News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Motif Suami Habisi Nyawa Istri Siri di Depok, Ternyata Kesal Ditolak Hubungan Badan

Polisi beberkan motif di balik kasus pembunuhan wanita berinisial DH (56) yang jasadnya ditemukan tinggal tulang di kawasan Meruyung, Limo, Kota Depok.
Kamis, 12 Maret 2026 - 13:00 WIB
Berita Foto: Polisi Bongkar Kasus Pembunuhan dan Perampokan di Depok serta Pondok Gede
Sumber :
  • tvOnenews.com/Julio Trisaputra

Jakarta tvOnenews.com - Polisi beberkan motif di balik kasus pembunuhan wanita berinisial DH (56) yang jasadnya ditemukan tinggal tulang di kawasan Meruyung, Limo, Kota Depok.

Korban ternyata sempat meminta cerai dari suami sirinya, Ahmad Rony Hasiholan (44), sebelum akhirnya tewas dibunuh. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya menyebut, konflik rumah tangga antara korban dan pelaku terjadi sebelum peristiwa pembunuhan tersebut.

“Kemudian bagaimana hubungan antara tersangka dengan korban? Korban dengan tersangka sudah melakukan perkawinan siri. Dan saat kejadian, itu korban dan tersangka sedang kondisi bertengkar, dan korban meminta untuk diceraikan,” kata Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya, Kombes Iman Imanuddin kepada wartawan, Rabu (11/3/2026).

Namun, permintaan cerai itu ditolak oleh pelaku. Penolakan tersebut kemudian memicu pertengkaran di antara keduanya.

“Kemudian tersangka tidak mau menceraikan dirinya dari tersangka. Namun tersangka tidak mau atau keberatan,” katanya.

Iman menjelaskan, sebelum pembunuhan terjadi, tersangka juga sempat meminta kewajiban suami istri kepada korban. 

Permintaan itu ditolak sehingga membuat pelaku emosi dan kehilangan kendali hingga melakukan kekerasan terhadap korban.

“Nah, saat sesaat sebelum kejadian pembunuhan tersebut, tersangka sempat meminta kewajiban suami istri kepada korban. Namun ditolak sehingga tersangka meluap emosinya dan di luar kendali melakukan pembunuhan tersebut,” tuturnya.

Sebelumnya diberitakan, misteri penemuan jasad perempuan berinisial DH (65) yang ditemukan tinggal tulang di rumahnya di kawasan Meruyung, Limo, Depok, akhirnya terkuak. 

Polisi kini telah menangkap pelaku yang diduga menghabisi nyawa korban.

Pelaku diketahui merupakan suami siri korban, pria berinisial ARH (44). Dia diamankan tim Subdirektorat 3 Reserse Mobile Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya di wilayah Bekasi. Hal itu diungkap Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Polda Metro Jaya, Komisaris Besar Polisi Budi Hermanto.

"Diamankan pada Minggu, 8 Maret 2026, sekitar pukul 15.30 WIB, di wilayah Jatimulya, Tambun Selatan, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat," katanya, Senin, 9 Maret 2026.

Untuk diketahui, penemuan jasad wanita dalam kondisi tinggal tulang membuat geger warga Meruyung, Limo, Kota Depok. Korban berinisial DH (56) ditemukan di dalam rumahnya di Jalan Damai Raya Nomor 51 RT 5/RW 11.

Penemuan mengerikan itu bermula ketika dua saksi berinisial R dan L datang ke rumah korban untuk membersihkannya. Kapolsek Cinere, Komisaris Polisi Chairul Saleh mengatakan, kedua saksi diketahui merupakan pasangan kekasih.

"Saksi R dan saksi L datang ke rumah korban dalam rangka pagi harinya berencana membersihkan rumah korban," katanya, Minggu, 8 Maret 2026.

