News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Mobil Dinas Rp8,5 Miliar Disorot, Bima Arya Sentil Gubernur Kaltim: Anggaran Harus Masuk Akal

Wamendagri Bima Arya memperingatkan Gubernur Kaltim soal rencana mobil dinas Rp8,5 miliar dan meminta anggaran dikaji ulang demi kepentingan publik.
Sabtu, 28 Februari 2026 - 11:48 WIB
Wakil Menteri Dalam Negeri (Wamendagri), Bima Arya.
Sumber :
  • tvOnenews.com/Abdul Gani Siregar

Jakarta, tvOnenews.com – Wakil Menteri Dalam Negeri Bima Arya memberi peringatan tegas kepada Gubernur Kalimantan Timur terkait rencana pengadaan mobil dinas senilai Rp8,5 miliar. Ia meminta agar anggaran tersebut dikaji ulang dan disesuaikan dengan prinsip kewajaran serta kepentingan publik.

Sorotan ini muncul setelah terungkap adanya alokasi anggaran pengadaan mobil dinas untuk Gubernur Kalimantan Timur Rudy Mas'ud dengan nilai yang dinilai sangat tinggi. Menurut Bima Arya, pembelian kendaraan dinas seharusnya tidak melampaui batas kewajaran, terlebih di tengah tuntutan efisiensi anggaran pemerintah daerah.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“Sebaiknya memang pembelian mobil dinas sewajarnya saja. Pak Gubernur bisa mengkaji ulang pembelian tersebut,” ujar Bima Arya kepada wartawan, Sabtu (28/2/2026).

Bima menegaskan, pemerintah pusat melalui Kementerian Dalam Negeri tidak melarang pengadaan fasilitas penunjang kerja kepala daerah. Namun, ia mengingatkan agar setiap rupiah yang dikeluarkan dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) benar-benar mencerminkan kebutuhan riil, bukan sekadar gengsi jabatan.

“Kita sarankan untuk disesuaikan kembali dengan harga yang wajar,” lanjutnya.

Peringatan tersebut bukan tanpa dasar. Bima Arya mengingatkan masih berlakunya Surat Edaran Menteri Dalam Negeri yang diterbitkan pada Februari 2025. Surat edaran itu secara jelas mengimbau seluruh kepala daerah agar berhati-hati dalam menyusun dan merealisasikan anggaran, khususnya belanja yang bersifat fasilitas pejabat.

Surat edaran tersebut menekankan tiga aspek utama dalam penggunaan APBD, yakni urgensi, kebutuhan, dan manfaat langsung bagi masyarakat. Dengan kata lain, setiap kebijakan anggaran harus mampu dijelaskan relevansinya terhadap pelayanan publik dan kesejahteraan warga.

“Masih ada surat edaran Mendagri Februari 2025 yang meminta kepala daerah memperhatikan aspek urgensi, kebutuhan, dan manfaat bagi warga dalam alokasi APBD,” tegas Bima Arya.

Sorotan terhadap anggaran mobil dinas ini pun memicu reaksi publik dan elite politik daerah. Sebelumnya, rencana pengadaan mobil dinas Gubernur Kalimantan Timur senilai Rp8,5 miliar ramai diperbincangkan setelah muncul penjelasan dari Sekretaris Daerah Kalimantan Timur, Sri Wahyuni. Ia menyatakan bahwa pengadaan tersebut telah melalui pertimbangan matang dan sesuai dengan ketentuan yang berlaku.

Menurut Sri Wahyuni, kendaraan dinas tersebut dirancang untuk mendukung efektivitas kerja gubernur, mengingat karakteristik geografis Kalimantan Timur yang dikenal memiliki medan berat dan wilayah yang luas. Mobil dinas, kata dia, harus mampu menjangkau daerah pelosok yang sulit diakses kendaraan biasa.

“Pak Gubernur berkomitmen memantau langsung permasalahan di lapangan. Untuk menjangkau wilayah dengan medan ekstrem, dibutuhkan kendaraan yang andal dan representatif,” ujar Sri Wahyuni.

Penjelasan tersebut juga diamini oleh Rudy Mas’ud. Ia menyatakan bahwa pengadaan mobil dinas dilakukan sesuai aturan dan dimaksudkan untuk menjaga marwah Kalimantan Timur sebagai salah satu provinsi strategis nasional. Namun, pernyataan ini justru menuai kritik dari berbagai pihak yang menilai alasan tersebut belum cukup kuat untuk membenarkan nilai anggaran yang fantastis.

