News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Dedi Mulyadi Senang Adanya Kebijakan WFH, Ini Dampaknya bagi Jawa Barat

Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi akui senang dengan adanya kebijakan WFH bagi ASN, ini dampak nyata bagi Jawa Barat.
Kamis, 2 April 2026 - 21:37 WIB
Dedi Mulyadi, Gubernur Jawa Barat
Sumber :
  • YouTube LEMBUR PAKUAN CHANNEL

tvOnenews.com - Kebijakan kerja dari rumah atau work from home (WFH) yang diterapkan Pemerintah Provinsi Jawa Barat terus menunjukkan dampak signifikan. 

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, menilai langkah ini tidak hanya relevan dengan kondisi saat ini, tetapi juga menjadi strategi jangka panjang untuk menekan pengeluaran birokrasi sekaligus mendorong efisiensi anggaran daerah.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Dalam keterangannya di Cirebon, Kamis (2/3/2026), Dedi menjelaskan bahwa penerapan WFH di lingkungan Pemprov Jabar sejatinya bukan kebijakan baru. 

Program tersebut bahkan telah dijalankan jauh sebelum adanya penguatan dari pemerintah pusat.

Gubernur Jabar Dedi Mulyadi (KDM) seusai menghadiri Rapat Paripurna Hari Jadi ke-544 Kabupaten Cirebon di Gedung DPRD Cirebon, Jabar
Gubernur Jabar Dedi Mulyadi (KDM) seusai menghadiri Rapat Paripurna Hari Jadi ke-544 Kabupaten Cirebon di Gedung DPRD Cirebon, Jabar
Sumber :
  • ANTARA/Fathnur Rohman

“WFH di Jabar itu kan sudah berlangsung lama dan sudah berjalan. Jadi kalau hari ini ada penguatan dari pemerintah pusat, ya kita lebih senang,” ujar Dedi Mulyadi, dilansir dari Antara News.

Menurutnya, sistem kerja fleksibel ini sudah berjalan sekitar enam bulan terakhir dan menjadi bagian dari transformasi pola kerja di lingkungan pemerintahan daerah.

Tak hanya fokus pada internal birokrasi, Pemprov Jabar juga mendorong perubahan gaya hidup masyarakat. 

Salah satunya dengan mengajak pelajar untuk berjalan kaki ke sekolah serta mengurangi penggunaan kendaraan bermotor.

“Kita dari dulu udah mengajak anak-anak ke sekolah jalan kaki. Kemudian tidak bawa kendaraan bermotor,” katanya.

Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi
Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi
Sumber :
  • YouTube/KANG DEDI MULYADI CHANNEL

Dedi menegaskan bahwa kebijakan ini memiliki dua tujuan utama, yakni meningkatkan efisiensi di dalam pemerintahan serta menekan konsumsi energi.

Dari sisi internal, penerapan WFH dinilai mampu memangkas biaya operasional yang selama ini cukup besar. 

Pengeluaran untuk kebutuhan seperti listrik, air, dan internet dapat ditekan sehingga anggaran bisa dialihkan ke sektor yang lebih produktif.

“Yang pertama, dari sisi internal pemerintah, itu menurunkan biaya produksi pemerintah,” ucapnya.

Ia menyebutkan, efisiensi tersebut membuka ruang bagi pemerintah daerah untuk lebih fokus pada pembangunan, termasuk infrastruktur, pendidikan, hingga layanan kesehatan.

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi saat berada di Cirebon, Jabar
Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi saat berada di Cirebon, Jabar
Sumber :
  • ANTARA/Fathnur Rohman

Selain itu, kebijakan WFH juga berdampak pada penurunan penggunaan bahan bakar minyak (BBM), seiring berkurangnya mobilitas aparatur sipil negara (ASN).

“Yang kedua adalah, hari ini WFH memiliki tujuan juga untuk menurunkan penggunaan BBM,” kata Dedi.

Hasil dari kebijakan ini mulai terlihat dari menurunnya beban biaya birokrasi serta berkurangnya anggaran perjalanan dinas. 

Dedi mengungkapkan bahwa struktur belanja di Jawa Barat kini semakin sehat, dengan porsi belanja pegawai yang lebih terkendali.

“Jabar belanja pegawainya paling tinggal 30 persen. 60 persen sudah untuk membangun,” katanya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Dengan capaian tersebut, Pemprov Jabar optimistis kebijakan WFH dapat terus dikembangkan sebagai bagian dari reformasi birokrasi yang lebih modern, efisien, dan berorientasi pada pembangunan.

(gwn)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Gara-gara Masalah Paspor, Kapten Go Ahead Eagles Blak-blakan Akui Kehilangan Dean James: Kami Menunggu!

Gara-gara Masalah Paspor, Kapten Go Ahead Eagles Blak-blakan Akui Kehilangan Dean James: Kami Menunggu!

