Ngaku Jadi WNA Inggris, Status Anak Alumni LPDP Dwi Sasetyaningtyas Diduga Bermasalah, Kemenkum: Langgar Hak Perlindungan Anak
- Instagram @sasetyaningtyas
Polemik ini mencuat setelah pernyataan Dwi Sasetyaningtyas dalam video yang beredar luas memicu reaksi publik. Dampaknya juga menyeret suaminya, Arya Iwantoro, yang tercatat sebagai penerima beasiswa LPDP untuk studi magister dan doktoral di Utrecht University, Belanda.
Direktur Utama LPDP, Sudarto, menyampaikan penyesalan atas kontroversi tersebut.
"Kami dari LPDP menyayangkan polemiknya yang seharusnya tidak perlu ya dan tidak seharusnya, yang disebabkan oleh perilaku salah satu alumni LPDP," ungkapnya, Selasa (24/2/2026).
"Kami selalu sampaikan bahwa ini sangat tidak sesuai dengan nilai-nilai yang kami tanamkan terhadap penerima beasiswa LPDP ya, nilai-nilai etika, moral, maupun kebangsaan," sambungnya.
Sudarto menegaskan bahwa dana LPDP bersumber dari publik.
"Saya selalu ingatkan kepada teman-teman penerima beasiswa LPDP, seperti disampaikan oleh Pak Menteri tadi, Menteri Keuangan (Purbaya Yudhi Sadewa), bahwa ini adalah dana yang dikumpulkan dari keringat pajak rakyat dan sebagian dari utang," urainya.
"Oleh karena itu, seluruh penerima LPDP harus meyakini dan paham bahwa mereka harus berkontribusi kembali kepada Indonesia," tegas Sudarto.
Terkait Arya Irwantoro, ia memastikan proses penjatuhan sanksi tengah berjalan karena yang bersangkutan belum memenuhi kewajiban pengabdian di Indonesia.
"Tadi berdasarkan konfirmasi kami dan kesepakatan dengan Saudara AP, seperti disampaikan Pak Menteri Keuangan, kami saat ini sedang memproses sanksi dan teguran sesuai dengan tata kelola yang ada saat ini," katanya.
Dalam kasus ini, LPDP menerapkan skema 2N+1, yakni kewajiban berada di Indonesia selama dua kali masa studi ditambah satu tahun secara berturut-turut setelah lulus.
"Untuk kasus saudara DS dan AP ini, dia 2N+1 ya, itu sudah diatur termasuk di situ diatur mengenai sanksinya ya," katanya.
"Tentu salah satunya sanksinya adalah mengembalikan dana pendidikannya dan AP sudah menyanggupi hal tersebut," pungkas Sudarto. (nba)
Load more