News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Target Gila Gubernur Jabar KDM bakal Sulap Cirebon sebagai Kota Wisata Budaya: Harus Jadi Identitas Ekonomi

Gubernur Jawa Barat (Jabar), Dedi Mulyadi (KDM) sebut potensi kebudayaan di Cirebon sebagai identitas kuat daerah dan bernilai ekonomi dari sektor pariwisata.
Kamis, 2 April 2026 - 21:35 WIB
Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi saat berada di Cirebon, Jabar
Sumber :
  • ANTARA/Fathnur Rohman

Cirebon, tvOnenews.com - Gubernur Jawa Barat (Jabar), Dedi Mulyadi (KDM) serius ingin membuat gebrakan baru untuk Cirebon. Ia mendorong Cirebon menjadi kota wisata berbasis budaya.

KDM menyampaikan target menyulap Cirebon sebagai kawasan wisata kebudayaan saat menghadiri Rapat Paripurna Hari Jadi ke-544 Kabupaten Cirebon di Gedung DPRD Kabupaten Cirebon, Kamis (2/4/2026).

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Dalam kunjungan kerjanya, KDM menyebut kebudayaan di Cirebon bernilai tinggi. Ia menganggap kebudayaan tidak sekadar dijadikan sebagai warisan, tetapi juga menjadi identitas daerah.

KDM juga menilai kebudayaan bisa menjadi ladang sumber ekonomi. Hal ini tentu sangat membantu dalam urusan pembangunan di Kabupaten Cirebon.

"Ketika budaya bisa diartikulasikan dengan baik, sebuah daerah akan tumbuh menjadi kabupaten yang kaya," ujar KDM.

KDM Lihat Potensi Besar Kebudayaan di Cirebon

Gubernur Jabar Dedi Mulyadi (KDM) seusai menghadiri Rapat Paripurna Hari Jadi ke-544 Kabupaten Cirebon di Gedung DPRD Cirebon, Jabar
Gubernur Jabar Dedi Mulyadi (KDM) seusai menghadiri Rapat Paripurna Hari Jadi ke-544 Kabupaten Cirebon di Gedung DPRD Cirebon, Jabar
Sumber :
  • ANTARA/Fathnur Rohman

Lebih lanjut, pria bernama Dedi Mulyadi itu memberikan penilaian mendalamnya. Ia menganggap Cirebon mempunyai potensi besar dari sisi kebudayaan.

Kebudayaan di Cirebon, kata KDM, dapat dikembangkan atau dibangun secara serius untuk menjadi motor pembangunan daerah. Nantinya, upaya ini bisa menciptakan destinasi unggulan di Jabar.

KDM mempercayai setiap daerah mempunyai warisan budaya. Namun begitu, ia berharap agar kebudayaan tidak sekadar menjadi sejarah belaka.

Ia membicarakan betapa pentingnya menjaga warisan sejarah. Tak hanya itu, ia menyinggung bagaimana daerah dapat mengoptimalkan bagian ini.

Kata dia, minimal masyarakat hingga pemerintah dapat menjadikan keberadaan keraton sebagai pusat peradaban di Cirebon.

Selain itu, ia membicarakan terkait penataan arsitektur. Nantinya bisa dikembangkan untuk menampilkan ciri khas Cirebonan.

Bukan hanya itu, penataan arsitektur bisa menguatkan nilai sejarah terhadap tokoh Walisongo ternama di Indonesia, yakni Sunan Gunung Jati atau Syekh Syarif Hidayatullah.

Menurut KDM, penguatan ini sebagai upaya membentuk fondasi penting dalam melakukan pembangunan jati diri di suatu daerah.

Tata Kelola Pariwisata Butuh Peran Masyarakat

KDM memberikan penekanannya. Ia menginginkan tata kelola pariwisata harus didukung oleh masyarakat.

Ia menekankan untuk mewujudkan hal ini, setidaknya membutuhkan keinginan serius dalam membangun karakter masyarakat.