Bima Arya sendiri tidak secara langsung menyoal alasan geografis yang disampaikan Pemprov Kaltim. Namun, ia menekankan bahwa tantangan medan dan luas wilayah tidak serta-merta menjadi pembenaran untuk pengeluaran anggaran yang berlebihan. Menurutnya, pemerintah daerah tetap harus mencari solusi yang proporsional antara kebutuhan operasional dan kemampuan keuangan daerah.

Peringatan dari Wamendagri ini juga mencerminkan sikap pemerintah pusat dalam mendorong tata kelola anggaran yang lebih sensitif terhadap kondisi sosial ekonomi masyarakat. Di tengah kebutuhan dasar warga yang masih harus dipenuhi, belanja daerah untuk fasilitas pejabat kerap menjadi sorotan publik dan berpotensi menurunkan kepercayaan masyarakat terhadap pemerintah.

Bima Arya mengingatkan bahwa kepala daerah adalah figur yang harus memberi contoh dalam pengelolaan anggaran. Setiap kebijakan, termasuk pengadaan mobil dinas, akan dinilai publik sebagai cerminan empati dan keberpihakan pemerintah kepada rakyatnya.

Anggaran daerah itu uang rakyat. Maka setiap keputusan belanja harus bisa dipertanggungjawabkan secara moral dan administratif,” ujar Bima Arya dalam kesempatan terpisah.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Kasus mobil dinas Gubernur Kalimantan Timur ini pun menjadi pengingat bagi kepala daerah lain agar lebih berhati-hati dalam menyusun belanja APBD. Pemerintah pusat berharap polemik serupa tidak terulang dan setiap daerah mampu menempatkan kepentingan publik di atas kepentingan simbolik jabatan.

Dengan adanya peringatan langsung dari Wamendagri, publik kini menanti langkah lanjutan dari Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur. Apakah anggaran mobil dinas tersebut akan benar-benar dikaji ulang, atau tetap dilanjutkan dengan skema yang telah direncanakan, menjadi ujian nyata komitmen pemerintah daerah dalam menjalankan prinsip efisiensi dan keberpihakan kepada masyarakat. (nsp)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Media Vietnam Sebut Pemain Timnas Indonesia Ini Jadi Biang Kerok Potensi Kekacauan di Liga Belanda, Kok Bisa?

Media Vietnam Sebut Pemain Timnas Indonesia Ini Jadi Biang Kerok Potensi Kekacauan di Liga Belanda, Kok Bisa?

Media Vietnam menyoroti polemik yang melibatkan Dean James, yang disebut berpotensi memicu kekacauan di Eredivisie akibat sengketa status kelayakan bermain.
Hanya Andalkan Marselino Ferdinan? Media Vietnam Ragukan Kekuatan Timnas Indonesia

Hanya Andalkan Marselino Ferdinan? Media Vietnam Ragukan Kekuatan Timnas Indonesia

Media Vietnam menyoroti skuad Timnas Indonesia jelang Piala ASEAN 2026, dengan perhatian utama tertuju pada Marselino Ferdinan sebagai satu-satunya pemain yang.
Bareskrim Polri Bongkar Gudang Praktik Penyuntikan LPG Subsidi di Klaten

Bareskrim Polri Bongkar Gudang Praktik Penyuntikan LPG Subsidi di Klaten

Bareskrim Polri membongkar kasus penyalahgunaan gas LPG subsidi di wilayah Kabupaten Klaten, Jawa Tengah, pada Sabtu (2/5/2026). Dalam hal ini, dua orang pelaku berhasil diamankan.
Imigrasi Soetta Cegah Keberangkatan 42 Jemaah Ilegal Sejak Awal Musim Haji 2026

Imigrasi Soetta Cegah Keberangkatan 42 Jemaah Ilegal Sejak Awal Musim Haji 2026

Kantor Imigrasi Bandara Soekarno Hatta (Soetta) mencatat sebanyak 42 calon jemaah haji non prosedural telah dicegah keberangkatannya ke Tanah Suci sejak awal masa haji 2026.
Kasus Anak Diduga Dicekoki Miras Hingga Dilecehkan di Tangerang, Pelaku Utama Masih Buron

