GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

KPK Segel Kantor Bupati Pekalongan Fadia Arafiq Usai OTT, Sejumlah Ruang Dinas Ikut Dipasang Segel

KPK segel kantor Bupati Pekalongan Fadia Arafiq usai OTT. Ruang Sekda dan sejumlah kepala dinas ikut disegel, Fadia dibawa ke Jakarta.
Selasa, 3 Maret 2026 - 12:39 WIB
Bupati Pekalongan Fadia Arafiq
Sumber :
  • TikTok/fadiaarafiq.official

Jakarta, tvOnenews.com - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menyegel kantor Bupati Pekalongan, Fadia Arafiq, usai melakukan operasi tangkap tangan (OTT) di wilayah Kabupaten Pekalongan, Jawa Tengah, Selasa (3/3/2026).

Penyegelan dilakukan di sejumlah ruangan strategis di lingkungan pemerintah daerah, termasuk ruang kerja Sekretaris Daerah (Sekda) dan beberapa kepala dinas.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Langkah penyegelan tersebut dilakukan tak lama setelah Fadia dibawa ke Jakarta untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut di markas KPK.

Pintu Kantor Bupati Dipasang Segel Bertuliskan “Dalam Pengawasan KPK”

Pantauan di lokasi menunjukkan pintu kantor Bupati Pekalongan yang terpampang foto Fadia Arafiq di bagian atasnya telah dipasang segel resmi KPK. Dua daun pintu ruangan tersebut ditempeli kertas berwarna putih dan merah dengan tulisan tegas: “DALAM PENGAWASAN KPK”.

Pada segel itu juga terlihat logo KPK, tanggal 3-3-2026, serta tanda tangan penyidik. Penyegelan ini menandakan ruangan tersebut tidak boleh diakses tanpa izin penyidik karena menjadi bagian dari proses penegakan hukum.

Tak hanya ruang bupati, segel serupa juga terlihat terpasang di sejumlah ruang kepala dinas. Salah satunya adalah ruang Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPU Taru). Selain itu, ruang kantor Sekretaris Daerah (Sekda) Pekalongan juga turut disegel.

Namun, ruang kerja Wakil Bupati Pekalongan, Sukirman, tidak terlihat dipasang segel oleh penyidik KPK.

Fadia Arafiq Dibawa ke Jakarta

Sebelumnya, Juru Bicara KPK Budi Prasetyo membenarkan adanya kegiatan penindakan di wilayah Pekalongan. Dalam operasi tersebut, sejumlah pihak diamankan, termasuk kepala daerah.

“Benar, dalam kegiatan penyelidikan tertutup ini, tim mengamankan sejumlah pihak di wilayah Pekalongan, Jawa Tengah, salah satunya bupati,” ujar Budi saat dikonfirmasi, Selasa pagi.

Setelah diamankan, Fadia bersama pihak lain langsung dibawa ke Jakarta untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut.

“Tim kemudian membawa ke Jakarta untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut,” kata Budi.

Namun, KPK belum membeberkan secara rinci siapa saja pihak yang turut diamankan dalam OTT tersebut dan perkara dugaan tindak pidana korupsi apa yang sedang ditangani.

Wakil Bupati Mengaku Belum Tahu

Wakil Bupati Pekalongan, Sukirman, mengaku belum mengetahui adanya OTT di wilayahnya, termasuk penyegelan sejumlah ruangan di kantor pemerintahan daerah.

“Belum, belum. Kita cek dulu ya. Saya belum tahu,” kata Sukirman saat dimintai konfirmasi, Selasa siang.

Ia juga menyatakan belum menerima laporan resmi terkait penyegelan kantor kepala dinas maupun ruang Sekda.

“Belum, belum ada laporan. Infonya apa, belum ada,” tambahnya.

Pernyataan tersebut menunjukkan informasi terkait OTT dan penyegelan masih terbatas di internal pemerintah daerah setempat.

KPK Punya Waktu 1x24 Jam Tentukan Status Hukum

Sesuai ketentuan hukum acara, KPK memiliki waktu 1x24 jam untuk menentukan status hukum para pihak yang terjaring dalam OTT. Saat ini, mereka masih berstatus sebagai terperiksa.

Dalam rentang waktu tersebut, penyidik akan melakukan pemeriksaan intensif untuk menentukan apakah pihak yang diamankan akan ditetapkan sebagai tersangka atau tidak.

Penyegelan sejumlah ruangan di kantor Bupati Pekalongan dan dinas terkait diduga bertujuan untuk mengamankan dokumen serta barang bukti yang relevan dengan perkara yang sedang diselidiki.

Menunggu Penjelasan Resmi Perkara

Hingga saat ini, KPK belum mengungkap detail kasus dugaan korupsi yang menjadi dasar dilakukannya OTT. Publik masih menunggu konferensi pers resmi dari lembaga antirasuah tersebut untuk mengetahui konstruksi perkara, nilai dugaan kerugian negara, serta pihak-pihak yang terlibat.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Langkah penyegelan kantor kepala daerah menjadi sinyal kuat bahwa penyidikan akan dilakukan secara menyeluruh, termasuk penelusuran dokumen dan aliran dana yang diduga berkaitan dengan perkara.

