News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Sama-Sama Orang Filsafat, Rocky Gerung Angkat Bicara Soal Kritik Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto: Bukan Marah Manusia Biasa

Rocky Gerung menilai latar belakang Tiyo Ardianto sebagai mahasiswa filsafat membuat pernyataannya dipandang berbeda dibanding kritik biasa.
Selasa, 24 Februari 2026 - 09:57 WIB
Ketua BEM UGM Diteror Usai Kritik MBG, Rocky Gerung Cium Kemungkinan Pelakunya: Bukan Presiden Prabowo
Sumber :
  • Tangkapan layar YouTube Abraham Samad/tvOnenews

Jakarta, tvOnenews.com - Pengamat politik sekaligus akademisi filsafat Rocky Gerung, menanggapi aksi Ketua BEM UGM, Tiyo Ardianto, yang belakangan menjadi sorotan publik setelah melontarkan kritik keras kepada Presiden Prabowo Subianto.

Dalam perbincangan di kanal YouTube pribadinya bersama jurnalis senior Hersubeno Arief, Rocky menilai latar belakang Tiyo Ardianto sebagai mahasiswa filsafat membuat pernyataannya dipandang berbeda dibanding kritik biasa.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“Akhirnya Ketua BEM UGM, yang lebih penting dia adalah mahasiswa jurusan filsafat, jadi pusat perhatian dan intelektual, jadi pusat perhatian terutama dari kalangan intelijen yang menganggap bahwa ada sesuatu di belakang ucapan Tiyo itu yang tembus berjuta-juta followers, ada sejenis kepanikan dan dia memang mengaku ya dia menulis itu, surat ke UNICEF, mengucapkan kritik tajam kepada presiden Prabowo, lalu pakai kaus yang nyeleneh itu ya, 'Maling Berkedok Gizi',” ujarnya, dikutip Selasa (24/2/2026).

Akumulasi Kekecewaan Mahasiswa

Rocky memandang sikap Tiyo Ardianto tidak berdiri sendiri, melainkan berkaitan dengan dinamika gerakan mahasiswa dalam beberapa waktu terakhir. Ia menyebut terdapat akumulasi kekecewaan yang sebelumnya muncul dalam aksi demonstrasi pada Agustus tahun lalu.

“Kita bisa melihat ini sebagai endapan dari kemarahan mahasiswa dan kita sebut aja itu sebagai subkultur, di dalam kehidupan kampus itu adalah sub bahwa memang mesti ada yang meledak, ini kita anggap aja sebagai dialektika dari proses-proses yang menginginkan ada keterbukaan, perhatian pemerintah terhadap hal yang didalilkan oleh para mahasiswa itu, soal kemiskinan, pendidikan, kepedulian HAM, penangkapan mahasiswa yang sebetulnya jadi perhatian dari tim pencari fakta, YLBHI, dan Kontras,” ungkapnya.

Menurut Rocky Gerung, kemarahan yang ditunjukkan Tiyo Ardianto bukan ekspresi emosional personal, melainkan respons intelektual terhadap kebijakan publik.

“Tapi dia bukan marah sebagai manusia biasa, dia marah sebagai akademisi yang paham dengan kebijakan, bahkan dia terangkan dengan bagus di situ, semua orang mengerti bahwa ada masalah di negeri ini, ada masalah dengan kepemimpinan presiden Prabowo, tapi sekali lagi itu adalah pendapat akademisi dengan mempunyai data, dengan membandingkan opini publik,” ujarnya.

Latar Belakang dan Kontroversi

Tiyo Ardianto diketahui merupakan mahasiswa program Sarjana Filsafat UGM yang tercatat aktif sejak 16 Agustus 2021. Namanya menjadi perhatian luas setelah BEM UGM mengirim surat terbuka kepada UNICEF pada 6 Februari 2026 terkait kasus siswa sekolah dasar di Nusa Tenggara Timur (NTT) yang diduga mengalami kesulitan ekonomi.

Dalam berbagai pernyataannya, Tiyo Ardianto juga mengkritik kebijakan pemerintah, termasuk program Makan Bergizi Gratis (MBG). Kritik tersebut memicu polemik setelah ia menggunakan diksi keras terhadap kepala negara.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“Presiden Bodoh. Kita sedang dipimpin oleh orang bodoh yang tidak sadar bahwa dirinya bodoh dan karenanya tak pernah mau belajar, tapi justru memilih menularkan kebodohannya kepada yang lain. Ajaibnya orang pintar di sekelilingnya rela-rela saja dibuat bodoh dan dengan bangga menjunjung kebodohan pimpinannya,” tulisnya.

Pernyataan tersebut memunculkan pro dan kontra di ruang publik. Hingga kini, belum ada tanggapan resmi dari pihak Istana terkait komentar Rocky Gerung maupun pernyataan Tiyo Ardianto. (nba)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Media Vietnam Sebut Pemain Timnas Indonesia Ini Jadi Biang Kerok Potensi Kekacauan di Liga Belanda, Kok Bisa?

Media Vietnam Sebut Pemain Timnas Indonesia Ini Jadi Biang Kerok Potensi Kekacauan di Liga Belanda, Kok Bisa?

