News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Profil Saiful Mujani, Akademisi di Balik Video Viral Seruan 'Gulingkan Prabowo'

Profil Saiful Mujani viral usai seruan gulingkan Prabowo. Akademisi SMRC jadi sorotan publik setelah video halal bihalal memicu polemik nasional.
Senin, 6 April 2026 - 07:30 WIB
Anggota Dewan Etik Persepi Saiful Mujani
Sumber :
  • Istimewa

Jakarta, tvOnenews.com - Video berisi pernyataan kontroversial yang menyerukan “menggulingkan Presiden Prabowo Subianto” mendadak viral di media sosial sejak awal April 2026. Cuplikan tersebut langsung menyita perhatian publik dan memicu polemik luas, terutama karena menyangkut stabilitas politik nasional.

Di balik video yang beredar, sosok yang menjadi sorotan adalah Saiful Mujani, seorang akademisi sekaligus pendiri lembaga survei politik ternama di Indonesia. Pernyataannya dalam sebuah forum diskusi kini menjadi bahan perdebatan publik, dari yang menilai sebagai kritik demokrasi hingga yang menganggapnya berpotensi provokatif.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Video Viral dan Polemik yang Mengiringi

Peristiwa ini bermula dari sebuah forum bertajuk “Sebelum Pengamat Ditertibkan” yang dirangkai dengan acara halal bihalal pada 31 Maret 2026 di kawasan Utan Kayu, Jakarta Timur. Dalam forum tersebut, Saiful Mujani menyampaikan pandangan kritis terhadap kondisi politik nasional.

Namun, potongan video yang beredar luas di media sosial hanya menampilkan sebagian dari pernyataannya. Dalam cuplikan tersebut, muncul narasi yang ditafsirkan sebagai ajakan untuk menjatuhkan Presiden Prabowo Subianto.

Penyebaran video secara cepat membuat isu ini berkembang menjadi perdebatan nasional. Banyak pihak mempertanyakan konteks utuh dari pernyataan tersebut, sementara lainnya langsung bereaksi keras terhadap isi potongan video.

Konteks Pernyataan yang Diperdebatkan

Jika ditelusuri lebih dalam, pernyataan yang viral tersebut disampaikan dalam konteks diskusi mengenai jalur demokrasi dan efektivitas mekanisme politik formal. Dalam forum itu, Saiful Mujani menyoroti sulitnya mekanisme konstitusional seperti pemakzulan, terutama karena konfigurasi kekuatan politik di parlemen.

Dari analisis tersebut, ia menyinggung kemungkinan adanya konsolidasi masyarakat sipil sebagai bentuk tekanan politik. Namun, dalam potongan video yang beredar, konteks ini tidak sepenuhnya terlihat, sehingga memunculkan berbagai tafsir di kalangan publik.

Pihak yang dekat dengan Saiful Mujani pun memberikan klarifikasi bahwa pernyataan tersebut merupakan bagian dari diskursus akademik, bukan ajakan langsung untuk tindakan inkonstitusional. Meski demikian, perdebatan tetap bergulir karena sensitivitas isu yang diangkat.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Profil Saiful Mujani: Akademisi di Balik SMRC

Nama Saiful Mujani bukan sosok baru dalam dunia politik Indonesia. Ia dikenal sebagai pendiri Saiful Mujani Research and Consulting (SMRC), salah satu lembaga survei paling berpengaruh dalam membaca peta politik nasional.

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Media Vietnam Sebut Pemain Timnas Indonesia Ini Jadi Biang Kerok Potensi Kekacauan di Liga Belanda, Kok Bisa?

Media Vietnam Sebut Pemain Timnas Indonesia Ini Jadi Biang Kerok Potensi Kekacauan di Liga Belanda, Kok Bisa?

Media Vietnam menyoroti polemik yang melibatkan Dean James, yang disebut berpotensi memicu kekacauan di Eredivisie akibat sengketa status kelayakan bermain.
Hanya Andalkan Marselino Ferdinan? Media Vietnam Ragukan Kekuatan Timnas Indonesia

Hanya Andalkan Marselino Ferdinan? Media Vietnam Ragukan Kekuatan Timnas Indonesia

Media Vietnam menyoroti skuad Timnas Indonesia jelang Piala ASEAN 2026, dengan perhatian utama tertuju pada Marselino Ferdinan sebagai satu-satunya pemain yang.
Bareskrim Polri Bongkar Gudang Praktik Penyuntikan LPG Subsidi di Klaten

Bareskrim Polri Bongkar Gudang Praktik Penyuntikan LPG Subsidi di Klaten

Bareskrim Polri membongkar kasus penyalahgunaan gas LPG subsidi di wilayah Kabupaten Klaten, Jawa Tengah, pada Sabtu (2/5/2026). Dalam hal ini, dua orang pelaku berhasil diamankan.
Imigrasi Soetta Cegah Keberangkatan 42 Jemaah Ilegal Sejak Awal Musim Haji 2026

