News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Kecam Keras Aksi Anggota Brimob Aniaya Anak 14 Tahun hingga Tewas di Maluku, Komisi III DPR Sebut Aparat Bertindak Brutal

Anggota Brimob di Kota Tual, Maluku melakukan penganiayaan terhadap remaja berinisial AT (14) hingga tewas. Anggota Komisi III DPR memberikan kecaman keras.
Minggu, 22 Februari 2026 - 17:48 WIB
Anggota Komisi III Dewan Perwakilan Rakyat (DPR), Rudianto Lallo saat ditemui di kompleks parlemen, Jakarta, Jumat (15/8).
Sumber :
  • Antara

Jakarta, tvOnenews.com - Anggota Komisi III DPR RI, Rudianto Lallo mengecam keras tindakan penganiayaan yang dilakukan oleh anggota Brimob di Kota Tual, Maluku hingga mengakibatkan AT (14) tewas.

Rudianto bahkan mengatakan bahwa aksi anggota Brimob yakni Bripda MS tersebut adalah tindakan brutal dan harus diberi tanggung jawab pidana.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Tidak sekadar sanksi etik ya sanksi etik yang mungkin PTDH (pemecatan), tetapi setelah PTDH harus ada pertanggungjawaban pidana karena anak tersebut hilang nyawanya, dan peristiwa ini sungguh sangat melukai rasa keadilan," kata Rudianto, Minggu (22/2/2026).

Ia meminta tidak ada yang memberikan toleransi aksi penganiayaan tersebut. Sebab, nyawa seorang anak hilang akibat tindakan brutal aparat.

Sanksi tegas, lanjut dia, harus diberikan supaya hal serupa tidak berulang. Ia menegaskan, menghilangkan nyawa adalah tindakan yang tidak bisa dibenarkan.

Apalagi kini korbannya adalah seorang anak, sementara pelakunya aparat yang harusnya mengayomi dan melindungi masyarakat.

Adapun peristiwa ini terjadi pada Kamis (19/2/2026). Saat itu anggota Brimob tengah melakukan kegiatan cipta kondisi di Kota Tual, Maluku Tenggara.

Petugas kemudian menerima laporan warga bahwa ada tindakan pemukulan di area Tete Pancing. Anggota Brimob pun menuju lokasi untuk memeriksa situasi.

Setiba di sekitar Tete Pancing, sepeda motor yang dikendarai korban bersama kakaknya melaju. Bripda MS yang saat itu tengah bertugas memegang helm dan memukul kepala korban.

Pemukulan itu mengenai pelipis korban dan motor yang dikendarainya terjatuh. Sementara kakak korban yang berada di motor yang sama juga mengalami luka yakni patah tulang.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

AT sempat dibawa ke rumah sakit namun nyawanya tak tertolong setelah menjalani perawatan. Adapun kakak korban hingga saat ini masih dirawat dan akan dirujuk ke rumah sakit yang lebih besar. 

Diketahui, Bripda MS saat ini sudah ditetapkan sebagai tersangka dan sedang menjalani proses hukum. (ant/iwh)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Bareskrim Polri Bongkar Gudang Praktik Penyuntikan LPG Subsidi di Klaten

Bareskrim Polri Bongkar Gudang Praktik Penyuntikan LPG Subsidi di Klaten

Bareskrim Polri membongkar kasus penyalahgunaan gas LPG subsidi di wilayah Kabupaten Klaten, Jawa Tengah, pada Sabtu (2/5/2026). Dalam hal ini, dua orang pelaku berhasil diamankan.
Imigrasi Soetta Cegah Keberangkatan 42 Jemaah Ilegal Sejak Awal Musim Haji 2026

Imigrasi Soetta Cegah Keberangkatan 42 Jemaah Ilegal Sejak Awal Musim Haji 2026

Kantor Imigrasi Bandara Soekarno Hatta (Soetta) mencatat sebanyak 42 calon jemaah haji non prosedural telah dicegah keberangkatannya ke Tanah Suci sejak awal masa haji 2026.
Kasus Anak Diduga Dicekoki Miras Hingga Dilecehkan di Tangerang, Pelaku Utama Masih Buron

Kasus Anak Diduga Dicekoki Miras Hingga Dilecehkan di Tangerang, Pelaku Utama Masih Buron

Polres Metro Tangerang Kota meningkatkan kasus anak wanita yang diduga dicekoki miras hingga dilecehkan oleh gerombolan pria, di wilayah Cipondoh, Kota Tangerang, dari penyelidikan ke penyidikan.
Ada Aksi May Day Internasional 2026 di Monas, Polisi Minta Masyarakat Tak Ikuti Arahan Jukir Liar