Ia mencontohkan keberhasilan tata kelola pariwisata di daerah, misalnya Yogyakarta dan Bali. Kedua daerah ini sukses menunjukkan kekuatan karakter masyarakat yang telah dibangun sejak lama.

Identitas yang kuat dapat mengarahkan betapa pentingnya kesadaran masyarakat dalam menjaga lingkungan hingga budaya.

"Kalau ingin maju, masyarakat juga harus diedukasi bagaimana menciptakan tata kelola pariwisata yang baik. Jogja dan Bali itu kuat karena karakter warganya sudah dibentuk," bebernya.

Ia meyakini Cirebon bisa melakukan penguatan identitas menjaga kebudayaan untuk disulap menjadi pembangunan pariwisata.

"Cirebon memiliki kekuatan besar dari sisi budaya. Ini harus menjadi simbol pembangunan dengan semangat dan kebudayaan Kacirebonan," ucapnya.

Dalam kesempatan yang sama, KDM menyinggung terkait pentingnya penjagaan nilai-nilai budaya lokal. Ia mencontohkan "Sampurasun" dan "Kulanun" sebagai tradisi salam khas masyarakat Sunda dan Cirebon.

Ia berpendapat bahwa tradisi salam memberikan cerminan mendalam dalam menjaga nilai utama masyarakat Sunda, di antaranya budi pekerti dan akhlak.

"Intinya adalah penghormatan kepada orang lain. Sampurasun, rampes, atau Kulanun, semuanya memiliki makna yang sama, yaitu menghargai dan memuliakan orang di hadapan kita," tambahnya.

Targetkan Cirebon Jadi Kawasan Kebudayaan pada 2027

Dedi Mulyadi menyampaikan komitmen yang satu ini akan dijalankan pada 2027. Kata dia, Pemprov Jabar masih fokus membangun dan melakukan pemerataan infrastruktur jalan pada 2026.

KDM optimis program memfokuskan 90-100 persen pembangunan infrastruktur akan rampung pada akhir 2026.

Nantinya, Pemprov Jabar bisa beralih fokus pada penguatan branding wilayah berbasis kebudayaan pada 2027, khususnya penataan kawasan perkotaan di Cirebon.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Kita saat ini masih fokus dulu meratakan infrastruktur jalan di seluruh Jawa Barat. InsyaAllah tahun ini selesai. Tahun depan kita mulai masuk ke tahap mem-branding dan re-branding wilayah berbasis kebudayaan," tukasnya.

(ant/hap)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Pembahasan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Kampung Cerdas di DPRD Kota Surabaya terus berlanjut. Panitia Khusus (Pansus) kini memfokuskan pada tahap konsolidasi dan sinkronisasi dengan program yang telah berjalan di lingkungan Pemerintah Kota.
Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung meminta seluruh aduan warga melalui aplikasi JAKI harus ditanggapi serius dan tidak dimanipulasi dengan foto Artificial Intelligence (AI).
Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Namun, tidak semua AC mampu memberikan dampak positif bagi kesehatan. Pemilihan yang kurang tepat justru bisa memperburuk kondisi, seperti udara terlalu kering atau sirkulas

Trending

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi menginstruksikan Inspektorat serta Badan Kepegawaian Daerah (BKD) untuk mengusut tuntas penyebab mandeknya implementasi kebijakan baru.
Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Seorang pemain Timnas kembali menjadi warga negara Belanda setelah terseret konflik paspor di Eredvisie. Penyerang Heerenveen itu akan kembali bermain pekan ini
Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain naturalisasi timnas berbondong-bondong kembali jadi Warga Negara Belanda setelah kasus paspor meledak di Liga Belanda dalam beberapa pekan terakhir.
Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Gubernur Dedi Mulyadi menjelaskan, bahwa saat ini dirinya sedang menggodok program kredit angkot listrik yang bisa diikuti oleh para sopir angkot di Jawa Barat.
Selengkapnya

Viral