News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

3 Prajurit TNI Terluka di Lebanon, DPR Desak Evaluasi Misi UNIFIL Hingga Opsi Penarikan Pasukan

Serangan ledakan yang kembali melukai tiga prajurit TNI di Lebanon memicu desakan keras dari DPR agar pemerintah segera mengevaluasi keterlibatan Indonesia
Selasa, 7 April 2026 - 16:09 WIB
3 Prajurit TNI Terluka di Lebanon, DPR Desak Evaluasi Misi UNIFIL Hingga Opsi Penarikan Pasukan
Sumber :
  • istimewa

Jakarta, tvOnenews.com – Serangan ledakan yang kembali melukai tiga prajurit TNI di Lebanon memicu desakan keras dari DPR agar pemerintah segera mengevaluasi keterlibatan Indonesia dalam misi perdamaian PBB atau United Nations Interim Force in Lebanon (UNIFIL). Dua dari tiga prajurit dilaporkan mengalami luka parah.

Wakil Ketua Komisi I DPR, Anton Suratto, menegaskan keselamatan prajurit harus menjadi prioritas utama di tengah eskalasi konflik yang dinilai kian tidak terkendali.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“Atas kejadian yang menimpa prajurit kita, tentunya harus ada tindak lanjut segera untuk mengutamakan keselamatan prajurit TNI yang sedang menjalankan tugas sebagai pasukan penjaga perdamaian Indonesia di Lebanon,” tegas Anton kepada wartawan, Selasa (7/4/2026).

Ia mengingatkan, prajurit TNI yang tergabung dalam UNIFIL merupakan duta bangsa dalam misi kemanusiaan di bawah mandat PBB, bukan pihak yang terlibat dalam pertempuran.

“Mereka adalah duta bangsa dalam misi kemanusiaan di bawah mandat PBB, yang seharusnya mendapatkan perlindungan penuh sebagai non-kombatan,” ujarnya.

Anton juga mengecam keras serangan terhadap pasukan perdamaian yang dinilainya melanggar hukum internasional. 

Ia menegaskan, kehadiran pasukan Indonesia semata untuk menjaga stabilitas, bukan berperang.

“Pasukan Indonesia hadir bukan untuk berperang, melainkan untuk menjaga stabilitas dan mendukung proses perdamaian di kawasan konflik. Pasukan perdamaian seharusnya hadir di area post-conflict, bukan saat terjadinya konflik,” jelasnya.

Lebih jauh, ia mendorong pemerintah mengambil langkah tegas, termasuk mempertimbangkan pemindahan lokasi penugasan hingga penghentian sementara misi.

“Tindakan tegas sebagai bentuk pengutamaan keselamatan prajurit perlu segera dilakukan, seperti pemindahan lokasi penugasan ke wilayah yang lebih aman atau penghentian sementara misi demi menjamin keselamatan prajurit kita,” katanya.

Anton bahkan membuka opsi paling ekstrem, yakni penarikan pasukan jika situasi terus memburuk. Menurutnya, kondisi di lapangan sudah menunjukkan tanda bahaya serius.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“Fakta bahwa Panglima TNI sampai menginstruksikan prajurit untuk berlindung di bunker menunjukkan bahwa wilayah tersebut telah berkembang menjadi zona rawan dengan eskalasi konflik yang tinggi,” ungkapnya.

Ia menilai kondisi tersebut berpotensi melanggar prinsip hukum humaniter internasional yang mewajibkan perlindungan terhadap pasukan penjaga perdamaian.

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Ada Aksi May Day Internasional 2026 di Monas, Polisi Minta Masyarakat Tak Ikuti Arahan Jukir Liar

Ada Aksi May Day Internasional 2026 di Monas, Polisi Minta Masyarakat Tak Ikuti Arahan Jukir Liar

Direktur Lalu Lintas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Komarudin meminta kepada para massa aksi May Day Internasional 2026, untuk tidak mengikuti arahan juru parkir liar.
DPR Nilai Rencana Pemerintah Tutup Prodi Kurang Relevan: Sangat Berisiko Salah Sasaran

DPR Nilai Rencana Pemerintah Tutup Prodi Kurang Relevan: Sangat Berisiko Salah Sasaran

DPR menyoroti rencana pemerintah menutup sejumlah program studi (prodi) di perguruan tinggi.
alalal alalal alalla alalal alala lalala lalala lalala lalal

alalal alalal alalla alalal alala lalala lalala lalala lalal

LalalalalalalalalalLalalalalalalalalalLalalalalalalalalal
Dapat Kabar Sausan Jadi Korban Tabrakan Kereta Bekasi, Keluarga Sempat Tidak Percaya dan Mengira Telepon Penipuan

Dapat Kabar Sausan Jadi Korban Tabrakan Kereta Bekasi, Keluarga Sempat Tidak Percaya dan Mengira Telepon Penipuan

