News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Ngeri! Harga Emas Pegadaian Naik Tajam, Galeri24 Melesat Rp43.000 per Gram

Berikut rincian harga masing-masing produk pada Selasa 3 Maret 2026
Selasa, 3 Maret 2026 - 07:56 WIB
Harga Emas Dunia Turun Dalam Sepekan; Logam Mulia Antam, Pegadaian, UBS, dan Galeri24 Juga Kompak Melemah
Sumber :
  • Antara Foto

Jakarta, tvOnenews.com - Harga emas Pegadaian kembali meroket pada Selasa (3/3/2026) pagi. Berdasarkan pembaruan di laman Pegadaian, emas UBS dipatok Rp3.195.000 per gram atau naik Rp28.000.

Sedangkan emas Galeri24 berada di level Rp3.173.000 per gram atau naik Rp43.000. Jika dibandingkan dengan perdagangan Senin (2/3/2026), harga tersebut menunjukkan penguatan. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Sehari sebelumnya, emas UBS masih berada di posisi Rp3.167.000 per gram dan emas Galeri24 di angka Rp3.130.000 per gram. Pergerakan harga ini bersifat dinamis dan dapat berubah sewaktu-waktu mengikuti kondisi pasar.

Produk Galeri24 tersedia mulai dari pecahan 0,5 gram hingga 1.000 gram atau setara 1 kilogram. Sementara UBS menawarkan varian mulai 0,5 gram sampai 500 gram. Adapun harga emas Antam yang tercantum di laman Logam Mulia biasanya diperbarui setelah pukul 08.30 WIB.

Berikut rincian harga masing-masing produk:

Emas Galeri24

  • 0,5 gram: Rp1.664.000
  • 1 gram: Rp3.173.000
  • 2 gram: Rp6.270.000
  • 5 gram: Rp15.560.000
  • 10 gram: Rp31.037.000
  • 25 gram: Rp77.176.000
  • 50 gram: Rp154.230.000
  • 100 gram: Rp308.308.000
  • 250 gram: Rp768.877.000
  • 500 gram: Rp1.537.753.000
  • 1.000 gram: Rp3.075.505.000

Emas UBS

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

  • 0,5 gram: Rp1.727.000
  • 1 gram: Rp3.195.000
  • 2 gram: Rp6.341.000
  • 5 gram: Rp15.670.000
  • 10 gram: Rp31.174.000
  • 25 gram: Rp77.781.000
  • 50 gram: Rp155.243.000
  • 100 gram: Rp310.363.000
  • 250 gram: Rp775.678.000
  • 500 gram: Rp1.595.535.000

Kenaikan harga ini menambah sentimen positif di pasar logam mulia domestik, seiring meningkatnya minat masyarakat terhadap instrumen lindung nilai di tengah fluktuasi ekonomi. (nba)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Pelatih Sassuolo Angkat Topi untuk Jay Idzes, Sebut Kapten Timnas Indonesia itu Layak Dapat Penghormatan Besar

Pelatih Sassuolo Angkat Topi untuk Jay Idzes, Sebut Kapten Timnas Indonesia itu Layak Dapat Penghormatan Besar

Nama Jay Idzes kembali mencuri perhatian, kali ini datang langsung dari Italia. Pelatih Sassuolo akui kapten Timnas Indonesia itu layak dapat penghormatan besar.
Final Four Proliga 2026: Dio Zulkifli Ungkap Faktor Kemenangan Telak Jakarta LavAni Menang Telak Atas Garuda Jaya

Final Four Proliga 2026: Dio Zulkifli Ungkap Faktor Kemenangan Telak Jakarta LavAni Menang Telak Atas Garuda Jaya

Jakarta LavAni meraih kemenangan meyakinkan pada laga pembuka Final Four Proliga 2026 atas Jakarta Garuda Jaya dengan skor 3-0 (25-17, 25-20, 25-17).
Masih Punya Pertandingan Sisa, Seberapa Besar Peluang Persib Juara Lagi?

Masih Punya Pertandingan Sisa, Seberapa Besar Peluang Persib Juara Lagi?

