GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Kemenkes Ungkap Dokter Internship di Cianjur Meninggal karena Campak Komplikasi Pneumonia

Kementerian Kesehatan (Kemenkes) mengungkapkan dokter internship di Cianjur, Andito Mohammad Wibisono (26) meninggal karena komplikasi campak dan pneumonia.
Minggu, 29 Maret 2026 - 20:29 WIB
Dokter internship di Cianjur yang meninggal karena campak, Andito Mohammad Wibisono
Sumber :
  • Instagram @medicine_ui

Jakarta, tvOnenews.com - Kementerian Kesehatan (Kemenkes) mengonfirmasi meninggalnya dokter internship di Cianjur, Andito Mohammad Wibisono (AMW) berusia 26 tahun akibat penyakit campak, Kamis (26/3/2026) lalu.

Menurut Kepala Biro Komunikasi dan Informasi Publik Kemenkes, Aji Muhawarman, dokter internship itu mengalami komplikasi pneumonia akibat campak yang dideritanya. Hal inilah yang berakibat meninggal dunia.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Berdasarkan hasil investigasi sementara, pasien mengalami penyakit campak dengan komplikasi pneumonia yang memperburuk kondisi kesehatannya," kata Aji, dikutip Sabtu (29/3/2026).

Dokter internship, Andito Mohammad Wibisono, meninggal suspek campak ketika mengabdi di Cianjur
Dokter internship, Andito Mohammad Wibisono, meninggal suspek campak ketika mengabdi di Cianjur
Sumber :
  • Instagram @rsud.cimacan

Kemenkes juga mendapatkan informasi bahwa dokter lulusan Universitas Indonesia (UI) itu sempat mengalami sesak napas berat, demam, serta terdapat ruam-ruam merah di tubuhnya.

Diketahui, Andito sedang bertugas sebagai dokter magang di RSUD Pagelaran. Setelah mengalami gejala campak tersebut, ia langsung diberi penanganan medis di RSUD Cimacan.

Berdasarkan informasi yang diterima tvOnenews, dokter muda tersebut mulai mendapatkan perawatan medis di IGD RSUD Cimacan, Rabu (25/3/2026).

Aji menjelaskan, pihak RSUD Cimacan telah memberikan penanganan sesuai prosedur. Meski sudah mendapatkan penanganan maksimal, dokter muda tersebut tidak dapat diselamatkan.

Terkait hal ini, Kemenkes berkoordinasi dengan Dinas Kesehatan Cianjur untuk menindaklanjuti dengan melakukan penyelidikan epidemiologi, mulai Jumat (27/3/2026) lalu.

Selain itu, pihak-pihak yang berkontak dengan pasien telah diberikan vitamin A. Hal ini dilakukan untuk mencegah potensi penularan lanjutan.

Lebih lanjut, Aji mengingatkan bahwa campak tidak hanya berisiko bagi anak-anak, tetapi juga orang dewasa khususnya jika mereka belum mendapatkan vaksin atau belum pernah terinfeksi campak.

Ilustrasi Campak
Ilustrasi Campak
Sumber :
  • Antara

Sementara itu, RSUD Cimacan mengungkapkan belasungkawa mendalam atas meninggalnya Andito. Diketahui, ia adalah anak dari Dewan Pengawas RSUD Cimacan, dr. Dharmawan.

"Semoga Allah SWT menerima seluruh amal ibadah almarhum, mengampuni segala khilafnya, serta menempatkan beliau di tempat terbaik di sisi-Nya," tulis akun Instagram RSUD Cimacan.

Ungkapan duka juga disampaikan oleh UI, sebagai tempat Andito menempuh pendidikannya di bidang kedokteran. 

Melalui akun Instagram @medicine_ui, keluarga besar UI mengungkapkan rasa kehilangan atas meninggalnya dokter muda berprestasi tersebut.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Disebutkan, sang dokter muda adalah bagian dari Fakultas Kedokteran UI angkatan tahun 2019. Selama menempuh pendidikannya di universitas top Indonesia itu, ia juga dikenal aktif dan pernah menjadi asisten dekan pada periode Prof. Ari Fahrian Syam.

"dr. Andito adalah pribadi yang baik dan menyenangkan. Semoga Allah SWT menerima setiap amal ibadah, dan kepada keluarga yang ditinggalkan diberikan keikhlasan serta kesabaran," tulis akun tersebut. (iwh)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Comeback Conor McGregor ke UFC Makin Dekat, Ini Kata Dana White

Comeback Conor McGregor ke UFC Makin Dekat, Ini Kata Dana White

Presiden UFC, Dana White, menyatakan optimisme bahwa Conor McGregor akan segera kembali bertarung di oktagon, dengan peluang comeback yang kini semakin nyata.
Bung Ropan Komentari Kekalahan Timnas Indonesia atas Bulgaria di Final FIFA Series 2026

Bung Ropan Komentari Kekalahan Timnas Indonesia atas Bulgaria di Final FIFA Series 2026

Timnas Indonesia harus mengakui keunggulan tipis Bulgaria dengan skor 0-1 dalam laga puncak FIFA Series 2026 yang digelar di Stadion Utama Gelora Bung Karno GBK
Buntut 3 Dokter Magang Tewas, Kemenkes: Bukan Kelebihan Beban Kerja, Ini Kronologi Lengkapnya

