra Tak Dipanggil John Herdman ke TC Timnas Indonesia, Bung Ropan Ungkit Kejadian di FIFA Series

Bung Ropan bahas soal alasan Beckham Putra tak dipanggil John Herdman ke TC Timnas Indonesia. Ternyata ada alasan khusus mengapa John Herdman panggil pemain.
Bak Ditampar, Dedi Mulyadi Ucapkan Terima Kasih kepada Bobotoh, Jaga Profesionalisme Sepak Bola Tanpa Cawe-cawe Politik

Bak Ditampar, Dedi Mulyadi Ucapkan Terima Kasih kepada Bobotoh, Jaga Profesionalisme Sepak Bola Tanpa Cawe-cawe Politik

Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi merespons spanduk Bobotoh "Shut Up KDM" di Tribun Utara Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA) saat laga Persib vs Arema FC.
Selengkapnya

Viral