GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Dituding Menganiaya Anak Kandung Suaminya, Ibu Tiri Tak Terima Digoreng Netizen: Kalau Kasihan, Sok Sumbang!

Pengakuan Nizam saat mengatakan dipaksa minum air mendidih oleh ibu tirinya telah menggiring netizen menyudutkan ibu tiri. Kini ibu tiri berani angkat bicara
Senin, 23 Februari 2026 - 15:47 WIB
Ibu tiri Nizam, TR (48) diduga menganiaya anak suaminya
Sumber :
  • Tangkapan layar video

tvOnenews.com - Sebuah potongan video viral di media sosial yang menggambarkan seorang anak terbaring di rumah sakit diduga dianiaya oleh ibu tirinya.

Seorang bocah bernama Nizam Syafei alias NS (12) dinyatakan meninggal dunia di RSUD Jampang Kulon, Sukabumi pada Kamis (19/2/2026).

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Video detik-detik Nizam meninggal dunia di rumah sakit pun viral di media sosial. Tubuhnya dipenuhi luka bakar dan luka lebam akibat terkena benda tumpul. 

Pengakuan Nizam saat mengatakan dipaksa minum air mendidih oleh ibu tirinya telah menggiring netizen menyudutkan ibu tiri.

Kini ibu tiri, TR (46) berani angkat bicara setelah video tersebut viral di media sosial dan ia merasa disudutkan oleh netizen.

Dalam wawancaranya pada tayangan YouTube Harian Surya, TR mengatakan bahwa dirinya hanya bisa pasrah dengan apa yang ia alami saat ini.

“Kalau saya pasrah saja, Allah yang Maha Tahu. Kalau ini membuat anak saya senang, ya apa boleh buat. Aturan di Indonesia ini kan aturan manusia, bisa diubah, bisa dibuat-buat. Kalau aturan Allah kan tidak,” ungkap ibu tiri Nizam, TR pada tayangan YouTube Harian Surya.

“Mudah-mudahan saja ada keajaiban, mudah-mudahan kebenaran bisa diperlihatkan,” sambungnya.

Bocah asal Sukabumi meregang nyawa diduga akibat penganiayaan berat yang dilakukan oleh ibu tirinya sendiri.
Bocah asal Sukabumi meregang nyawa diduga akibat penganiayaan berat yang dilakukan oleh ibu tirinya sendiri.
Sumber :
  • Youtube tvOnenews

TR hanya bisa berharap agar masalah ini tidak perlu diperpanjang karena saat ini kondisinya sedang berduka setelah kehilangan Nizam.

“Kalau saya berharap tidak diperpanjang, tidak dipersulit, tidak dipermasalahkan. Toh anak saya sudah hilang, sudah tidak ada. Saya berduka ini,” ujarnya.

Ia mempertanyakan keuntungan apabila dirinya diviralkan.

“Apa dengan adanya autopsi, dengan adanya diviralkan. Apa keuntungan buat saya? Anak tidak bisa hidup lagi. Sekarang dikuburkan dipulasara harus pakai duit. Ada tidak sih yang membantu saya? Kan gitu,” sindir TR.

“Jangan jadi pahlawan kesiangan. Giliran saya tahlil ke Kiai, yang gali kubur, yang namanya tahlil di kampung itu harus pakai uang, saya yang urusin,” lanjutnya menjelaskan.

Tak hanya itu, ia menyampaikan pesan kepada para netizen yang menyudutkannya untuk ikut menyumbang apabila berempati kepada Nizam.

“Apa ada netizen-netizen atau orang-orang yang merasa sok kasihan ke anak? Kalau kasihan, sok sumbang. Urusin tuh sampai anak itu dikurbankan, di aqiqah kan, dikasih rumah di pulasaranya di kuburan. Bukan digoreng di media sosial, begitu kalau benar-benar sayang ke anak. Apalagi sekarang sudah almarhum,” tegasnya.

“Sok doain, kasih rezeki, kasih wakaf untuk anak. Ini takdirnya untuk anak sampai disini. Jangan sampai ada yang merasa dirugikan, apalagi sampai ada yang menjadi korban pidana ini itu, tidak ada anak meninggal ini takdirnya,” pungkasnya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Sementara itu, ia mengaku bahwa kulit Nizam yang terlihat terbakar merupakan efek dari penyakit yang dialaminya, yaitu kanker darah dan autoimun. Sehingga ia menepis tuduhan yang diberikan terhadapnya. 

(kmr)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Bahaya Campak Mengintai, Begini Gejalanya Mulai dari Demam hingga Muncul Ruam

Bahaya Campak Mengintai, Begini Gejalanya Mulai dari Demam hingga Muncul Ruam

Penyakit campak belakangan ini menjadi perhatian serius di seluruh dunia, tak terkecuali di Indonesia. Kenali gejala penyakit yang disebabkan oleh virus ini.
Dinamika Keluarga Saat Mudik Bisa Ganggu Kesehatan Mental, Kemenkes Tekankan Pentingnya Empati Ketika Berkumpul dengan Sanak Saudara

Dinamika Keluarga Saat Mudik Bisa Ganggu Kesehatan Mental, Kemenkes Tekankan Pentingnya Empati Ketika Berkumpul dengan Sanak Saudara