Perkembangan kasus ini diperkirakan akan terus bergulir dalam beberapa hari ke depan, seiring dengan penentuan status hukum para pihak yang diamankan. (nsp)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Usai Dikritik 'Membosankan', Charles Oliveira Bongkar Strategi Kemenangannya di UFC 326

Usai Dikritik 'Membosankan', Charles Oliveira Bongkar Strategi Kemenangannya di UFC 326

Menuai kritik karena gaya bertarungnya yang mengandalkan gulat, Charles Oliveira akhirnya mengungkap strategi sabar yang membuatnya mengalahkan Max Holloway.
DPR: Telegram Siaga TNI Bukan untuk Sipil, Masyarakat Tak Perlu Cemas

DPR: Telegram Siaga TNI Bukan untuk Sipil, Masyarakat Tak Perlu Cemas

Anggota Komisi I DPR RI, Okta Kumala Dewi, meminta masyarakat tidak perlu khawatir dengan terbitnya Telegram Panglima TNI Nomor TR/283/2026 yang berisi
Sentilan Pedas Conor McGregor ke Charles Oliveira usai Rebut Sabuk BMF: Dia Tidak Pantas

Sentilan Pedas Conor McGregor ke Charles Oliveira usai Rebut Sabuk BMF: Dia Tidak Pantas

Conor McGregor melontarkan kritik pedas kepada Charles Oliveira usai pertarungan perebutan sabuk BMF di UFC 326, menyebut gaya bertarungnya “sangat buruk”.
Hormati Keputusan PN Jakpus soal Vonis Bebas Delpedro Cs, Polda Metro Jaya: Seluruh Proses Dijalankan Sesuai Prosedur

Hormati Keputusan PN Jakpus soal Vonis Bebas Delpedro Cs, Polda Metro Jaya: Seluruh Proses Dijalankan Sesuai Prosedur

Polda Metro Jaya menghormati keputusan majelis Hakim Pengadilan Negeri Jakarta Pusat yang membebaskan Delpedro Marhaen dan tiga terdakwa lain dalam perkara
KPK Periksa Eks Menhub Budi Karya, Dalami Pengadaan di DJKA

KPK Periksa Eks Menhub Budi Karya, Dalami Pengadaan di DJKA

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memeriksa mantan Menteri Perhubungan, Budi Karya Sumadi sebagai saksi terkait kasus dugaan korupsi jalur kereta api di DJKA
Alumni FKT UGM 96 Gelar Bazar Ramadhan di Jantung Tahura Bunder, Gunungkidul, Daerah Istimewa Yogyakarta

Alumni FKT UGM 96 Gelar Bazar Ramadhan di Jantung Tahura Bunder, Gunungkidul, Daerah Istimewa Yogyakarta

Momen peringatan Hari Jadi ke-271 DIY serta Hari Bakti Rimbawan ke-43, Alumni Angkatan 1996 Fakultas Kehutanan UGM menggelar "Bazaar Ramadhan Alas Bunder 2026"

Trending

Makin Depresi Ditinggal Megawati Hangestri? Pelatih Red Sparks Ungkap Kekecewaan Berat pada Sosok Ini

Makin Depresi Ditinggal Megawati Hangestri? Pelatih Red Sparks Ungkap Kekecewaan Berat pada Sosok Ini

Setelah ditinggal Megawati Hangestri, Red Sparks mengalami penurunan performa di V-League 2025/2026. Kondisi tersebut membuat pelatih Ko Hee-jin mengkritik.
Penuh Haru, Ayah Vidi Aldiano Sebut Doanya Dikabulkan Tuhan Saat Melepas Kepergian Sang Anak

Penuh Haru, Ayah Vidi Aldiano Sebut Doanya Dikabulkan Tuhan Saat Melepas Kepergian Sang Anak

Ayah Vidi Aldiano, Harry Kiss, mengungkap doa yang dikabulkan Tuhan saat melepas kepergian sang anak. Pesannya menyentuh hati banyak orang.
Mau Mudik Lebaran Pakai Mobil Listrik? Sebelum Berangkat Perhatikan Tips Berikut Agar Perjalanan Aman dan Nyaman

Mau Mudik Lebaran Pakai Mobil Listrik? Sebelum Berangkat Perhatikan Tips Berikut Agar Perjalanan Aman dan Nyaman

Apakah Anda berencana untuk menggunakan mobil listrik saat mudik? Sebelum berangkat, persiapkan tips berikut ini agar perjalanan Anda menjadi aman dan nyaman.
Jelang Big Match Liga Champions, Luca Toni Beri Alarm untuk Bayern Munich

Jelang Big Match Liga Champions, Luca Toni Beri Alarm untuk Bayern Munich

Legenda sepak bola Italia, Luca Toni, mengingatkan Bayern Munich agar tidak meremehkan Atalanta jelang pertemuan kedua tim pada babak 16 besar UEFA Champions League musim ini.
Wujud Kepedulian Sosial di Momen Ramadan, Denpom IV/2 Yogyakarta Gandeng Komunitas Jip Santuni Ratusan Anak Panti Asuhan

Wujud Kepedulian Sosial di Momen Ramadan, Denpom IV/2 Yogyakarta Gandeng Komunitas Jip Santuni Ratusan Anak Panti Asuhan

Momentum bulan Ramadan dimanfaatkan oleh Detasemen Polisi Militer (Denpom) IV/2 Yogyakarta untuk menebar kepedulian kepada sesama dengan mengadakan bakti sosial
Usai Diperiksa Bareskrim Polri Terkait Kasusnya soal Toraja, Pandji Berharap Restorative Justice

Usai Diperiksa Bareskrim Polri Terkait Kasusnya soal Toraja, Pandji Berharap Restorative Justice

Komika Pandji Pragiwaksono berharap kasusnya yang diduga menghina suku Toraja dapat diselesaikan melalui restorative justice (RJ). Diketahui, hari ini Pandji
KPK Periksa Eks Menhub Budi Karya, Dalami Pengadaan di DJKA

KPK Periksa Eks Menhub Budi Karya, Dalami Pengadaan di DJKA

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memeriksa mantan Menteri Perhubungan, Budi Karya Sumadi sebagai saksi terkait kasus dugaan korupsi jalur kereta api di DJKA
Selengkapnya

Viral