Buntut 3 Dokter Magang Tewas, Kemenkes: Bukan Kelebihan Beban Kerja, Ini Kronologi Lengkapnya

Buntut tiga dokter internship atau magang yang meninggal dunia dalam waktu berdekatan di lokasi berbeda. Kementerian Kesehatan (Kemenkes) angkat bicara terkait
Meski Gagal Comeback, Media Korea Puji Kehebatan Megawati Hangestri di Draft Pemain Asing V-League

Meski Gagal Comeback, Media Korea Puji Kehebatan Megawati Hangestri di Draft Pemain Asing V-League

Meski Megawati Hangestri dipastikan tak kembali ke V-League musim depan, media Korea tetap menyoroti kehebatan “Megatron” saat membahas draft pemain asing.
Seskab Bocorkan Keberhasilan Indonesia Raih Investasi Lebih Rp380 T di Jepang

Seskab Bocorkan Keberhasilan Indonesia Raih Investasi Lebih Rp380 T di Jepang

Sekretaris Kabinet (Seskab) Teddy Indra Wijaya menyatakan keberhasilan Indonesia meraih komitmen investasi lebih dari Rp380 triliun di Jepang. Keberhasilan ini
Demi Ketahanan Energi Nasional, Bahlil Pastikan Pemerintah Percepatan Blok Masela

Demi Ketahanan Energi Nasional, Bahlil Pastikan Pemerintah Percepatan Blok Masela

Menteri ESDM, Bahlil Lahadalia memastikan pemerintah mendorong percepatan pengembangan Proyek Strategis Nasional Blok Masela, Maluku. Bahkan Bahlil jelaskan,

Trending

Kalah karena Penalti, John Herdman Bilang Begini soal Permainan Timnas Indonesia vs Bulgaria

Kalah karena Penalti, John Herdman Bilang Begini soal Permainan Timnas Indonesia vs Bulgaria

Kekalahan perdana yang dialami John Herdman bersama Timnas Indonesia tidak serta-merta membuatnya pesimistis. Meski takluk 0-1 dari Timnas Bulgaria di Stadion -
Pengangkatan Hendarsam Marantoko sebagai Dirjen Imigrasi Momentum Tepat untuk Pembenahan

Pengangkatan Hendarsam Marantoko sebagai Dirjen Imigrasi Momentum Tepat untuk Pembenahan

Momentum pengangkatan Hendarsam Marantoko sebagai Direktur Jenderal Imigrasi dinilai sebagai langkah penting dalam upaya pembenahan sektor keimigrasian nasional.
Ihwal Pencalonan Ketua Umum KONI Papua Barat, Gubernur: Tidak Ada Titipan

Ihwal Pencalonan Ketua Umum KONI Papua Barat, Gubernur: Tidak Ada Titipan

Gubernur Papua Barat, Dominggus Mandacan jelaskan, tidak ada titipan atau intervensi dari pihak manapun dalam bursa pencalonan Ketua Umum KONI Papua Barat
Di Luar Dugaan Usai Kalah Tipis dari Bulgaria, John Herdman Blak-blakan soal Performa Menakjubkan Timnas Indonesia

Di Luar Dugaan Usai Kalah Tipis dari Bulgaria, John Herdman Blak-blakan soal Performa Menakjubkan Timnas Indonesia

Pelatih Timnas Indonesia, John Herdman, mengungkapkan kekecewaannya usai kekalahan tipis 0-1 dari Bulgaria dalam laga FIFA Series 2026. Dia bilang timnas Indonesia
VAR Buat Timnas Indonesia Kebobolan Lawan Bulgaria, Ini Penyebab Skuad Garuda Dapat Hukuman Penalti di Final FIFA Series 2026

VAR Buat Timnas Indonesia Kebobolan Lawan Bulgaria, Ini Penyebab Skuad Garuda Dapat Hukuman Penalti di Final FIFA Series 2026

Timnas Indonesia harus mengubur mimpi meraih gelar FIFA Series 2026 setelah kalah tipis dari Bulgaria. Kekalahan itu ditentukan lewat penalti kontroversial.
Reaksi Francis Ngannou Usai Israel Adesanya Tersungkur di UFC Seattle: Olahraga Ini Tak Selalu Adil

Reaksi Francis Ngannou Usai Israel Adesanya Tersungkur di UFC Seattle: Olahraga Ini Tak Selalu Adil

Mantan juara kelas berat UFC, Francis Ngannou, mengaku patah hati menyaksikan sahabatnya, Israel Adesanya, kalah TKO dari Joe Pyfer dalam UFC Fight Night 271.
Media Vietnam Tak Habis Pikir Kesalahan Fatal saat Timnas Indonesia Takluk dari Bulgaria

Media Vietnam Tak Habis Pikir Kesalahan Fatal saat Timnas Indonesia Takluk dari Bulgaria

Media Vietnam soroti kekalahan Timnas Indonesia 0-1 dari Bulgaria di final FIFA Series 2026, beberkan kesalahan penalti menjadi faktor fatal bagi skuad Garuda.
Selengkapnya

Viral