GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

ATVSI Komitmen Hadirkan Tayangan Televisi yang Lestarikan Nilai Pancasila

Wakil Ketua Umum Asosiasi Televisi Swasta Indonesia (ATVSI) Neil Tobing mengatakan, lembaga penyiaran berkomitmen hadirkan tayangan yang relevan untuk penonton.
Selasa, 24 Mei 2022 - 21:13 WIB
Waketum ATVSI, Neil Tobing (paling kanan) saat menjadi pembicara dalam Konferensi Penyiaran Indonesia di Yogyakarta (24/5/2022).
Sumber :
  • Tim tvOne - Andri Prasetyo

Sleman, DIY - Wakil Ketua Umum Asosiasi Televisi Swasta Indonesia (ATVSI) Neil Tobing mengatakan, lembaga penyiaran tetap berkomitmen menghadirkan tayangan yang relevan untuk penonton. Lembaga penyiaran di bawah naungan ATVSI juga akan tetap melestarikan nilai-nilai Pancasila di layar kaca.

"Lembaga penyiaran juga menjadi agen untuk memelihara dan melestarikan nilai-nilai Pancasila. Termasuk juga sebagai media mempersatukan bangsa," kata Neil pada seminar nasional dalam rangka Konferensi Penyiaran Indonesia di Hotel Royal Ambarukmo, Yogyakarta, Selasa (24/5/2022).

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Neil yang juga menjabat Direktur Viva Group menjelaskan, sampai saat ini pihaknya tetap tunduk dan patuh pada Undang-Undang Penyiaran Nomor 32 Tahun 2002. Bahkan sejak awal berdiri, lembaga penyiaran juga terus melakukan evaluasi agar setiap konten yang tayang di layar kaca dapat relevan di masyarakat dan tentunya menjunjung tinggi nilai-nilai Pancasila.

Sebagai contohnya, tayangan program olahraga di televisi yang menjunjung tinggi sportivitas. Kemudian tayangan program religi yang menyampaikan pesan-pesan damai kepada masyarakat.

"Itu merupakan salah satu dari nilai-nilai Pancasila yang diejawantahkan di kehidupan kita sehari-hari," terang Neil.

Sebagai produk peradaban, kata Neil, lembaga penyiaran juga siap melakukan revolusi, evolusi, dan transformasi digital. Utamanya pada era peradaban baru dan revolusi industri 4.0 seperti saat ini.

"Ke depan lembaga penyiaran akan terus berbenah dan meningkatkan kompetensinya agar tayangan yang muncul di layar kaca itu benar-benar dapat dinikmati, dapat menarik perhatian dari masyarakat. Tentunya dengan adanya berbagai perkembangan teknologi, layanan-layanan konten di layar kaca juga harus dapat dinikmati di berbagai platform," bebernya.

Konferensi Penyiaran Indonesia ini merupakan kegiatan yang diinisiasi Komisi Penyiaran Indonesia (KPI) bersama 12 perguruan tinggi di Indonesia. Ini merupakan konferensi ketiga setelah tahun 2019 digelar di Padang, Sumatera Barat dan 2021 di Makassar, Sulawesi Selatan.

Komisioner KPI Yuliandre Darwis menyebut, kegiatan ini sebagai wadah konsolidasi para praktisi akademisi, pemerintah, media, regulator dan masyarakat sipil. Mereka bergabung untuk duduk bersama membicarakan tentang bagaimana masa depan penyiaran di Indonesia.

"Tentu harapan kita masa depan itu bisa dibahas dituntaskan dengan duduk bersama di sini. Ini lah wadahnya, namanya konferensi penyiaran. Makanya kami berharap kolaborasi ini bukan hanya sebuah seremonial tapi benar-benar taktis dalam sebuah hal-hal kebijakan, itu poin-poinnya," kata Andre.

