News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Haris Rusly Moti: Prabowo Berhasil Jaga Stabilitas Ekonomi di Tengah Gejolak Geopolitik

98 Resolution Network nilai Prabowo mampu bangun stabilitas di tengah ketidakpastian geopolitik
Rabu, 8 April 2026 - 14:11 WIB
Presiden Prabowo Subianto
Sumber :
  • BPMI Setpres

Jakarta, tvOnenews.com - Di tengah guncangan dan ketidakpastian geopolitik, kita bersyukur Presiden Prabowo Subianto mampu memimpin terciptanya situasi nasional yang kondusif. Situasi nasional yang bersatu, damai dan stabil, baik ekonomi dan politik adalah harga tidak ternilai yang patut kita syukuri.

"Ketika situasi di berbagai belahan dunia sedang kacau atau tidak pasti. Tentu menjadi kewajiban moral kita tanpa terkecuali' untuk menjaga situasi tersebut untuk keselamatan bersama," kata Haris Rusly Moti selaku Pemrakarsa 98 Resolution Network kepada media, Rabu (8/4/2026) di Jakarta.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Haris menggambarkan dalam upaya menjaga persatuan dan menjamin situasi damai dan stabil. Presiden Prabowo Subianto bersama Ketua Harian DPP Gerindra Prof. Sufmi Dasco Ahmad' bahkan sering mengajak dialog dengan sejumlah kalangan yang berbeda pandangan dengan pemerintah.

“Prof. Dasco bahkan sering menghadiri forum-forum diskusi formal maupun informal dan mendengar langsung pandangan kritis, dari berbagai kelompok yang berbeda spektrum. Sangat tidak beralasan jika ada pihak yang mengatakan pemerintah anti kritik dan anti dialog," ujar Haris sapaan akrabnya.

Menurutnya, baik Presiden Prabowo maupun Prof. Dasco, keduanya tidak menganut aliran politik “devide et impera,” yang membenturkan secara horisontal masyarakat' untuk tujuan memperkuat kekuasaan. Bahkan segala bentuk warisan konflik horisontal yang direkayasa di masa lampau, secara senyap telah diupayakan Presiden Prabowo untuk dihentikan.

Pancasila yang menjadi dasar filosofi bangsa kita memang berpedoman pada “peaceful management," managemen persaudaraan, managemen kerjasama dan gotong royong.

“Selaku pendukung pemerintah, kami mencermati dan mencoba memahami kritik yang ditujukan kepada Presiden Prabowo. Beberapa diantaranya masih bisa dimaklumi karena terkait koreksi terhadap tata kelola program prioritas pemerintah. Seperti tata kelola program Makan Bergizi Gratis dan sejumlah program lainnya, yang dinilai berpotensi menjadi sumber kebocoran baru yang sedang diberantas oleh Presiden Prabowo," jelas Haris.

Program MBG Berjalan Baik

Koreksi tersebut katanya, telah didengar dan telah diakomodir oleh pemerintah, yang ditunjukan dengan sejumlah perbaikan terhadap tata kelola program Makan Bergizi Gratis. Presiden Prabowo telah memerintahkan Wakil Kepala Badan Gizi Nasional, Naniek Deang, untuk menginvestigasi dan telah menutup ribuan dapur MBG yang melakukan penyimpangan.

“Ini adalah bukti Presiden Prabowo tidak menutup mata dan telinga terhadap kritik dan koreksi terhadap tata kelola program pemerataan gizi nasional melalui MBG," tegas Haris.

Haris membandingkan, sejumlah program kerakyatan yang telah berjalan cukup lama seperti BLT, Bansos Beras, Subsidi Pupuk, Gas dan Solar subsidi, dll. Tampak jelas masih saja terjadi penyimpangan tata kelola dan penyalahgunaan anggaran. Sehingga terus membutuhkan perbaikan tata kelolanya hingga hari saat ini.

“Apalagi program yang baru dirintis oleh Presiden Prabowo, dan baru berjalan satu tahun lebih. Tentu kita akui belum sempurna dalam pelaksanaannya, masih membutuhkan perbaikan pada level tata kelola," terangnya.

Prabowo Bisa Stabilkan Harga BBM Ketika Terjadi Perang

Haris juga menggambarkan situasi banyak negara di dunia yang terdampak benturan geopolitik, mengalami krisis energi, rakyat antri berebut BBM. Bahkan di beberapa negara rakyat terpaksa berjalan kaki karena tidak beroperasinya transportasi akibat tidak adanya pasokan energi.

“Namun, di dalam negeri, kita bersyukur kepada Tuhan, berkat kerja keras Presiden Prabowo berhasil memastikan pasokan energi yang stabil dan terjangkau. Memang terjadi beberapa titik kelangkaan gas elpiji, namun telah berhasil diatasi. Pemerintah melalui Menteri Keuangan bahkan memastikan tidak ada kenaikan harga BBM subsidi hingga akhir tahun," ujar Haris.

Kata Haris, bisa dibayangkan jika terjadi kelangkaan BBM seperti yang terjadi di sejumlah negara. Maka dampaknya bisa menghambat distribusi pangan, sembako, dll. Kelaparan bisa menimpa rakyat kita.

"Mereka yang menentang pemerintah juga pasti terdampak jika terjadi krisis energi dan krisis pangan, anak-anak dan keluarga kita juga terkena dampak. Kita memohon kepada Tuhan yang maha Kuasa agar malapetaka seperti itu tidak terjadi pada bangsa kita," lanjut Haris.

