Bikin Marah Dedi Mulyadi, Pegawai Pramusaji Kantor Dinas Gubernur Ini Diminta Keluar dari Pekerjaannya
- Tangkapan Layar YouTube Kang Dedi Mulyadi
Jakarta, tvOnenews.com - Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi alias KDM tak segan meminta pegawainya keluar dari pekerjaannya di momen Lebaran 2026.
Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi kecewa kepada pegawai pramusaji di kantor dinas gubernur Gedung Pakuan Kota Bandung sampai meminta sang pegawai keluar dari pekerjaannya.
Suasana menegangkan terjadi di Kantor Dinas Gubernur Jawa Barat Gedung Pakuan sebelum Shalat Idul Fitri 1447 H, digelar pada Sabtu (21/3/2026).
Awalnya sebelum berangkat shalat Idul Fitri Kang Dedi Mulyadi alias KDM menyapa sejumlah pegawai, seperti sekuriti dan tukang sapu di kantor dinasnya.
- Tangkapan Layar YouTube Kang Dedi Mulyadi
Tidak hanya menyapa, KDM juga membagikan uang atau salam tempel bagi pegawai yang tetap bertugas di hari Lebaran 2026.
Ada banyak pegawai yang terpaksa tidak berkumpul dengan keluarganya karena harus tetap bertugas di kantor dinas gubernur tersebut.
Mulai dari sekuriti hingga para tukang bersih-bersih. Mereka dipanggil lalu diberi salam tempel pecahan Rp100.000 oleh KDM.
Namun suasana penuh empati itu berubah menjadi sedikit tegang, ketika KDM menegur pegawai pramusaji yang ikut menghampirinya demi mendapat salam tempel.
Dedi Mulyadi langsung menunjukkan emosinya, dan memberikan teguran kepada pegawai pramusaji tersebut.
"Ke kabiasaan siga nu teu meunang gaji wae (nanti kebiasaan kayak enggak dapat gaji saja). Jadi kan ini ditanya, (lalu) dikasih, jangan punya kebiasaan begitu, enggak boleh kamu pegawai," katanya menegur sang pegawai.
Lebih lanjut Dedi memberikan teguran menohok kepada sang pegawai.
"Kan lain jelema sangsara (kan bukan orang susah) punya gaji kan? enggak boleh begitu. Jadi kalau orang memberi nunggu aja, jangan nyamperin. Kamu bukan orang miskin kan?" sindirnya.
"Punya gaji kan? punya THR kan? enggak boleh begitu. Ini Gedung Pakuan enggak boleh punya jiwa miskin," tambahnya.
Sang pegawai pramusaji langsung meminta maaf kepada Dedi Mulyadi.
"Iya Pak, maaf Pak! Siap Pak!," jawab sang pegawai Pramusaji.
Meski begitu, KDM tetap memberi salam tempel kepada pegawai pramusaji tersebut sambil menasehatinya.
Load more