GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

UI Berduka, Dokter Andito yang Meninggal karena Campak Dikenal Sebagai Pribadi Baik dan Berprestasi

Dokter internship lulusan Universitas Indonesia (UI), Andito Mohammad Wibisono meninggal dunia saat menjalankan tugasnya sebagai dokter di RS Pagelaran, CIanjur
Senin, 30 Maret 2026 - 01:28 WIB
Dokter internship, Andito Mohammad Wibisono, meninggal suspek campak ketika mengabdi di Cianjur
Sumber :
  • Instagram @rsud.cimacan

Jakarta, tvOnenews.com - Dokter muda lulusan Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia (FKUI) 2019, Andito Mohammad Wibisono (26) meninggal dunia saat sedang menjalankan internship atau magang di RSUD Pagelaran, Cianjur, Jawa Barat akibat campak.

Dokter internship tersebut diketahui meninggal dunia pada Kamis (26/3/2026) lalu karena mengalami penyakit campak dan komplikasi pneumonia. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Meski sempat menjalani perawatan medis secara intensif di RSUD Cimacan, namun nyawa dokter muda itu tak bisa tertolong karena kondisinya yang terus memburuk.

Dokter internship, Andito Mohammad Wibisono, meninggal suspek campak ketika mengabdi di Cianjur
Dokter internship, Andito Mohammad Wibisono, meninggal suspek campak ketika mengabdi di Cianjur
Sumber :
  • Instagram @rsud.cimacan

Terungkap kini bahwa sosok dr. Andito adalah pribadi yang dikenal baik serta aktif dalam bidang akademik selama menjadi mahasiswa FKUI. 

Dikutip dari akun Instagram @medicine_ui, dijelaskan bahwa dokter muda itu pernah menjadi asisten dekan pada periode Prof. Ari Fahrial Syam. Selain pintar, almarhum juga dikenal sebagai sosok yang baik.

"dr. Andito adalah pribadi yang baik dan menyenangkan," tulis akun tersebut, dikutip Minggu (29/3/2026).

Keluarga besar UI pun mendoakan agar sang dokter muda diterima amal ibadahnya serta keluarga yang ditinggalkan diberi ketabahan.

Sementara itu, kabar meninggalnya dokter akibat tertular campak ini telah sampai pada Kementerian Kesehatan (Kemenkes). Andito dikonfirmasi meninggal karena suspek campak.

"Kemenkes menyampaikan duka cita mendalam atas wafatnya tenaga medis tersebut," akta Kepala Biro Komunikasi dan Informasi Publik Kemenkes, Aji Muhawarman.

Sebelum meninggal, dilaporkan gejala-gejala klinis dialami dokter muda tersebut berupa demam, ruam merah, dan sesak napas berat.

Saat ini, pihak-pihak yang tercatat melakukan kontak dengan pasien telah diberi tindakan lanjutan salah satunya dengan memberikan vitamin A.

Ilustrasi Campak
Ilustrasi Campak
Sumber :
  • Antara

Kemenkes pun merespons dengan mengeluarkan Surat Edaran untuk rumah sakit agar melakukan pencegahan penyakit campak, khususnya pada para tenaga kesehatannya.

Rumah sakit diminta untuk menguatkan skrining dan triase dini, menyiapkan ruang isolasi, menjaga ketersediaan alat pelindung diri (APD), dan menguatkan sistem pengendalian infeksi.

Diketahui, penyakit campak beberapa pekan terakhir memang menjadi perhatian serius khususnya di Indonesia. Tercatat pada awal tahun campak mencapai 2.470 kasus. Berdasarkan informasi terakhir, campak di Indonesia mengalami penurunan yaitu 177 kasus. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Di dalam Surat Edaran tersebut, ditegaskan agar rumah sakit melaporkan kasus suspek campak dalam waktu maksimal 24 jam.

“Kami mengimbau seluruh tenaga kesehatan untuk tetap disiplin menjalankan protokol pencegahan dan segera melaporkan jika menemukan kasus suspek," kata Plt. Direktur Jenderal Penanggulangan Penyakit, Andi Saguni. (iwh)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Comeback Conor McGregor ke UFC Makin Dekat, Ini Kata Dana White

Comeback Conor McGregor ke UFC Makin Dekat, Ini Kata Dana White

Presiden UFC, Dana White, menyatakan optimisme bahwa Conor McGregor akan segera kembali bertarung di oktagon, dengan peluang comeback yang kini semakin nyata.
Bung Ropan Komentari Kekalahan Timnas Indonesia atas Bulgaria di Final FIFA Series 2026

Bung Ropan Komentari Kekalahan Timnas Indonesia atas Bulgaria di Final FIFA Series 2026

Timnas Indonesia harus mengakui keunggulan tipis Bulgaria dengan skor 0-1 dalam laga puncak FIFA Series 2026 yang digelar di Stadion Utama Gelora Bung Karno GBK
Buntut 3 Dokter Magang Tewas, Kemenkes: Bukan Kelebihan Beban Kerja, Ini Kronologi Lengkapnya

