News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Cegah Dehidrasi Selama Perjalanan, Dokter Bagikan Panduan Mudik Fit

Memasuki musim kemarau, para pemudik yang tengah melakukan perjalanan pulang kampung diingatkan untuk ekstra waspada terhadap kecukupan cairan tubuh. 
Kamis, 19 Maret 2026 - 11:02 WIB
Para pemudik sedang menunggu keberangkatan kereta di Stasiun Gambir, Jakarta Pusat, Rabu (18/3).
Sumber :
  • Antara

Jakarta, tvOnenews.com - Memasuki musim kemarau, para pemudik yang tengah melakukan perjalanan pulang kampung diingatkan untuk ekstra waspada terhadap kecukupan cairan tubuh. 

Imbauan ini disampaikan oleh dr. Radhiya Dhifanjanu dari Puskesmas Kecamatan Sawah Besar, Jakarta Pusat, guna mengantisipasi dampak cuaca panas yang ekstrem.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Dr. Radhiya menekankan bahwa kondisi fisik yang prima adalah modal utama dalam melakukan perjalanan jauh. Menurutnya, meskipun sedang menjalankan ibadah puasa, pola minum setelah berbuka harus tetap diperhatikan untuk menjaga hidrasi.

"Untuk pemudik, sebaiknya cek kesehatan dulu dan pastikan tubuh dalam kondisi fit. Selain itu jaga hidrasi. Meskipun sedang puasa, setelah berbuka tetap harus minum yang cukup untuk mencegah dehidrasi, apalagi sekarang cuaca sedang panas, jadi ada risiko seperti heat stroke (peningkatan suhu tubuh drastis)," papar Radhiya saat memberikan keterangan di Stasiun Gambir, Jakarta Pusat, Rabu (18/3).

Selain masalah hidrasi, ia juga menyarankan para pemudik, terutama yang menggunakan kendaraan pribadi, untuk mengatur waktu istirahat dengan baik dan menghindari begadang sebelum keberangkatan. 

Bagi mereka yang memiliki kondisi kesehatan khusus, persiapan obat-obatan tidak boleh terlupakan.

"Bagi yang punya riwayat penyakit konsis dan rutin minum obat, pastikan membawa obatnya ke kampung," tambahnya.

Guna mendukung kesehatan para pemudik, Stasiun Gambir menyediakan layanan Posko Cek Kesehatan Gratis (CKG) yang berlokasi di area pintu utara atau pintu kedatangan. 

Layanan ini mencakup pemeriksaan tekanan darah, kadar gula darah, hingga skrining singkat untuk kesehatan mata dan gigi.

Radhiya menjelaskan bahwa posko ini bertujuan memberikan pemahaman kesehatan awal bagi masyarakat. 

"Di sini kita lebih ke edukasi. Kita berikan obat yang tersedia, lalu edukasi untuk tata laksana lanjutan. Misal, ditanya apakah punya BPJS atau tidak, BPJS-nya di daerah mana, lalu disarankan ke puskesmas terdekat untuk pengobatan lanjutan," terangnya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Masyarakat yang ingin memeriksakan diri cukup mendaftar dengan menyertakan NIK dan alamat. 

Setelah pendataan identitas, petugas akan melakukan pengukuran berat badan, tinggi badan, lingkar perut, hingga pemeriksaan medis dasar.

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Pembahasan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Kampung Cerdas di DPRD Kota Surabaya terus berlanjut. Panitia Khusus (Pansus) kini memfokuskan pada tahap konsolidasi dan sinkronisasi dengan program yang telah berjalan di lingkungan Pemerintah Kota.
Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung meminta seluruh aduan warga melalui aplikasi JAKI harus ditanggapi serius dan tidak dimanipulasi dengan foto Artificial Intelligence (AI).
Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Namun, tidak semua AC mampu memberikan dampak positif bagi kesehatan. Pemilihan yang kurang tepat justru bisa memperburuk kondisi, seperti udara terlalu kering atau sirkulas

Trending

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi menginstruksikan Inspektorat serta Badan Kepegawaian Daerah (BKD) untuk mengusut tuntas penyebab mandeknya implementasi kebijakan baru.
Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Seorang pemain Timnas kembali menjadi warga negara Belanda setelah terseret konflik paspor di Eredvisie. Penyerang Heerenveen itu akan kembali bermain pekan ini
Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain naturalisasi timnas berbondong-bondong kembali jadi Warga Negara Belanda setelah kasus paspor meledak di Liga Belanda dalam beberapa pekan terakhir.
Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Gubernur Dedi Mulyadi menjelaskan, bahwa saat ini dirinya sedang menggodok program kredit angkot listrik yang bisa diikuti oleh para sopir angkot di Jawa Barat.
Selengkapnya

Viral