Media Vietnam menyoroti polemik yang melibatkan Dean James, yang disebut berpotensi memicu kekacauan di Eredivisie akibat sengketa status kelayakan bermain.
Hanya Andalkan Marselino Ferdinan? Media Vietnam Ragukan Kekuatan Timnas Indonesia

Hanya Andalkan Marselino Ferdinan? Media Vietnam Ragukan Kekuatan Timnas Indonesia

Media Vietnam menyoroti skuad Timnas Indonesia jelang Piala ASEAN 2026, dengan perhatian utama tertuju pada Marselino Ferdinan sebagai satu-satunya pemain yang.
Bareskrim Polri Bongkar Gudang Praktik Penyuntikan LPG Subsidi di Klaten

Bareskrim Polri Bongkar Gudang Praktik Penyuntikan LPG Subsidi di Klaten

Bareskrim Polri membongkar kasus penyalahgunaan gas LPG subsidi di wilayah Kabupaten Klaten, Jawa Tengah, pada Sabtu (2/5/2026). Dalam hal ini, dua orang pelaku berhasil diamankan.
Imigrasi Soetta Cegah Keberangkatan 42 Jemaah Ilegal Sejak Awal Musim Haji 2026

Imigrasi Soetta Cegah Keberangkatan 42 Jemaah Ilegal Sejak Awal Musim Haji 2026

Kantor Imigrasi Bandara Soekarno Hatta (Soetta) mencatat sebanyak 42 calon jemaah haji non prosedural telah dicegah keberangkatannya ke Tanah Suci sejak awal masa haji 2026.
Kasus Anak Diduga Dicekoki Miras Hingga Dilecehkan di Tangerang, Pelaku Utama Masih Buron

Kasus Anak Diduga Dicekoki Miras Hingga Dilecehkan di Tangerang, Pelaku Utama Masih Buron

Polres Metro Tangerang Kota meningkatkan kasus anak wanita yang diduga dicekoki miras hingga dilecehkan oleh gerombolan pria, di wilayah Cipondoh, Kota Tangerang, dari penyelidikan ke penyidikan.
Ada Aksi May Day Internasional 2026 di Monas, Polisi Minta Masyarakat Tak Ikuti Arahan Jukir Liar

Ada Aksi May Day Internasional 2026 di Monas, Polisi Minta Masyarakat Tak Ikuti Arahan Jukir Liar

Direktur Lalu Lintas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Komarudin meminta kepada para massa aksi May Day Internasional 2026, untuk tidak mengikuti arahan juru parkir liar.

Trending

Kapolda Metro Jaya Ungkap 7 Orang Masih Terjepit Dampak Kecelakaan Kereta Tabrak KRL di Bekasi Timur

Kapolda Metro Jaya Ungkap 7 Orang Masih Terjepit Dampak Kecelakaan Kereta Tabrak KRL di Bekasi Timur

Kapolda Metro Jaya, Irjen Asep Edi Suheri meninjau langsung lokasi kejadian kecelakaan KA Argo Bromo Anggrek dengan KRL di Stasiun Bekasi Timur, Senin (27/4).
Tren Wedding 2026: Gen Z Tinggalkan Konsep Template, Pernikahan Elegan Jadi Pilihan Favorit?

Tren Wedding 2026: Gen Z Tinggalkan Konsep Template, Pernikahan Elegan Jadi Pilihan Favorit?

Apakah tren wedding 2026 masih didominasi konsep mewah yang megah, atau justru bergeser ke arah yang lebih sederhana namun elegan? Perubahan ini tidak lepas dari cara pandang
Update Kereta Tabrak KRL di Bekasi Timur: 4 Meninggal Dunia dan 38 Dibawa ke RS

Update Kereta Tabrak KRL di Bekasi Timur: 4 Meninggal Dunia dan 38 Dibawa ke RS

PT KAI (Persero) memastikan 240 penumpang Kereta Api (KA) Argo Bromo Anggrek berhasil dievakusi dalam kondisi selamat.
Dilirik Klub Polandia, Dony Tri Pamungkas Fokus Bawa Persija Juara

Dilirik Klub Polandia, Dony Tri Pamungkas Fokus Bawa Persija Juara

Kabar tersebut bahkan keluar jelang selesainya musim kompetisi 2025-2026, di mana menjadi salah satu musim terbaik Dony Tri Pamungkas bersama Persija Jakarta. 
Kondisi RSUD Kota Bekasi Membludak, IGD Padat dan Puluhan Korban Kecelakaan KRL dan KA Jarak Jauh Terus Berdatangan

Kondisi RSUD Kota Bekasi Membludak, IGD Padat dan Puluhan Korban Kecelakaan KRL dan KA Jarak Jauh Terus Berdatangan

​​​​​​​RSUD Kota Bekasi membludak usai tabrakan KRL dan KA Jarak Jauh di Stasiun Bekasi Timur. IGD padat, puluhan korban luka terus berdatangan dan dirawat intensif.
Pantas Beckham Putra Tak Dipanggil John Herdman ke TC Timnas Indonesia, Bung Ropan Ungkit Kejadian di FIFA Series

Pantas Beckham Putra Tak Dipanggil John Herdman ke TC Timnas Indonesia, Bung Ropan Ungkit Kejadian di FIFA Series

Bung Ropan bahas soal alasan Beckham Putra tak dipanggil John Herdman ke TC Timnas Indonesia. Ternyata ada alasan khusus mengapa John Herdman panggil pemain.
Bak Ditampar, Dedi Mulyadi Ucapkan Terima Kasih kepada Bobotoh, Jaga Profesionalisme Sepak Bola Tanpa Cawe-cawe Politik

Bak Ditampar, Dedi Mulyadi Ucapkan Terima Kasih kepada Bobotoh, Jaga Profesionalisme Sepak Bola Tanpa Cawe-cawe Politik

Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi merespons spanduk Bobotoh "Shut Up KDM" di Tribun Utara Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA) saat laga Persib vs Arema FC.
Selengkapnya

Viral