Ada Aksi May Day Internasional 2026 di Monas, Polisi Minta Masyarakat Tak Ikuti Arahan Jukir Liar

Direktur Lalu Lintas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Komarudin meminta kepada para massa aksi May Day Internasional 2026, untuk tidak mengikuti arahan juru parkir liar.
DPR Nilai Rencana Pemerintah Tutup Prodi Kurang Relevan: Sangat Berisiko Salah Sasaran

DPR Nilai Rencana Pemerintah Tutup Prodi Kurang Relevan: Sangat Berisiko Salah Sasaran

DPR menyoroti rencana pemerintah menutup sejumlah program studi (prodi) di perguruan tinggi.
alalal alalal alalla alalal alala lalala lalala lalala lalal

alalal alalal alalla alalal alala lalala lalala lalala lalal

LalalalalalalalalalLalalalalalalalalalLalalalalalalalalal

Trending

Kapolda Metro Jaya Ungkap 7 Orang Masih Terjepit Dampak Kecelakaan Kereta Tabrak KRL di Bekasi Timur

Kapolda Metro Jaya Ungkap 7 Orang Masih Terjepit Dampak Kecelakaan Kereta Tabrak KRL di Bekasi Timur

Kapolda Metro Jaya, Irjen Asep Edi Suheri meninjau langsung lokasi kejadian kecelakaan KA Argo Bromo Anggrek dengan KRL di Stasiun Bekasi Timur, Senin (27/4).
Tren Wedding 2026: Gen Z Tinggalkan Konsep Template, Pernikahan Elegan Jadi Pilihan Favorit?

Tren Wedding 2026: Gen Z Tinggalkan Konsep Template, Pernikahan Elegan Jadi Pilihan Favorit?

Apakah tren wedding 2026 masih didominasi konsep mewah yang megah, atau justru bergeser ke arah yang lebih sederhana namun elegan? Perubahan ini tidak lepas dari cara pandang
Update Kereta Tabrak KRL di Bekasi Timur: 4 Meninggal Dunia dan 38 Dibawa ke RS

Update Kereta Tabrak KRL di Bekasi Timur: 4 Meninggal Dunia dan 38 Dibawa ke RS

PT KAI (Persero) memastikan 240 penumpang Kereta Api (KA) Argo Bromo Anggrek berhasil dievakusi dalam kondisi selamat.
Dilirik Klub Polandia, Dony Tri Pamungkas Fokus Bawa Persija Juara

Dilirik Klub Polandia, Dony Tri Pamungkas Fokus Bawa Persija Juara

Kabar tersebut bahkan keluar jelang selesainya musim kompetisi 2025-2026, di mana menjadi salah satu musim terbaik Dony Tri Pamungkas bersama Persija Jakarta. 
Kondisi RSUD Kota Bekasi Membludak, IGD Padat dan Puluhan Korban Kecelakaan KRL dan KA Jarak Jauh Terus Berdatangan

Kondisi RSUD Kota Bekasi Membludak, IGD Padat dan Puluhan Korban Kecelakaan KRL dan KA Jarak Jauh Terus Berdatangan

​​​​​​​RSUD Kota Bekasi membludak usai tabrakan KRL dan KA Jarak Jauh di Stasiun Bekasi Timur. IGD padat, puluhan korban luka terus berdatangan dan dirawat intensif.
Pantas Beckham Putra Tak Dipanggil John Herdman ke TC Timnas Indonesia, Bung Ropan Ungkit Kejadian di FIFA Series

Pantas Beckham Putra Tak Dipanggil John Herdman ke TC Timnas Indonesia, Bung Ropan Ungkit Kejadian di FIFA Series

Bung Ropan bahas soal alasan Beckham Putra tak dipanggil John Herdman ke TC Timnas Indonesia. Ternyata ada alasan khusus mengapa John Herdman panggil pemain.
Bak Ditampar, Dedi Mulyadi Ucapkan Terima Kasih kepada Bobotoh, Jaga Profesionalisme Sepak Bola Tanpa Cawe-cawe Politik

Bak Ditampar, Dedi Mulyadi Ucapkan Terima Kasih kepada Bobotoh, Jaga Profesionalisme Sepak Bola Tanpa Cawe-cawe Politik

Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi merespons spanduk Bobotoh "Shut Up KDM" di Tribun Utara Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA) saat laga Persib vs Arema FC.
Selengkapnya

Viral