News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Ayah-Anak Aniaya Tetangga Akibat Tegur Main Drum di Jakbar Jadi Tersangka, Polisi: Langsung Ditahan

Polisi menetapkan tersangka terhadap dua pria yang melakukan penganiayaan terhadap tetangganya, berinisial D usai menegur bermain drum, di Jalan Dahlia III, No. 11 Rt.04/09, Kapuk, Cengkareng, Jakarta Barat, pada Sabtu (7/2/2026).
Rabu, 25 Februari 2026 - 12:44 WIB
Kasat Reserse Kriminal Polres Metro Jakarta Barat AKBP Arfan Zulkan Sipayung
Sumber :
  • Antara

Jakarta, tvOnenews.com - Polisi menetapkan tersangka terhadap dua pria yang melakukan penganiayaan terhadap tetangganya, berinisial D usai menegur bermain drum, di Jalan Dahlia III, No. 11 Rt.04/09, Kapuk, Cengkareng, Jakarta Barat, pada Sabtu (7/2/2026).

Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Barat, AKBP Arfan Zulkan Sipayung mengatakan, penetapan tersangka terhadap Dodo Siagian dan Nasio Siagian dilakukan usai adanya gelar perkara. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Kemudian keduanya langsung dilakukan penahanan di Polres Metro Jakarta Barat, sejak Selasa (25/2/2026) kemarin.

“Kemarin kan sudah gelar perkara, sekarang dua-duanya sudah ditahan," kata 

Atas perbuatannya, kedua pelaku disangkakan dengan Pasal 170 KUHP tentang tindak pidana kekerasan secara bersama-sama dengan ancaman hukuman penjara maksimal 5 tahun 6 bulan.

Kemudian, Arfan menuturkan, saa ini pihaknya akan berkoordinasi dengan Kejaksaan Negeri Jakarta Barat untuk melimpahkan berkas perkara kedua tersangka agar segera disidangkan.

"Ya selanjutnya kami akan koordinasi langsung dengan kejaksaan ya untuk berkas-berkas semuanya. Selanjutnya akan segera kami update kembali," tutur Arfan.

Sebelumnya diberitakan, pria berinisial D diduga menjadi korban penganiayaan oleh tetangganya, usai menegur lantaran bermain drum, di Jalan Dahlia III, No. 11 Rt.04/09, Kapuk, Cengkareng, Jakarta Barat, Sabtu (7/2/2026).

Insiden penganiayaan ini juga diunggah dalam akun media sosial Instagram @angelju_ dan @darwin_win. Terlihat terduga pelaku memiting korban. Kemudian sejumlah warga perumahan berupaya melerai aksi terduga pelaku.

Setelahnya pelaku berdiri, kemudian berlari dan menendang kepala korban. Selain itu terlihat seorang pria yang menggunakan baju berwarna hitam juga turut memaki korban.

Adapun tertulis kronologi penganiayaan ini  bermula saat pelaku kerap bermain drum yang kemudian korban terganggu dan mencoba menegurnya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“Jadi si pelaku ini sudah dari tahun lalu suka main drum, bukan hanya siang tapi malem juga. Nah sodara gua ini awalnya sudah sampein keluhan lewat RT guys, Ga di gubris sampe akhirnya sodara gua nyamperin langsung,” tulis keterangan dalam akun.

Namun ternyata pelaku tak terima, sehingga pelaku langsung menabrakkan mobilnya ke korban. Setelahnya pelaku juga mencekik dan menendang korban.

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Pembahasan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Kampung Cerdas di DPRD Kota Surabaya terus berlanjut. Panitia Khusus (Pansus) kini memfokuskan pada tahap konsolidasi dan sinkronisasi dengan program yang telah berjalan di lingkungan Pemerintah Kota.
Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung meminta seluruh aduan warga melalui aplikasi JAKI harus ditanggapi serius dan tidak dimanipulasi dengan foto Artificial Intelligence (AI).
Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Namun, tidak semua AC mampu memberikan dampak positif bagi kesehatan. Pemilihan yang kurang tepat justru bisa memperburuk kondisi, seperti udara terlalu kering atau sirkulas

Trending

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi menginstruksikan Inspektorat serta Badan Kepegawaian Daerah (BKD) untuk mengusut tuntas penyebab mandeknya implementasi kebijakan baru.
Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Seorang pemain Timnas kembali menjadi warga negara Belanda setelah terseret konflik paspor di Eredvisie. Penyerang Heerenveen itu akan kembali bermain pekan ini
Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain naturalisasi timnas berbondong-bondong kembali jadi Warga Negara Belanda setelah kasus paspor meledak di Liga Belanda dalam beberapa pekan terakhir.
Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Gubernur Dedi Mulyadi menjelaskan, bahwa saat ini dirinya sedang menggodok program kredit angkot listrik yang bisa diikuti oleh para sopir angkot di Jawa Barat.
Selengkapnya

Viral