Momen mudik merayakan Idulfitri atau Lebaran menjadi saat yang dinantikan para perantau. Namun, di saat yang bersamaan momen ini bisa ganggu kesehatan mental.
Orang Tua Wajib Tahu, Penggunaan Gawai Berlebihan Bisa Ganggu Saraf Anak

Orang Tua Wajib Tahu, Penggunaan Gawai Berlebihan Bisa Ganggu Saraf Anak

IDAI mengingatkan penggunaan gawai berlebihan oleh anak bisa mengakibatkan gangguan tumbuh kembang, termasuk sarafnya. Hal ini yang harus dilakukan.
Tak Ingin Gelar Open House saat Lebaran, Menkeu Purbaya Ingin Irit

Tak Ingin Gelar Open House saat Lebaran, Menkeu Purbaya Ingin Irit

Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa mengaku dirinya tidak ingin menggelar open house saat Lebaran. Karena, Purbaya memilih berhemat dan menjalani
Presiden Prabowo Bocorkan Alasan Utama Indonesia Gabung BoP: Mungkin Kita Bisa Bantu Palestina

Presiden Prabowo Bocorkan Alasan Utama Indonesia Gabung BoP: Mungkin Kita Bisa Bantu Palestina

Presiden Prabowo Subianto bocorkan alasan utama Republik Indonesia bergabung dengan Board of Peace (BoP). Bahkan kata dia, setelah melalui pertimbangan matang
Presiden Prabowo Berkomentar Menohok soal Kasus Penyiraman Air Keras Andrie Yunus: Usut Bener Sampai Aktornya

Presiden Prabowo Berkomentar Menohok soal Kasus Penyiraman Air Keras Andrie Yunus: Usut Bener Sampai Aktornya

Presiden Prabowo Subianto meminta kasus penyiraman air keras terhadap aktivis KontraS Andrie Yunus diusut hingga tuntas. Bahkan termasuk siapa aktor intelektual

Trending

DPR Bocorkan Penyebab Utama Pengumuman Sidang Isbat Lebaran Terlalu Malam

DPR Bocorkan Penyebab Utama Pengumuman Sidang Isbat Lebaran Terlalu Malam

Untuk diketahui pemerintah mengumumkan hasil sidang Isbat 1 Syawal 1447 Hijriah usai azan salat Isya atau hampir pukul 20.00 WIB. Ihwal waktu yang dinilai
Ramalan Keuangan Zodiak 21 Maret 2026: Aries, Taurus, Gemini, Cancer, Leo, dan Virgo

Ramalan Keuangan Zodiak 21 Maret 2026: Aries, Taurus, Gemini, Cancer, Leo, dan Virgo

​​​​​​​Ramalan keuangan zodiak 21 Maret 2026 untuk Aries, Taurus, Gemini, Cancer, Leo, Virgo. Simak peluang finansial, strategi, dan kondisi keuangan.
Resmi! AFC Akhirnya Umumkan Sanksi Cukup Berat untuk Persib usai Laga Panas kontra Ratchaburi FC di ACL 2, Maung Bandung Dapat Hukuman Apa Saja?

Resmi! AFC Akhirnya Umumkan Sanksi Cukup Berat untuk Persib usai Laga Panas kontra Ratchaburi FC di ACL 2, Maung Bandung Dapat Hukuman Apa Saja?

AFC resmi jatuhkan sanksi untuk Persib Bandung usai laga panas kontra Ratchaburi FC.
Jelang Sidang Isbat Penetapan Lebaran 2026, BRIN: Hilal Belum Berhasil Terlihat

Jelang Sidang Isbat Penetapan Lebaran 2026, BRIN: Hilal Belum Berhasil Terlihat

Pemerintah Indonesia melalui Kementerian Agama (Kemenag) belum menetapkan jatuhnya 1 Syawal 1447 Hijriah atau Lebaran 2026.
RESMI! Arab Saudi Tetapkan Idul Fitri 1447 H Jatuh pada Jumat, 20 Maret 2026

RESMI! Arab Saudi Tetapkan Idul Fitri 1447 H Jatuh pada Jumat, 20 Maret 2026

Resmi, Arab Saudi menetapkan Idul Fitri 1447 H jatuh pada hari Jumat, 20 Maret 2026.
Ramalan Keuangan Zodiak 20 Maret 2026: Aries, Taurus, Gemini, Cancer, Leo, dan Virgo

Ramalan Keuangan Zodiak 20 Maret 2026: Aries, Taurus, Gemini, Cancer, Leo, dan Virgo

​​​​​​​Ramalan keuangan zodiak 20 Maret 2026 untuk Aries, Taurus, Gemini, Cancer, Leo, Virgo. Simak peluang finansial dan prediksi kondisi keuangan besok.
Sidang Isbat Tuntas Berlangsung, Lebaran Ditetapkan pada 20 Maret 2026, Arab Saudi Puasa 30 Hari

Sidang Isbat Tuntas Berlangsung, Lebaran Ditetapkan pada 20 Maret 2026, Arab Saudi Puasa 30 Hari

Sidang Isbat penetapan awal 1 Syawal 1447 Hijriah atau Lebaran 2026 tuntas berlangsung di Arab Saudi.
Selengkapnya

Viral