Bakal Tertibkan Terminal Bayangan di Jakarta, Gubernur Pramono Minta Warga yang Mudik Berangkat dari Terminal Resmi
- tvOnenews.com/Syifa Aulia
Jakarta, tvOnenews.com - Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung mengimbau kepada seluruh masyarakat yang ingin mudik Lebaran untuk menggunakan terminal resmi yang disediakan pemerintah.
Hal itu menanggapi pertanyaan wartawan terkait adanya keluhan bahwa terminal resmi pemerintah lebih sepi dibandingkan terminal bayangan.
“Kami meminta semuanya menggunakan terminal secara resmi termasuk nanti yang akan mudik,” ujar Pramono di Pecinan Glodok, Jakarta Barat, Selasa (3/3/2026).
Terkait adanya keluhan tersebut, Pramono menegaskan Pemprov DKI akan melakukan penertiban terhadap terminal-terminal bayangan.
“Sedangkan yang untuk terminal-terminal bayangan yang lebih ramai, maka itu adalah hal yang akan kami tertibkan,” tuturnya.
Dia menuturkan, Pemprov DKI juga akan menggunakan terminal resmi untuk memberangkatkan warga Jakarta dalam program mudik gratis nanti.
“Kami akan menggunakan transportasi ataupun terminal yang resmi, kecuali yang mendapatkan persetujuan atau izin dari Pemerintah DKI Jakarta seperti Monas begitu, itu bisa digunakan,” ujar Pramono.
Minta Warga yang Mudik Lapor RT/RW
Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan menerbitkan surat edaran terkait pengamanan lingkungan selama periode mudik Lebaran.
Hal ini disampaikan Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung usai menghadiri acara buka bersama Dinas Pendidikan (Disdik) DKI Jakarta di Kantor Disdik Jakarta, Jakarta Selatan, Kamis (26/2/2026).
Pramono mengatakan surat edaran tersebut nantinya akan ditandatangani oleh Sekretaris Daerah (Sekda) dan ditujukan kepada warga yang hendak mudik agar melapor terlebih dahulu kepada pengurus lingkungan setempat.
“Jadi, kami akan membuat surat edaran yang akan ditandatangani oleh Sekda, meminta kepada warga yang mudik melaporkan terlebih dahulu, apakah kepada RT, RW, atau Kelurahan setempat yang mau mudik,” kata Pramono.
Selain imbauan pelaporan, Pemprov DKI juga akan menggalakkan kembali sistem keamanan lingkungan (Siskamling) untuk menjaga keamanan dan ketertiban wilayah yang ditinggal pemudik.
“Yang kedua, untuk menjaga keamanan sekaligus menjaga lingkungan, maka nanti Siskamling ketika saat mudik akan kami galakkan kembali,” katanya.
Lebih lanjut, Pramono mengatakan warga sudah dapat melakukan pelaporan mudik mulai sekarang. Dia mempersilakan masyarakat yang akan mudik untuk segera melapor kepada RTatau RW setempat.
Load more