R dan L datang ke rumah tersebut pada Jumat malam, 6 Maret 2026 sekitar pukul 23.00 WIB. Mereka bahkan sempat bermalam di ruang tengah rumah sebelum mulai membersihkan bagian dalam rumah keesokan harinya.

Menurut polisi, kedatangan mereka bukan yang pertama. Sebelumnya pada Februari 2026, mereka juga sempat mendatangi rumah korban setelah mendapat informasi dari seorang kerabat korban berinisial T.

"Sehingga rumah korban dalam keadaan kosong. Atas adanya informasi tersebut kemudian saksi L berencana untuk datang ke rumah korban untuk bersih-bersih," tutur Chairul.

Saat pertama kali datang pada Februari lalu, L datang bersama ibunya dan ditemani sang kekasih, R. Saat tiba di lokasi, mereka mendapati pintu pagar rumah dalam keadaan terkunci gembok dari luar.

"Sehingga karena saksi L tidak memiliki kunci kemudian saksi dibantu R membuka paksa gembok tersebut. Setelah gembok berhasil dibuka, kemudian saksi L dan R masuk menuju ke pintu rumah dan ternyata pintu rumah tidak terkunci," ujar dia.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Ketika masuk ke dalam rumah, kondisi ruangan terlihat berantakan. Bahkan saksi sempat melihat tumpukan pakaian yang berserakan di dalam kamar.

"Pada saat itu saksi-saksi tidak menaruh curiga apapun dikarenakan saksi-saksi tidak mencium bau aneh apapun dari dalam kamar tersebut," kata Chairul. (Foe Peace Simbolon)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Media Vietnam Sebut Pemain Timnas Indonesia Ini Jadi Biang Kerok Potensi Kekacauan di Liga Belanda, Kok Bisa?

Media Vietnam Sebut Pemain Timnas Indonesia Ini Jadi Biang Kerok Potensi Kekacauan di Liga Belanda, Kok Bisa?

Media Vietnam menyoroti polemik yang melibatkan Dean James, yang disebut berpotensi memicu kekacauan di Eredivisie akibat sengketa status kelayakan bermain.
Hanya Andalkan Marselino Ferdinan? Media Vietnam Ragukan Kekuatan Timnas Indonesia

Hanya Andalkan Marselino Ferdinan? Media Vietnam Ragukan Kekuatan Timnas Indonesia

Media Vietnam menyoroti skuad Timnas Indonesia jelang Piala ASEAN 2026, dengan perhatian utama tertuju pada Marselino Ferdinan sebagai satu-satunya pemain yang.
Bareskrim Polri Bongkar Gudang Praktik Penyuntikan LPG Subsidi di Klaten

Bareskrim Polri Bongkar Gudang Praktik Penyuntikan LPG Subsidi di Klaten

Bareskrim Polri membongkar kasus penyalahgunaan gas LPG subsidi di wilayah Kabupaten Klaten, Jawa Tengah, pada Sabtu (2/5/2026). Dalam hal ini, dua orang pelaku berhasil diamankan.
Imigrasi Soetta Cegah Keberangkatan 42 Jemaah Ilegal Sejak Awal Musim Haji 2026

Imigrasi Soetta Cegah Keberangkatan 42 Jemaah Ilegal Sejak Awal Musim Haji 2026

Kantor Imigrasi Bandara Soekarno Hatta (Soetta) mencatat sebanyak 42 calon jemaah haji non prosedural telah dicegah keberangkatannya ke Tanah Suci sejak awal masa haji 2026.
Kasus Anak Diduga Dicekoki Miras Hingga Dilecehkan di Tangerang, Pelaku Utama Masih Buron

Kasus Anak Diduga Dicekoki Miras Hingga Dilecehkan di Tangerang, Pelaku Utama Masih Buron

Polres Metro Tangerang Kota meningkatkan kasus anak wanita yang diduga dicekoki miras hingga dilecehkan oleh gerombolan pria, di wilayah Cipondoh, Kota Tangerang, dari penyelidikan ke penyidikan.
Ada Aksi May Day Internasional 2026 di Monas, Polisi Minta Masyarakat Tak Ikuti Arahan Jukir Liar

Ada Aksi May Day Internasional 2026 di Monas, Polisi Minta Masyarakat Tak Ikuti Arahan Jukir Liar

Direktur Lalu Lintas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Komarudin meminta kepada para massa aksi May Day Internasional 2026, untuk tidak mengikuti arahan juru parkir liar.