Anggota Komisi I DPR RI Sukamta berharap penyiaran bisa menjadi lembaga yang punya kesadaran dan tanggung jawab untuk ikut mendidik anak-anak Indonesia. Di sisi lain, para akademisi juga harus mengambil peran dengan membuat penelitian-penelitian yang kredibel untuk meningkatkan kualitas penyiaran.

"Kami berharap muncul penelitian-penelitian yang kredibel, yang terus mengkritisi kualitas penyiaran dan itu akan sangat membantu KPI karena suara kampus kami harapkan itu suara yang murni intelektual dan itu penting," ucap Sukamta.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Sementara Tenaga Ahli Utama Kantor Staf Presiden (KSP) Siti Ruhaini Dzuhayatin mendukung kolaborasi semua sektor ini dalam rangka meningkatkan kualitas penyiaran di Indonesia.

"Kami mendukung apa yang sekarang menjadi tanggung jawab dari KPI dan tentu saja dengan berkonsultasi dengan DPR kemudian juga berkolaborasi dengan industri penyiaran tentu pemerintah siap karena bagaimanapun tugas dan program prioritas dan juga program strategis dari pemerintah adalah menghadirkan negara di dalam memproteksi seluruh warga negara Indonesia," pungkas Siti. (Apo/Buz).

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Ini Kelemahan 3 Calon Lawan Timnas Indonesia FIFA Series 2026

Ini Kelemahan 3 Calon Lawan Timnas Indonesia FIFA Series 2026

Timnas Indonesia di bawah pelatih anyar John Herdman akan menjamu Bulgaria, Kepulauan Solomon, serta Saint Kitts dan Nevis. Secara teknis, masing-masing tim ...
Top 3 Timnas Indonesia: Kepincut Kualitas Jay Idzes, Keuntungan Winger Keturunan Solo Bela Garuda, Kekuatan Saint Kitts and Nevis

Top 3 Timnas Indonesia: Kepincut Kualitas Jay Idzes, Keuntungan Winger Keturunan Solo Bela Garuda, Kekuatan Saint Kitts and Nevis

Top 3 Timnas Indonesia 14 Februari 2026: bek Como berdarah Jakarta buka peluang bela Garuda, Ilias Alhaft kembali masuk radar naturalisasi, dan analisis kekuatan Saint Kitts and Nevis jelang FIFA Series.
Fix, Ini 3 Asisten Pelatih Lokal Timnas Indonesia yang Dampingi John Herdman

Fix, Ini 3 Asisten Pelatih Lokal Timnas Indonesia yang Dampingi John Herdman

Nova Arianto disebut menjadi satu dari tiga pelatih lokal yang dipercaya mendampingi John Herdman di Timnas Indonesia. Saat ini, sudah ada tiga nama yang resmi
Terungkap, Alasan Utama Polda Sulawesi Selatan Cabut Status Tersangka Eks Calon Wali Kota Palopo Putri Dakka

Terungkap, Alasan Utama Polda Sulawesi Selatan Cabut Status Tersangka Eks Calon Wali Kota Palopo Putri Dakka

Terungkap, alasan utama Ditreskrimum Polda Sulawesi Selatan cabut status tersangka eks calon Wali Kota Palopo, Putriana Hamda Dakka alias Putri Dakka terkait
Ramalan Zodiak 14 Februari 2026: Aries, Taurus, Gemini, Cancer, Leo, hingga Virgo

Ramalan Zodiak 14 Februari 2026: Aries, Taurus, Gemini, Cancer, Leo, hingga Virgo

Simak ramalan zodiak 14 Februari 2026 untuk Aries, Taurus, Gemini, Cancer, Leo, dan Virgo. Prediksi lengkap soal cinta, karier, dan keuangan di Hari Valentine.
Negara Dirugikan Rp285 T, Riva Siahaan Dituntut 14 Tahun Penjara di Kasus Korupsi Minyak Mentah

Negara Dirugikan Rp285 T, Riva Siahaan Dituntut 14 Tahun Penjara di Kasus Korupsi Minyak Mentah