Kapten Go Ahead Eagles akui kehilangan Dean James akibat polemik paspor di Belanda. Begini katanya soal nasib pemain Timnas Indonesia itu.
Terpopuler: Duet Jay Idzes - Elkan Baggott Dinilai Berbahaya, Media Vietnam Malah Girang, Bung Ropan Desak PSSI Cari Striker

Terpopuler: Duet Jay Idzes - Elkan Baggott Dinilai Berbahaya, Media Vietnam Malah Girang, Bung Ropan Desak PSSI Cari Striker

Kabar seputar Timnas Indonesia kembali memanas dan masuk daftar terpopuler. Mulai dari kritik duet lini belakang, media Vietnam girang hingga PSSI cari striker.
Dedi Mulyadi Minta Maaf Sudah Ingkar Janji? Karyawan Kebun Binatang Bandung Malah Terharu, Begini Faktanya

Dedi Mulyadi Minta Maaf Sudah Ingkar Janji? Karyawan Kebun Binatang Bandung Malah Terharu, Begini Faktanya

Gubernur Jawa Barat (Jabar), Dedi Mulyadi (KDM), memantau langsung pencairan upah bagi para pekerja di Kebun Binatang Bandung oleh Pemerintah Provinsi Jabar. 
Aksi Jay Idzes Tetap Jadi Sorotan Tajam Media Italia Meski Sassuolo Menang 2-1 Atas Cagliari

Aksi Jay Idzes Tetap Jadi Sorotan Tajam Media Italia Meski Sassuolo Menang 2-1 Atas Cagliari

Jay Idzes langsung jadi perhatian dalam laga Sassuolo vs Cagliari di Serie A 2025/2026. Bek Timnas Indonesia itu terlibat momen krusial saat perkuat klubnya.
Khawatir Musuh Atur Siasat, Iran Tolak Mentah-mentah Usulan Gencatan Senjata AS

Khawatir Musuh Atur Siasat, Iran Tolak Mentah-mentah Usulan Gencatan Senjata AS

Pemerintah Iran secara resmi menyatakan penolakannya terhadap tawaran gencatan senjata yang diajukan Amerika Serikat. 
Harga Plastik Melonjak, DPR Desak Kemendag Turun Tangan Lindungi UMKM

Harga Plastik Melonjak, DPR Desak Kemendag Turun Tangan Lindungi UMKM

Lonjakan harga plastik dan bahan kemasan mulai menekan pelaku usaha, terutama UMKM makanan dan minuman. 

Trending

Periksa Pihak Swasta, KPK Telusuri Soal Pemberian Uang ke Bupati Bekasi

Periksa Pihak Swasta, KPK Telusuri Soal Pemberian Uang ke Bupati Bekasi

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mendalami soal aliran uang kepada Bupati nonaktif Ade Kuswara Kunang (ADK) dari pihak swasta di kasus suap proyek ijon di Kabupaten Bekasi.
Langsung Meroket di Klasemen, Bali United Mengamuk Menang 6-1 Lawan PSBS Biak

Langsung Meroket di Klasemen, Bali United Mengamuk Menang 6-1 Lawan PSBS Biak

Bali United sukses menutup pekan ke-26 Super League 2025/2026 dengan hasil gemilang. Serdadu Tridatu pesta gol usai melibas PSBS dengan skor telak 6-1 di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Gianyar, Senin (6/4/2026) malam WIB.
Langsung Meroket di Klasemen, Bali United Mengamuk Menang 6-1 Lawan PSBS Biak

Langsung Meroket di Klasemen, Bali United Mengamuk Menang 6-1 Lawan PSBS Biak

Bali United sukses menutup pekan ke-26 Super League 2025/2026 dengan hasil gemilang. Serdadu Tridatu pesta gol usai melibas PSBS dengan skor telak 6-1 di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Gianyar, Senin (6/4/2026) malam WIB.
Warga Jawa Barat Siap-siap, Dedi Mulyadi Umumkan 3 Program Besar yang Bisa Bikin Untung UMKM dan MBR

Warga Jawa Barat Siap-siap, Dedi Mulyadi Umumkan 3 Program Besar yang Bisa Bikin Untung UMKM dan MBR

Dedi Mulyadi umumkan 3 program besar di Jawa Barat, dari gentengisasi, renovasi puluhan ribu rumah hingga apartemen subsidi yang menguntungkan UMKM dan MBR.
Upaya Keras Para Orang Tua Siswa SMK IDN Bogor Agar KDM Cabut SK Gubernur, Datangi KPAI, Kemendagri hingga Ombudsman

Upaya Keras Para Orang Tua Siswa SMK IDN Bogor Agar KDM Cabut SK Gubernur, Datangi KPAI, Kemendagri hingga Ombudsman

Berbagai upaya ditempuh para orang tua siswa dan komite sekolah dalam memperjuangkan nasib pendidikan ratusan siswa SMK IDN Bogor. Apa saja ini rangkumannya..
Soal Prabowo Bohongi Publik Terkait Swasembada Pangan, Pengamat: Feri Amsari Mafia Pangan Indonesia?

Soal Prabowo Bohongi Publik Terkait Swasembada Pangan, Pengamat: Feri Amsari Mafia Pangan Indonesia?

Pernyataan Feri Amsari yang menuding Presiden Prabowo Subianto membohongi publik soal swasembada pangan menuai kritik keras. 
Jakarta Electric PLN Ungkap Biang Kerok Dibantai Gresik Phonska di Final Four Proliga 2026 Seri Surabaya

Jakarta Electric PLN Ungkap Biang Kerok Dibantai Gresik Phonska di Final Four Proliga 2026 Seri Surabaya

Jakarta Electric PLN mengungkapkan alasan dibalik kekalahan telak atas Gresik Phonska Pupuk Plus Indonesia di final four Proliga 2026 Seri Surabaya.
Selengkapnya

Viral