Berita Foto: Gudang Beras Cipinang Sepi Jelang Idulfitri 1447 H, Operasional Berhenti Sementara
- tvOnenews.com/Julio Trisaputra
Jakarta, tvOnenews.com - Suasana di Gudang Beras Cipinang, Jakarta Timur tampak lengang menjelang Hari Raya Idulfitri 1447 Hijriah, Jumat (20/3/2026). Aktivitas di kawasan Pasar Induk Beras Cipinang yang biasanya ramai dengan kegiatan bongkar muat dan distribusi beras, kini nyaris tidak terlihat.
Pantauan di lokasi menunjukkan tidak adanya aktivitas pekerja maupun kendaraan logistik yang beroperasi. Lebih dari sepuluh truk pengangkut beras terlihat terparkir rapi di depan gedung gudang, dengan sebagian besar ditutupi terpal atau tenda.
- tvOnenews.com/Julio Trisaputra
Nasrullah, salah satu pekerja di gudang tersebut, mengatakan bahwa operasional telah dihentikan sementara sejak 18 Maret 2026. Menurutnya, kondisi ini disebabkan oleh banyaknya pekerja yang mudik ke kampung halaman untuk merayakan Idul Fitri bersama keluarga.
- tvOnenews.com/Julio Trisaputra
“Sudah tutup sejak tanggal 18, karena sebagian besar pekerja mudik,” ujar Nasrullah saat ditemui di lokasi.
- tvOnenews.com/Julio Trisaputra
Ia menjelaskan, fenomena ini merupakan hal yang biasa terjadi setiap menjelang Lebaran. Aktivitas di gudang beras Cipinang cenderung menurun drastis bahkan berhenti sementara akibat berkurangnya tenaga kerja, terutama di sektor bongkar muat dan distribusi.
Meski aktivitas berhenti, stok beras di dalam gudang disebut tetap dalam kondisi aman. Penghentian operasional telah diperhitungkan sebelumnya sehingga tidak mengganggu ketersediaan pasokan beras di pasaran.
- tvOnenews.com/Julio Trisaputra
Nasrullah menambahkan, operasional gudang diperkirakan akan kembali normal setelah masa libur Lebaran berakhir. “Kemungkinan mulai beroperasi lagi sekitar tanggal 1 April 2026,” katanya.
Menjelang Hari Raya Idul Fitri, tradisi mudik memang memberikan dampak pada berbagai sektor, termasuk distribusi logistik. Namun demikian, pengelola gudang dan pihak terkait umumnya telah melakukan antisipasi guna menjaga stabilitas pasokan bahan pokok, khususnya beras, agar tetap tersedia bagi masyarakat.(jts/raa)
Load more