Persib Bandung terus menunjukkan ambisinya dalam perburuan gelar BRI Super League 2025/2026. Dengan komposisi skuad yang dinilai mewah, Maung Bandung diprediksi
Belum Lama Beri Diskon, Dedi Mulyadi Kini Mudahkan Warga Jabar Bayar Pajak Kendaraan: Jika Sulit Bisa Curhat Online

Belum Lama Beri Diskon, Dedi Mulyadi Kini Mudahkan Warga Jabar Bayar Pajak Kendaraan: Jika Sulit Bisa Curhat Online

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi (KDM) menyediakan aplikasi Curhat Samsat Jabar untuk menyelesaikan keluhan warga Jabar yang sulit bayar pajak kendaraan (PKB).
Terungkap, Atlet Indonesia Tolak Tawaran Naturalisasi dari Turki, FPTI: Mungkin Bisa Sampai 3

Terungkap, Atlet Indonesia Tolak Tawaran Naturalisasi dari Turki, FPTI: Mungkin Bisa Sampai 3

Ketua Umum Federasi Panjat Tebing Indonesia (FPTI) Yenny Wahid menyebut atlet panjat tebing Indonesia menolak tawaran naturalisasi dari Turki.
Akhirnya PSSI Jawab Persoalan Status WNI 4 Pemain Timnas Indonesia di Eredivisie

Akhirnya PSSI Jawab Persoalan Status WNI 4 Pemain Timnas Indonesia di Eredivisie

PSSI menegaskan polemik yang menimpa sejumlah pemain naturalisasi Timnas Indonesia di Belanda tidak berkaitan dengan status mereka sebagai Warga Negara Indonesi

Trending

Akhirnya PSSI Jawab Persoalan Status WNI 4 Pemain Timnas Indonesia di Eredivisie

Akhirnya PSSI Jawab Persoalan Status WNI 4 Pemain Timnas Indonesia di Eredivisie

PSSI menegaskan polemik yang menimpa sejumlah pemain naturalisasi Timnas Indonesia di Belanda tidak berkaitan dengan status mereka sebagai Warga Negara Indonesi
Pembonceng Motor Tewas di Kalideres Jakbar Diduga Ditabrak Truk TNI, Polisi Selidiki Bersama POM TNI

Pembonceng Motor Tewas di Kalideres Jakbar Diduga Ditabrak Truk TNI, Polisi Selidiki Bersama POM TNI

Polisi mengungkap fakta baru dibalik insiden tewasnya pembonceng sepeda motor berinisial AM (50), usai motornya ditabrak oleh truk, Jalan Utan Jati Arah Timur
Terungkap, Atlet Indonesia Tolak Tawaran Naturalisasi dari Turki, FPTI: Mungkin Bisa Sampai 3

Terungkap, Atlet Indonesia Tolak Tawaran Naturalisasi dari Turki, FPTI: Mungkin Bisa Sampai 3

Ketua Umum Federasi Panjat Tebing Indonesia (FPTI) Yenny Wahid menyebut atlet panjat tebing Indonesia menolak tawaran naturalisasi dari Turki.
Pembonceng Motor Tewas di Kalideres Jakbar Diduga Ditabrak Truk TNI, Polisi Selidiki Bersama POM TNI

Pembonceng Motor Tewas di Kalideres Jakbar Diduga Ditabrak Truk TNI, Polisi Selidiki Bersama POM TNI

Polisi mengungkap fakta baru dibalik insiden tewasnya pembonceng sepeda motor berinisial AM (50), usai motornya ditabrak oleh truk, Jalan Utan Jati Arah Timur
Penerimaan Bea Cukai Tertekan, IAW Desak Audit Total untuk Tutup Kebocoran Negara

Penerimaan Bea Cukai Tertekan, IAW Desak Audit Total untuk Tutup Kebocoran Negara

IAW soroti penerimaan Bea Cukai yang terkontraksi, desak audit forensik dan reformasi sistemik untuk cegah kebocoran puluhan triliun.
Langkah Tegas Dedi Mulyadi Berantas Nepotisme di Proyek Perbaikan Rumah Tidak Layak Huni, Lebih Transparan!

Langkah Tegas Dedi Mulyadi Berantas Nepotisme di Proyek Perbaikan Rumah Tidak Layak Huni, Lebih Transparan!

Dedi Mulyadi siapkan sistem transparan untuk program rutilahu di Jawa Barat. Nepotisme diputus, masyarakat kini bisa ajukan bantuan rumah secara transparan.
Belum Lama Beri Diskon, Dedi Mulyadi Kini Mudahkan Warga Jabar Bayar Pajak Kendaraan: Jika Sulit Bisa Curhat Online

Belum Lama Beri Diskon, Dedi Mulyadi Kini Mudahkan Warga Jabar Bayar Pajak Kendaraan: Jika Sulit Bisa Curhat Online

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi (KDM) menyediakan aplikasi Curhat Samsat Jabar untuk menyelesaikan keluhan warga Jabar yang sulit bayar pajak kendaraan (PKB).
Selengkapnya

Viral