Kasus Anak Diduga Dicekoki Miras Hingga Dilecehkan di Tangerang, Pelaku Utama Masih Buron

Polres Metro Tangerang Kota meningkatkan kasus anak wanita yang diduga dicekoki miras hingga dilecehkan oleh gerombolan pria, di wilayah Cipondoh, Kota Tangerang, dari penyelidikan ke penyidikan.
Ada Aksi May Day Internasional 2026 di Monas, Polisi Minta Masyarakat Tak Ikuti Arahan Jukir Liar

Ada Aksi May Day Internasional 2026 di Monas, Polisi Minta Masyarakat Tak Ikuti Arahan Jukir Liar

Direktur Lalu Lintas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Komarudin meminta kepada para massa aksi May Day Internasional 2026, untuk tidak mengikuti arahan juru parkir liar.

Trending

Kapolda Metro Jaya Ungkap 7 Orang Masih Terjepit Dampak Kecelakaan Kereta Tabrak KRL di Bekasi Timur

Kapolda Metro Jaya Ungkap 7 Orang Masih Terjepit Dampak Kecelakaan Kereta Tabrak KRL di Bekasi Timur

Kapolda Metro Jaya, Irjen Asep Edi Suheri meninjau langsung lokasi kejadian kecelakaan KA Argo Bromo Anggrek dengan KRL di Stasiun Bekasi Timur, Senin (27/4).
Tren Wedding 2026: Gen Z Tinggalkan Konsep Template, Pernikahan Elegan Jadi Pilihan Favorit?

Tren Wedding 2026: Gen Z Tinggalkan Konsep Template, Pernikahan Elegan Jadi Pilihan Favorit?

Apakah tren wedding 2026 masih didominasi konsep mewah yang megah, atau justru bergeser ke arah yang lebih sederhana namun elegan? Perubahan ini tidak lepas dari cara pandang
Update Kereta Tabrak KRL di Bekasi Timur: 4 Meninggal Dunia dan 38 Dibawa ke RS

Update Kereta Tabrak KRL di Bekasi Timur: 4 Meninggal Dunia dan 38 Dibawa ke RS

PT KAI (Persero) memastikan 240 penumpang Kereta Api (KA) Argo Bromo Anggrek berhasil dievakusi dalam kondisi selamat.
Dilirik Klub Polandia, Dony Tri Pamungkas Fokus Bawa Persija Juara

Dilirik Klub Polandia, Dony Tri Pamungkas Fokus Bawa Persija Juara

Kabar tersebut bahkan keluar jelang selesainya musim kompetisi 2025-2026, di mana menjadi salah satu musim terbaik Dony Tri Pamungkas bersama Persija Jakarta. 
Kondisi RSUD Kota Bekasi Membludak, IGD Padat dan Puluhan Korban Kecelakaan KRL dan KA Jarak Jauh Terus Berdatangan

Kondisi RSUD Kota Bekasi Membludak, IGD Padat dan Puluhan Korban Kecelakaan KRL dan KA Jarak Jauh Terus Berdatangan

​​​​​​​RSUD Kota Bekasi membludak usai tabrakan KRL dan KA Jarak Jauh di Stasiun Bekasi Timur. IGD padat, puluhan korban luka terus berdatangan dan dirawat intensif.
Pantas Beckham Putra Tak Dipanggil John Herdman ke TC Timnas Indonesia, Bung Ropan Ungkit Kejadian di FIFA Series

Pantas Beckham Putra Tak Dipanggil John Herdman ke TC Timnas Indonesia, Bung Ropan Ungkit Kejadian di FIFA Series

Bung Ropan bahas soal alasan Beckham Putra tak dipanggil John Herdman ke TC Timnas Indonesia. Ternyata ada alasan khusus mengapa John Herdman panggil pemain.
Bak Ditampar, Dedi Mulyadi Ucapkan Terima Kasih kepada Bobotoh, Jaga Profesionalisme Sepak Bola Tanpa Cawe-cawe Politik

Bak Ditampar, Dedi Mulyadi Ucapkan Terima Kasih kepada Bobotoh, Jaga Profesionalisme Sepak Bola Tanpa Cawe-cawe Politik

Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi merespons spanduk Bobotoh "Shut Up KDM" di Tribun Utara Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA) saat laga Persib vs Arema FC.
Selengkapnya

Viral