News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Sudah Salah Malah Galak! Viral Pemotor di Jakarta Selatan Ngamuk Bawa Batu Usai Ditegur Lawan Arah

Pemotor viral usai ancam pria menggunakan batu hingga kayu, diduga tak terima ditegur saat lawan arah di Jalan Margasatwa Raya, Jakarta Selatan, Kamis (5/3).
Sabtu, 7 Maret 2026 - 14:55 WIB
Pembonceng motor viral usai mengancam pria menggunakan batu hingga kayu, diduga akibat tidak terima ditegur saat melintas lawan arah di sekitar Pasar Pondok Labu, Jalan Margasatwa Raya, Jakarta Selatan, Kamis (5/3).
Sumber :
  • Instagram @jakarta.terkini

Jakarta, tvOnenews.com - Pembonceng motor viral di media sosial usai mengancam pria menggunakan batu hingga kayu, diduga akibat tidak terima ditegur saat melintas lawan arah di sekitar Pasar Pondok Labu, Jalan Margasatwa Raya, Jakarta Selatan, Kamis (5/3).

Peristiwa ini diunggah dalam akun Instagram @jakarta.terkini, dengan keterangan “Tegur pemotor lawan arah, pria ini justru dapat ancaman menggunakan batu dan kayu di Pasar Pondok Labu”.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Terlihat dalam unggahan video, pria tersebut menggunakan jas hujan berwarna biru dan helm berwarna hitam. Di tangannya tampak membawa batu yang sesekali diarahkan ke perekam video.

“Bawa batu tuh pak, liat tuh pak, bawa batu tuh. Pak ini lawan arah pak, bawa batu bawa kayu nih pak. Dia ngancam,” kata perekam video.

Kemudian, tak lama setelahnya, pria tersebut langsung kembali naik ke atas motor dan pengemudi yang menggunakan jas hujan berwarna merah langsung menancap gas melanjutkan perjalanan.

Terkait hal ini, Kapolsek Cilandak, Kompol Gusprihatin Zen mengatakan, korban belum membuat laporan ke pihak kepolisian. Namun, pihaknya akan menindaklanjuti peristiwa yang terjadi.

“Korban belum lapor. Makanya nanti kita tindak lanjuti,” kata Zen, kepada wartawan, Sabtu (7/3/2026).

Sementara itu, Zen menerangkan, saat ini tim juga telah dikerahkan untuk melakukan pengecekan tempat kejadian perkara (TKP). 

“Udah kita lakukan ke sana cek TKP. Memang ada kejadian lawan arah itu,” ujar Zen.

Kemudian, Zen mengungkapkan, hingga saat ini tim masih bekerja untuk melakukan penyelidikan, termasuk mencari saksi yang melihat kejadian tersebut.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“Sudah kita cek TKP, lagi mencari saksi-saksi. Yang betul-betul ngeliat, karena kan seketika kejadiannya itu kan. Namanya pengendara kan berarti antara orang ketemu di jalan, bukan warga situ asli,” ujar Zen.

Atas peristiwa ini, Zen menghimbau kepada masyarakat apabila melihat hal gangguan Kamtibmas untuk dapat menghubungi call center 110. (ars/dpi)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Pembahasan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Kampung Cerdas di DPRD Kota Surabaya terus berlanjut. Panitia Khusus (Pansus) kini memfokuskan pada tahap konsolidasi dan sinkronisasi dengan program yang telah berjalan di lingkungan Pemerintah Kota.
Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung meminta seluruh aduan warga melalui aplikasi JAKI harus ditanggapi serius dan tidak dimanipulasi dengan foto Artificial Intelligence (AI).
Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Namun, tidak semua AC mampu memberikan dampak positif bagi kesehatan. Pemilihan yang kurang tepat justru bisa memperburuk kondisi, seperti udara terlalu kering atau sirkulas

Trending

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi menginstruksikan Inspektorat serta Badan Kepegawaian Daerah (BKD) untuk mengusut tuntas penyebab mandeknya implementasi kebijakan baru.
Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Seorang pemain Timnas kembali menjadi warga negara Belanda setelah terseret konflik paspor di Eredvisie. Penyerang Heerenveen itu akan kembali bermain pekan ini
Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain naturalisasi timnas berbondong-bondong kembali jadi Warga Negara Belanda setelah kasus paspor meledak di Liga Belanda dalam beberapa pekan terakhir.
Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Gubernur Dedi Mulyadi menjelaskan, bahwa saat ini dirinya sedang menggodok program kredit angkot listrik yang bisa diikuti oleh para sopir angkot di Jawa Barat.
Selengkapnya

Viral