Haris menjelaskan, Presiden Prabowo di awal pemerintahannya telah memperkirakan akan terjadi guncangan geopolitik yang berdampak pada kelangkaan energi dan pangan. Oleh karena itu, sejumlah kebijakan dibuat untuk menjaga bangsa kita terhindar dari krisis energi dan krisis pangan.

“Bahkan sebelum meledak perang Iran versus Israel-Amerika, Presiden Prabowo telah menginstruksikan mempercepat program swasembada pangan. Kita saat ini bisa berdiri tegak tanpa kekuatiran kelangkaan beras, itu juga karena keberhasilan pemerintah dalam menjalankan program swasembada pangan. Kita tidak lagi bergantung pada impor pangan, ketika banyak negara di dunia berebut sumber pangan," tegas Haris.

Menjaga Stabilitas Ekonomi Nasional

Haris menegaskan bahwa dalam menghadapi situasi seperti ini, yang dibutuhkan adalah bersatu menjaga situasi ekonomi yang stabil dan menjamin pasokan kebutuhan pokok, agar rakyat kita terhindar dari kelaparan, agar sekolah anak anak kita tidak terganggu akibat tidak beroperasinya transportasi.

“Stabilitas jangan dipersepsikan semata soal politik dan keamanan semata. Kita bisa bayangkan, jika situasi ekonomi tidak stabil, harga-harga kebutuhan tidak terkendali, maka banyak pabrik bisa tutup dan terjadi PHK yang merugikan buruh. Pelaku UMKM juga tidak bisa berdagang karena harga bahan bakunya tidak terjangkau," jelas Haris.

Ia menambahkan, oleh karena itu, tanpa mengabaikan kemerdekaan setiap warga negara dalam berserikat dan menyampaikan pendapat yang dijamin oleh konstitusi UUD 1945. Dirinya tetap mengajak untuk kedepankan kepentingan bersama sebagai sesama anak bangsa.

"Kita mestinya dapat berjuang bersama agar selamat secara bersama sama dalam menghadapi situasi destabilisasi geopolitik dan ancaman perang dunia," seru Haris.

Menurutnya, kita membutuhkan persatuan dan kerjasama bukan untuk melindungi kekuasaan yang telah dibatasi periodesasinya (5 - 10 tahun) di era reformasi. Tapi untuk menjaga bangsa dan negara kita dari musibah dan malapetaka ekonomi dan politik.

"Malapetaka yang dapat mengancam keselamatan rakyat, keselamatan anak anak kita dan keselamatan kita bersama. Sebagai sebuah bangsa dalam menghadapi situasi geopolitik yang sangat kejam," ujar aktivis 1998 ini.

Ingatkan ASN, TNI dan Polri Sesuai Tupoksinya

Haris juga mengingatkan secara keras kepada seluruh pemangku kepentingan, baik ASN, TNI dan Polri untuk bekerja sesuai tugas pokok dan fungsinya. Dimana tidak menyalahgunakan niat baik Presiden Prabowo.

"Jangan sampai ada yang sengaja bermain-main mengacaukan tata kelola untuk mengeruk rente," katanya mengingatkan.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Haris menjelaskan melalui sejumlah program prioritas, Presiden Prabowo bermaksud melakukan pemerataan kesejahteraan, pemerataan pendapatan dan pemerataan pendidikan. Program Makan Bergizi Gratis, Koperasi Merah Putih, sekolah rakyat, swasembada pangan, swasembada energi, dll. adalah program-program yang sangat progresif menjawab ketimpangan ekonomi.

“Kami selaku relawan dan pendukung pemerintahan Prabowo - Gibran, akan bertanggungjawab mengawal, memperkuat dan memastikan agar program-program prioritas Presiden Prabowo. Dimana dapat dilaksanakan dengan tata kelola yang baik dan dapat mencegah kebocoran, yang sedang diberantas oleh Presiden Prabowo. Kami juga mengapresiasi koreksi dukungan dari berbagai pihak, agar program tersebut berjalan dan bermanfaat pada rakyat," tutupnya. 

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Pembahasan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Kampung Cerdas di DPRD Kota Surabaya terus berlanjut. Panitia Khusus (Pansus) kini memfokuskan pada tahap konsolidasi dan sinkronisasi dengan program yang telah berjalan di lingkungan Pemerintah Kota.
Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung meminta seluruh aduan warga melalui aplikasi JAKI harus ditanggapi serius dan tidak dimanipulasi dengan foto Artificial Intelligence (AI).
Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Namun, tidak semua AC mampu memberikan dampak positif bagi kesehatan. Pemilihan yang kurang tepat justru bisa memperburuk kondisi, seperti udara terlalu kering atau sirkulas

Trending

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi menginstruksikan Inspektorat serta Badan Kepegawaian Daerah (BKD) untuk mengusut tuntas penyebab mandeknya implementasi kebijakan baru.
Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Seorang pemain Timnas kembali menjadi warga negara Belanda setelah terseret konflik paspor di Eredvisie. Penyerang Heerenveen itu akan kembali bermain pekan ini
Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain naturalisasi timnas berbondong-bondong kembali jadi Warga Negara Belanda setelah kasus paspor meledak di Liga Belanda dalam beberapa pekan terakhir.
Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Gubernur Dedi Mulyadi menjelaskan, bahwa saat ini dirinya sedang menggodok program kredit angkot listrik yang bisa diikuti oleh para sopir angkot di Jawa Barat.
Selengkapnya

Viral