Mangkir Pemeriksaan Malah Live TikTok, Richard Lee Akhirnya Ditahan Polda Metro Jaya
- Antara
-
23 Februari 2026
-
5 Maret 2026
Kedua ketidakhadiran tersebut disebut terjadi tanpa alasan yang jelas.
Akumulasi dari ketidakhadiran pemeriksaan tambahan serta mangkir wajib lapor inilah yang akhirnya membuat penyidik memutuskan untuk melakukan penahanan.
Langkah ini diambil agar proses penyidikan dapat berjalan lebih efektif dan memastikan tersangka tetap berada dalam pengawasan aparat penegak hukum.
Sempat Ajukan Praperadilan
Sebelum penahanan terjadi, Richard Lee sebenarnya telah menempuh langkah hukum dengan mengajukan praperadilan atas penetapannya sebagai tersangka.
Gugatan tersebut diajukan ke Pengadilan Negeri Jakarta Selatan dengan tujuan membatalkan status tersangkanya.
Namun hakim tunggal Esthar Oktavi memutuskan untuk menolak permohonan praperadilan tersebut.
Dalam putusannya, hakim menyatakan bahwa permohonan yang diajukan tidak dapat dikabulkan dan perkara tetap dilanjutkan sesuai proses hukum yang berlaku.
Putusan ini sekaligus memperkuat posisi penyidik dalam melanjutkan penyidikan terhadap kasus yang menjerat Richard Lee.
Pemeriksaan Kesehatan Sebelum Ditahan
Sebelum resmi ditahan, Richard Lee juga menjalani prosedur pemeriksaan kesehatan oleh tim medis dari Bidang Kedokteran dan Kesehatan (Biddokes) Polda Metro Jaya.
Pemeriksaan tersebut meliputi beberapa aspek, antara lain:
-
pengecekan tekanan darah
-
pemeriksaan saturasi oksigen
-
pemeriksaan suhu tubuh
Hasil pemeriksaan menunjukkan kondisi Richard Lee dalam keadaan normal dan dinyatakan mampu menjalani aktivitas.
Setelah dinyatakan layak secara medis, penyidik kemudian melanjutkan proses penahanan sesuai prosedur hukum yang berlaku.
Kasus Perlindungan Konsumen yang Menjerat Richard Lee
Kasus ini berkaitan dengan dugaan pelanggaran perlindungan konsumen yang terkait dengan produk dan layanan kecantikan yang dipromosikan atau digunakan oleh Richard Lee.
Perkara tersebut dilaporkan oleh pihak yang dikenal sebagai Doktif, yang kemudian memicu penyelidikan oleh kepolisian.
Meski proses hukum masih berjalan, penahanan terhadap Richard Lee menunjukkan bahwa penyidik menilai terdapat alasan yang cukup untuk menahan tersangka selama proses penyidikan berlangsung.
Kasus ini pun menjadi perhatian publik karena melibatkan figur publik yang memiliki pengaruh besar di media sosial. Selain aspek hukum, kasus ini juga menimbulkan diskusi mengenai tanggung jawab influencer dalam aktivitas bisnis dan promosi produk di ranah digital.
Load more