Buntut 3 Dokter Magang Tewas, Kemenkes: Bukan Kelebihan Beban Kerja, Ini Kronologi Lengkapnya

Buntut tiga dokter internship atau magang yang meninggal dunia dalam waktu berdekatan di lokasi berbeda. Kementerian Kesehatan (Kemenkes) angkat bicara terkait
Meski Gagal Comeback, Media Korea Puji Kehebatan Megawati Hangestri di Draft Pemain Asing V-League

Meski Gagal Comeback, Media Korea Puji Kehebatan Megawati Hangestri di Draft Pemain Asing V-League

Meski Megawati Hangestri dipastikan tak kembali ke V-League musim depan, media Korea tetap menyoroti kehebatan “Megatron” saat membahas draft pemain asing.
Seskab Bocorkan Keberhasilan Indonesia Raih Investasi Lebih Rp380 T di Jepang

Seskab Bocorkan Keberhasilan Indonesia Raih Investasi Lebih Rp380 T di Jepang

Sekretaris Kabinet (Seskab) Teddy Indra Wijaya menyatakan keberhasilan Indonesia meraih komitmen investasi lebih dari Rp380 triliun di Jepang. Keberhasilan ini
Demi Ketahanan Energi Nasional, Bahlil Pastikan Pemerintah Percepatan Blok Masela

Demi Ketahanan Energi Nasional, Bahlil Pastikan Pemerintah Percepatan Blok Masela

Menteri ESDM, Bahlil Lahadalia memastikan pemerintah mendorong percepatan pengembangan Proyek Strategis Nasional Blok Masela, Maluku. Bahkan Bahlil jelaskan,

Trending

Kalah karena Penalti, John Herdman Bilang Begini soal Permainan Timnas Indonesia vs Bulgaria

Kalah karena Penalti, John Herdman Bilang Begini soal Permainan Timnas Indonesia vs Bulgaria

Kekalahan perdana yang dialami John Herdman bersama Timnas Indonesia tidak serta-merta membuatnya pesimistis. Meski takluk 0-1 dari Timnas Bulgaria di Stadion -
Pengangkatan Hendarsam Marantoko sebagai Dirjen Imigrasi Momentum Tepat untuk Pembenahan

Pengangkatan Hendarsam Marantoko sebagai Dirjen Imigrasi Momentum Tepat untuk Pembenahan

Momentum pengangkatan Hendarsam Marantoko sebagai Direktur Jenderal Imigrasi dinilai sebagai langkah penting dalam upaya pembenahan sektor keimigrasian nasional.
Ihwal Pencalonan Ketua Umum KONI Papua Barat, Gubernur: Tidak Ada Titipan

Ihwal Pencalonan Ketua Umum KONI Papua Barat, Gubernur: Tidak Ada Titipan

Gubernur Papua Barat, Dominggus Mandacan jelaskan, tidak ada titipan atau intervensi dari pihak manapun dalam bursa pencalonan Ketua Umum KONI Papua Barat
Di Luar Dugaan Usai Kalah Tipis dari Bulgaria, John Herdman Blak-blakan soal Performa Menakjubkan Timnas Indonesia

Di Luar Dugaan Usai Kalah Tipis dari Bulgaria, John Herdman Blak-blakan soal Performa Menakjubkan Timnas Indonesia

Pelatih Timnas Indonesia, John Herdman, mengungkapkan kekecewaannya usai kekalahan tipis 0-1 dari Bulgaria dalam laga FIFA Series 2026. Dia bilang timnas Indonesia
VAR Buat Timnas Indonesia Kebobolan Lawan Bulgaria, Ini Penyebab Skuad Garuda Dapat Hukuman Penalti di Final FIFA Series 2026

VAR Buat Timnas Indonesia Kebobolan Lawan Bulgaria, Ini Penyebab Skuad Garuda Dapat Hukuman Penalti di Final FIFA Series 2026

Timnas Indonesia harus mengubur mimpi meraih gelar FIFA Series 2026 setelah kalah tipis dari Bulgaria. Kekalahan itu ditentukan lewat penalti kontroversial.
Reaksi Francis Ngannou Usai Israel Adesanya Tersungkur di UFC Seattle: Olahraga Ini Tak Selalu Adil

Reaksi Francis Ngannou Usai Israel Adesanya Tersungkur di UFC Seattle: Olahraga Ini Tak Selalu Adil

Mantan juara kelas berat UFC, Francis Ngannou, mengaku patah hati menyaksikan sahabatnya, Israel Adesanya, kalah TKO dari Joe Pyfer dalam UFC Fight Night 271.
Media Vietnam Tak Habis Pikir Kesalahan Fatal saat Timnas Indonesia Takluk dari Bulgaria

Media Vietnam Tak Habis Pikir Kesalahan Fatal saat Timnas Indonesia Takluk dari Bulgaria

Media Vietnam soroti kekalahan Timnas Indonesia 0-1 dari Bulgaria di final FIFA Series 2026, beberkan kesalahan penalti menjadi faktor fatal bagi skuad Garuda.
Selengkapnya

Viral