JPU dari Kejaksaan Agung, Feraldy Abraham Harahap mengatakan, Direktur Utama PT Pertamina Patra Niaga tahun 2023, Riva Siahaan, dituntut 14 tahun penjara,

Trending

Terungkap, Alasan Utama Polda Sulawesi Selatan Cabut Status Tersangka Eks Calon Wali Kota Palopo Putri Dakka

Terungkap, Alasan Utama Polda Sulawesi Selatan Cabut Status Tersangka Eks Calon Wali Kota Palopo Putri Dakka

Terungkap, alasan utama Ditreskrimum Polda Sulawesi Selatan cabut status tersangka eks calon Wali Kota Palopo, Putriana Hamda Dakka alias Putri Dakka terkait
Negara Dirugikan Rp285 T, Riva Siahaan Dituntut 14 Tahun Penjara di Kasus Korupsi Minyak Mentah

Negara Dirugikan Rp285 T, Riva Siahaan Dituntut 14 Tahun Penjara di Kasus Korupsi Minyak Mentah

JPU dari Kejaksaan Agung, Feraldy Abraham Harahap mengatakan, Direktur Utama PT Pertamina Patra Niaga tahun 2023, Riva Siahaan, dituntut 14 tahun penjara,
Perkuat Kemenagan Pemilu 2029, Bahlil Kukuhkan Akademi Partai Golkar

Perkuat Kemenagan Pemilu 2029, Bahlil Kukuhkan Akademi Partai Golkar

Ketua Umum DPP Partai Golkar, Bahlil Lahadalia menghadiri acara Pengukuhan Akademi Partai Golkar dan Sarasehan Perkaderan di Kantor DPP Partai Golkar, Jakarta
Ramalan Zodiak 14 Februari 2026: Aries, Taurus, Gemini, Cancer, Leo, hingga Virgo

Ramalan Zodiak 14 Februari 2026: Aries, Taurus, Gemini, Cancer, Leo, hingga Virgo

Simak ramalan zodiak 14 Februari 2026 untuk Aries, Taurus, Gemini, Cancer, Leo, dan Virgo. Prediksi lengkap soal cinta, karier, dan keuangan di Hari Valentine.
Punya Darah Jakarta, Gelandang Madura United Jordy Wehrmann Siap Dinaturalisasi, Ingin Bela Timnas Indonesia

Punya Darah Jakarta, Gelandang Madura United Jordy Wehrmann Siap Dinaturalisasi, Ingin Bela Timnas Indonesia

Madura United menyambut positif rencana naturalisasi gelandangnya Jordy Wehrmann. Pelatih Madura United Carlos Parreira mengaku menantikan proses tersebut dan -
Roy Suryo Cs Minta Kasus Tuduhan Ijazah Jokowi Dihentikan, Sebut Dapat "Ilham" dari Eks Wakapolri dan Eks Ketua PP Muhammadiyah

Roy Suryo Cs Minta Kasus Tuduhan Ijazah Jokowi Dihentikan, Sebut Dapat "Ilham" dari Eks Wakapolri dan Eks Ketua PP Muhammadiyah

Roy Suryo Cs meminta kasus tuduhan ijazah Jokowi dihentikan usai mendapatkan masukan dari eks Wakapolri Komjen Pol (Purn) Oegroseno dan mantan Ketua PP Muhammadiyah Din Syamsuddin.
Kepincut Kualitas Jay Idzes, Bek Como Berdarah Jakarta Ini Siap Buka Pintu Bela Timnas Indonesia

Kepincut Kualitas Jay Idzes, Bek Como Berdarah Jakarta Ini Siap Buka Pintu Bela Timnas Indonesia

Timnas Indonesia kembali dikaitkan dengan satu nama potensial dari Eropa, yakni Lyfe Oldenstam, bek Como Primavera (U-19) yang punya garis keturunan Indonesia.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT