Blak-blakan Dedi Mulyadi Bongkar Kelemahan Fatal ASN Pemprov Jabar Saat Ini
- Youtube Kang Dedi Mulyadi
Jakarta, tvOnenews.com - Suasana halaman Gedung Sate, Kota Bandung, tampak berbeda pada Senin (30/3), Aparatur Sipil Negara (ASN) Pemerintah Provinsi Jawa Barat bersilaturahmi dengan Gubernur Jabar, Dedi Mulyadi (KDM).
Dalam arahannya, Dedi Mulyadi memberikan pesan kuat mengenai pentingnya efektivitas kerja bagi para pelayan publik.
Ia menegaskan bahwa posisi pemerintah bukan sekadar jabatan, melainkan contoh bagi masyarakat.
"Tugas pemerintah provinsi adalah menjadi fasilitator dan jadi teladan," ujar Dedi di hadapan para peserta yang hadir.
Gubernur yang dikenal dengan gaya kepemimpinan lapangan ini juga menyoroti adanya ketimpangan yang terjadi di struktur kerja saat ini.
Menurutnya, masih ada jurang pemisah yang lebar antara tumpukan pekerjaan administratif dengan aksi nyata di sektor teknis.
Ia mengakui bahwa pengawasan dan pengerjaan fisik di lapangan masih menjadi titik lemah yang harus segera dibenahi.
"Kita lemah di sisi teknis, di jalanan, dan tim pengawas, sedangkan yang dibutuhkan memang orang-orang yang riil kerja di lapangan," ungkap Dedi Mulyadi blak-blakan.
Sebagai langkah konkret, ke depannya Pemprov Jabar berencana melakukan pergeseran fokus dengan memperbanyak personel layanan teknis yang bersentuhan langsung dengan kebutuhan masyarakat di lapangan.
Agenda silaturahmi ini turut dihadiri oleh tokoh-tokoh penting di sektor pendidikan, di antaranya Kepala Dinas Pendidikan Jabar, Purwanto; Sekdisdik Jabar, Deden Saepul Hidayat; serta seluruh jajaran kepala bidang dan kepala cabang dinas.
Tak ketinggalan, para kepala sekolah tingkat SMA, SMK, hingga SLB se-Bandung Raya juga tampak hadir menyimak arahan sang Gubernur. (dpi)
Load more