Trending

Kapolda Metro Jaya Ungkap 7 Orang Masih Terjepit Dampak Kecelakaan Kereta Tabrak KRL di Bekasi Timur

Kapolda Metro Jaya Ungkap 7 Orang Masih Terjepit Dampak Kecelakaan Kereta Tabrak KRL di Bekasi Timur

Kapolda Metro Jaya, Irjen Asep Edi Suheri meninjau langsung lokasi kejadian kecelakaan KA Argo Bromo Anggrek dengan KRL di Stasiun Bekasi Timur, Senin (27/4).
Tren Wedding 2026: Gen Z Tinggalkan Konsep Template, Pernikahan Elegan Jadi Pilihan Favorit?

Tren Wedding 2026: Gen Z Tinggalkan Konsep Template, Pernikahan Elegan Jadi Pilihan Favorit?

Apakah tren wedding 2026 masih didominasi konsep mewah yang megah, atau justru bergeser ke arah yang lebih sederhana namun elegan? Perubahan ini tidak lepas dari cara pandang
Update Kereta Tabrak KRL di Bekasi Timur: 4 Meninggal Dunia dan 38 Dibawa ke RS

Update Kereta Tabrak KRL di Bekasi Timur: 4 Meninggal Dunia dan 38 Dibawa ke RS

PT KAI (Persero) memastikan 240 penumpang Kereta Api (KA) Argo Bromo Anggrek berhasil dievakusi dalam kondisi selamat.
Dilirik Klub Polandia, Dony Tri Pamungkas Fokus Bawa Persija Juara

Dilirik Klub Polandia, Dony Tri Pamungkas Fokus Bawa Persija Juara

Kabar tersebut bahkan keluar jelang selesainya musim kompetisi 2025-2026, di mana menjadi salah satu musim terbaik Dony Tri Pamungkas bersama Persija Jakarta. 
Kondisi RSUD Kota Bekasi Membludak, IGD Padat dan Puluhan Korban Kecelakaan KRL dan KA Jarak Jauh Terus Berdatangan

Kondisi RSUD Kota Bekasi Membludak, IGD Padat dan Puluhan Korban Kecelakaan KRL dan KA Jarak Jauh Terus Berdatangan

​​​​​​​RSUD Kota Bekasi membludak usai tabrakan KRL dan KA Jarak Jauh di Stasiun Bekasi Timur. IGD padat, puluhan korban luka terus berdatangan dan dirawat intensif.
Pantas Beckham Putra Tak Dipanggil John Herdman ke TC Timnas Indonesia, Bung Ropan Ungkit Kejadian di FIFA Series

Pantas Beckham Putra Tak Dipanggil John Herdman ke TC Timnas Indonesia, Bung Ropan Ungkit Kejadian di FIFA Series

Bung Ropan bahas soal alasan Beckham Putra tak dipanggil John Herdman ke TC Timnas Indonesia. Ternyata ada alasan khusus mengapa John Herdman panggil pemain.
Bak Ditampar, Dedi Mulyadi Ucapkan Terima Kasih kepada Bobotoh, Jaga Profesionalisme Sepak Bola Tanpa Cawe-cawe Politik

Bak Ditampar, Dedi Mulyadi Ucapkan Terima Kasih kepada Bobotoh, Jaga Profesionalisme Sepak Bola Tanpa Cawe-cawe Politik

Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi merespons spanduk Bobotoh "Shut Up KDM" di Tribun Utara Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA) saat laga Persib vs Arema FC.
Selengkapnya

Viral