Pria Ngaku Aparat Diduga Aniaya Petugas SPBU di Cipinang Ditangkap Polisi!
- Instagram @info.jakartatimurr
Jakarta, tvOnenews.com - Polisi gerak cepat mengamankan pria yang diduga mengaku sebagai aparat, melakukan penganiayaan terhadap petugas SPBU di wilayah Cipinang, Pulo Gadung, Jakarta Timur, pada Minggu (22/2/2026).
Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Timur, AKBP Dicky membenarkan soal adanya penangkapan terhadap pelaku.
“Sudah. Infonya (pelaku) sudah diamanin,” kata Dicky, kepada wartawan, Selasa (23/2/2026).
Sementara itu Dicky belum memberi rincian secara detail mengenai identitas pelaku. Tetapi, sejauh ini pelaku yang diamankan berjumlah satu orang.
“Satu (pelaku)," tutur Dicky.
Untuk diketahui, peristiwa ini diunggah dalam akun Instagram @info.jakartatimur, dengan keterangan “Pemukulan oleh oknum yang mengaku aparat di SPBU Jaktim”.
Terlihat awalnya seorang pria menggunakan pakaian berwarna hitam berdiri di samping mobil tengah memaki para petugas SPBU di depannya.
Tak lama setelahnya, pria itu langsung melayangkan pukulan ke wajah salah satu petugas SPBU. Aksi ini sempat berupaya dilerai, namun terduga pelaku terus mencaci-maki para petugas SPBU tersebut.
Sementara itu, tertulis dalam keterangan, aksi ini dilatarbelakangi akibat terduga pelaku yang hendak mengisi BBM subsidi menggunakan barcode.
Namun saat plat nomor di-scan oleh petugas, terdapat ketidaksesuaian dengan mobil yang dibawa, sehingga petugas menyarankan untuk mengganti ke bahan bakar non subsidi.
Atas peristiwa tersebut, pelaku menolak dan mencaci-maki para petugas SPBU, yang berujung melakukan tindak kekerasan.
Menanggapi hal ini, Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Budi Hermanto mengungkapkan, Polres Metro Jakarta Timur bersama Polda Metro Jaya tengah melakukan penyelidikan terhadap peristiwa yang terjadi.
“Polres Metro Jakarta Timur dan Dit Reskrimum PMJ sedang mendalami kejadian tersebut dan orang yang mengaku aparat,” kata Budi, kepada wartawan, Selasa (24/2/2026).
Sementara itu, Budi belum dapat memastikan yang bersangkutan merupakan aparat atau bukan. Namun jika terbukti pria tersebut merupakan anggota Polri, maka akan ditindaklanjuti oleh Bidpropam.
“Bukan di tangani Propam. Tetapi jika terbukti itu oknum anggota Polri, akan di tindaklanjuti Propam,” tutur Budi. (ars/iwh)
Load more