Keluarga Sausan Sarifah awalnya tidak percaya bahwa Sausan turut menjadi korban tabrakan Kereta Api (KA) Argo Bromo Anggrek dengan KRL di Stasiun Bekasi Timur.
Sausan Selamat dari Kecelakaan Maut Tabrakan Kereta Bekasi, Keluarga: Anaknya Religius, Dia Lagi Puasa Hari Itu

Sausan Selamat dari Kecelakaan Maut Tabrakan Kereta Bekasi, Keluarga: Anaknya Religius, Dia Lagi Puasa Hari Itu

Sausan Sarifah, menjadi salah satu korban selamat dalam tabrakan KA Argo Bromo Anggrek vs KRL di Stasiun Bekasi Timur pada Senin (27/4) malam.
Pemkot Jakarta Barat Musnahkan 234 Kilogram Ikan Sapu-Sapu dengan Cara Dikubur

Pemkot Jakarta Barat Musnahkan 234 Kilogram Ikan Sapu-Sapu dengan Cara Dikubur

Upaya menjaga ekosistem perairan dan kesehatan masyarakat terus dilakukan Suku Dinas Ketahanan Pangan, Kelautan dan Pertanian (KPKP) Jakarta Barat melalui pembersihan ikan sapu-sapu secara masif. 

Trending

Kapolda Metro Jaya Ungkap 7 Orang Masih Terjepit Dampak Kecelakaan Kereta Tabrak KRL di Bekasi Timur

Kapolda Metro Jaya Ungkap 7 Orang Masih Terjepit Dampak Kecelakaan Kereta Tabrak KRL di Bekasi Timur

Kapolda Metro Jaya, Irjen Asep Edi Suheri meninjau langsung lokasi kejadian kecelakaan KA Argo Bromo Anggrek dengan KRL di Stasiun Bekasi Timur, Senin (27/4).
Tren Wedding 2026: Gen Z Tinggalkan Konsep Template, Pernikahan Elegan Jadi Pilihan Favorit?

Tren Wedding 2026: Gen Z Tinggalkan Konsep Template, Pernikahan Elegan Jadi Pilihan Favorit?

Apakah tren wedding 2026 masih didominasi konsep mewah yang megah, atau justru bergeser ke arah yang lebih sederhana namun elegan? Perubahan ini tidak lepas dari cara pandang
Update Kereta Tabrak KRL di Bekasi Timur: 4 Meninggal Dunia dan 38 Dibawa ke RS

Update Kereta Tabrak KRL di Bekasi Timur: 4 Meninggal Dunia dan 38 Dibawa ke RS

PT KAI (Persero) memastikan 240 penumpang Kereta Api (KA) Argo Bromo Anggrek berhasil dievakusi dalam kondisi selamat.
Dilirik Klub Polandia, Dony Tri Pamungkas Fokus Bawa Persija Juara

Dilirik Klub Polandia, Dony Tri Pamungkas Fokus Bawa Persija Juara

Kabar tersebut bahkan keluar jelang selesainya musim kompetisi 2025-2026, di mana menjadi salah satu musim terbaik Dony Tri Pamungkas bersama Persija Jakarta. 
Kondisi RSUD Kota Bekasi Membludak, IGD Padat dan Puluhan Korban Kecelakaan KRL dan KA Jarak Jauh Terus Berdatangan

Kondisi RSUD Kota Bekasi Membludak, IGD Padat dan Puluhan Korban Kecelakaan KRL dan KA Jarak Jauh Terus Berdatangan

​​​​​​​RSUD Kota Bekasi membludak usai tabrakan KRL dan KA Jarak Jauh di Stasiun Bekasi Timur. IGD padat, puluhan korban luka terus berdatangan dan dirawat intensif.
Pantas Beckham Putra Tak Dipanggil John Herdman ke TC Timnas Indonesia, Bung Ropan Ungkit Kejadian di FIFA Series

Pantas Beckham Putra Tak Dipanggil John Herdman ke TC Timnas Indonesia, Bung Ropan Ungkit Kejadian di FIFA Series

Bung Ropan bahas soal alasan Beckham Putra tak dipanggil John Herdman ke TC Timnas Indonesia. Ternyata ada alasan khusus mengapa John Herdman panggil pemain.
Bak Ditampar, Dedi Mulyadi Ucapkan Terima Kasih kepada Bobotoh, Jaga Profesionalisme Sepak Bola Tanpa Cawe-cawe Politik

Bak Ditampar, Dedi Mulyadi Ucapkan Terima Kasih kepada Bobotoh, Jaga Profesionalisme Sepak Bola Tanpa Cawe-cawe Politik

Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi merespons spanduk Bobotoh "Shut Up KDM" di Tribun Utara Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA) saat laga Persib vs Arema FC.
Selengkapnya

Viral