Imigrasi Soetta Cegah Keberangkatan 42 Jemaah Ilegal Sejak Awal Musim Haji 2026

Kantor Imigrasi Bandara Soekarno Hatta (Soetta) mencatat sebanyak 42 calon jemaah haji non prosedural telah dicegah keberangkatannya ke Tanah Suci sejak awal masa haji 2026.
Kasus Anak Diduga Dicekoki Miras Hingga Dilecehkan di Tangerang, Pelaku Utama Masih Buron

Kasus Anak Diduga Dicekoki Miras Hingga Dilecehkan di Tangerang, Pelaku Utama Masih Buron

Polres Metro Tangerang Kota meningkatkan kasus anak wanita yang diduga dicekoki miras hingga dilecehkan oleh gerombolan pria, di wilayah Cipondoh, Kota Tangerang, dari penyelidikan ke penyidikan.
Ada Aksi May Day Internasional 2026 di Monas, Polisi Minta Masyarakat Tak Ikuti Arahan Jukir Liar

Ada Aksi May Day Internasional 2026 di Monas, Polisi Minta Masyarakat Tak Ikuti Arahan Jukir Liar

Direktur Lalu Lintas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Komarudin meminta kepada para massa aksi May Day Internasional 2026, untuk tidak mengikuti arahan juru parkir liar.

Trending

Kapolda Metro Jaya Ungkap 7 Orang Masih Terjepit Dampak Kecelakaan Kereta Tabrak KRL di Bekasi Timur

Kapolda Metro Jaya Ungkap 7 Orang Masih Terjepit Dampak Kecelakaan Kereta Tabrak KRL di Bekasi Timur

Kapolda Metro Jaya, Irjen Asep Edi Suheri meninjau langsung lokasi kejadian kecelakaan KA Argo Bromo Anggrek dengan KRL di Stasiun Bekasi Timur, Senin (27/4).
Tren Wedding 2026: Gen Z Tinggalkan Konsep Template, Pernikahan Elegan Jadi Pilihan Favorit?

Tren Wedding 2026: Gen Z Tinggalkan Konsep Template, Pernikahan Elegan Jadi Pilihan Favorit?

Apakah tren wedding 2026 masih didominasi konsep mewah yang megah, atau justru bergeser ke arah yang lebih sederhana namun elegan? Perubahan ini tidak lepas dari cara pandang
Update Kereta Tabrak KRL di Bekasi Timur: 4 Meninggal Dunia dan 38 Dibawa ke RS

Update Kereta Tabrak KRL di Bekasi Timur: 4 Meninggal Dunia dan 38 Dibawa ke RS

PT KAI (Persero) memastikan 240 penumpang Kereta Api (KA) Argo Bromo Anggrek berhasil dievakusi dalam kondisi selamat.
Dilirik Klub Polandia, Dony Tri Pamungkas Fokus Bawa Persija Juara

Dilirik Klub Polandia, Dony Tri Pamungkas Fokus Bawa Persija Juara

Kabar tersebut bahkan keluar jelang selesainya musim kompetisi 2025-2026, di mana menjadi salah satu musim terbaik Dony Tri Pamungkas bersama Persija Jakarta. 
Kondisi RSUD Kota Bekasi Membludak, IGD Padat dan Puluhan Korban Kecelakaan KRL dan KA Jarak Jauh Terus Berdatangan

Kondisi RSUD Kota Bekasi Membludak, IGD Padat dan Puluhan Korban Kecelakaan KRL dan KA Jarak Jauh Terus Berdatangan

​​​​​​​RSUD Kota Bekasi membludak usai tabrakan KRL dan KA Jarak Jauh di Stasiun Bekasi Timur. IGD padat, puluhan korban luka terus berdatangan dan dirawat intensif.
Pantas Beckham Putra Tak Dipanggil John Herdman ke TC Timnas Indonesia, Bung Ropan Ungkit Kejadian di FIFA Series

Pantas Beckham Putra Tak Dipanggil John Herdman ke TC Timnas Indonesia, Bung Ropan Ungkit Kejadian di FIFA Series

Bung Ropan bahas soal alasan Beckham Putra tak dipanggil John Herdman ke TC Timnas Indonesia. Ternyata ada alasan khusus mengapa John Herdman panggil pemain.
Bak Ditampar, Dedi Mulyadi Ucapkan Terima Kasih kepada Bobotoh, Jaga Profesionalisme Sepak Bola Tanpa Cawe-cawe Politik

Bak Ditampar, Dedi Mulyadi Ucapkan Terima Kasih kepada Bobotoh, Jaga Profesionalisme Sepak Bola Tanpa Cawe-cawe Politik

Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi merespons spanduk Bobotoh "Shut Up KDM" di Tribun Utara Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA) saat laga Persib vs Arema FC.
Selengkapnya

Viral