News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Santriwati di Mamuju Sulbar Diduga Buang Bayi Hasil Hubungan Di luar Nikah, Jasad Ditemukan Mengenaskan di Belakang Pesantren

Tim Resmob Satuan Reskrim Polresta Mamuju, Sulawesi Barat, bergerak cepat mengamankan dua terduga pelaku pembuangan bayi yang menggegerkan warga Kelurahan Bebanga, Kecamatan Kalukku. 
Sabtu, 21 Februari 2026 - 21:45 WIB
Kasat Reskrim Polresta Mamuju Ajun Komisaris Polisi Agustinus Pigay (kiri) bersama Kasi Humas Polresta Mamuju Iptu Herman Basir (kanan).
Sumber :
  • Antara

Jakarta, tvOnenews.com - Tim Resmob Satuan Reskrim Polresta Mamuju, Sulawesi Barat, bergerak cepat mengamankan dua terduga pelaku pembuangan bayi yang menggegerkan warga Kelurahan Bebanga, Kecamatan Kalukku. 

Ironisnya, salah satu pelaku diketahui merupakan seorang mahasiswi agama atau santriwati di salah satu pondok pesantren setempat.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Kapolresta Mamuju melalui Kasat Reskrim AKP Agustinus Pigay mengonfirmasi penangkapan sepasang kekasih tersebut pada Sabtu (21/2/2026). 

Pelaku berinisial HS (18) ditangkap bersama kekasihnya, TD (21).

"Pelaku berinisial HS (18), seorang santriwati telah kami amankan bersama TD (21), yang diketahui merupakan pacarnya," ujar AKP Agustinus Pigay.
Kronologi dan Pengakuan Pelaku

Berdasarkan hasil interogasi awal, HS mengakui bahwa bayi tersebut merupakan hasil hubungan gelapnya dengan TD. Ia juga membeberkan bahwa hubungan terlarang itu dilakukan beberapa kali hingga menyebabkan kehamilan.

"Berdasarkan hasil pemeriksaan awal, HS mengaku telah melakukan hubungan layaknya suami istri dengan TD sebanyak dua kali pada sekitar Mei 2025. Hubungan tersebut diduga menyebabkan HS hamil," jelas Agustinus.

Lebih lanjut, polisi mengungkapkan bahwa HS menjalani proses persalinan seorang diri tanpa bantuan medis. Akibat tindakan nekat tersebut, kondisi kesehatan HS menurun drastis. 

Saat ini, santriwati tersebut tengah menjalani perawatan intensif di Rumah Sakit Bhayangkara karena kondisinya yang masih sangat lemah.

Kasus ini terkuak setelah warga dan santri di kawasan Gantungan, Mamuju, mencium aroma tak sedap saat sedang melakukan kerja bakti di kebun belakang pesantren. Setelah ditelusuri, mereka menemukan jasad bayi dalam kondisi yang sangat memprihatinkan.

Tubuh bayi malang itu dilaporkan sudah mengering dan menghitam, bahkan dengan kondisi lengan kiri yang terputus. 

Temuan tragis ini langsung dilaporkan ke pihak sekolah dan diteruskan ke Polsek Kalukku hingga akhirnya ditangani oleh Polresta Mamuju.

Pihak kepolisian menegaskan akan mengusut tuntas motif di balik peristiwa tragis ini. Polisi juga meminta agar publik tidak menyebarkan isu yang belum pasti kebenarannya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Kami meminta masyarakat tetap tenang dan mempercayakan sepenuhnya proses hukum kepada aparat penegak hukum," tegas Agustinus.

Saat ini, pihak penyidik masih melakukan pemeriksaan mendalam terhadap TD, sementara HS akan diperiksa lebih lanjut setelah kondisi kesehatannya dinyatakan stabil oleh tim medis. (ant/dpi)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Media Vietnam Sebut Pemain Timnas Indonesia Ini Jadi Biang Kerok Potensi Kekacauan di Liga Belanda, Kok Bisa?

Media Vietnam Sebut Pemain Timnas Indonesia Ini Jadi Biang Kerok Potensi Kekacauan di Liga Belanda, Kok Bisa?

Media Vietnam menyoroti polemik yang melibatkan Dean James, yang disebut berpotensi memicu kekacauan di Eredivisie akibat sengketa status kelayakan bermain.
Hanya Andalkan Marselino Ferdinan? Media Vietnam Ragukan Kekuatan Timnas Indonesia

Hanya Andalkan Marselino Ferdinan? Media Vietnam Ragukan Kekuatan Timnas Indonesia

Media Vietnam menyoroti skuad Timnas Indonesia jelang Piala ASEAN 2026, dengan perhatian utama tertuju pada Marselino Ferdinan sebagai satu-satunya pemain yang.
Bareskrim Polri Bongkar Gudang Praktik Penyuntikan LPG Subsidi di Klaten

Bareskrim Polri Bongkar Gudang Praktik Penyuntikan LPG Subsidi di Klaten

Bareskrim Polri membongkar kasus penyalahgunaan gas LPG subsidi di wilayah Kabupaten Klaten, Jawa Tengah, pada Sabtu (2/5/2026). Dalam hal ini, dua orang pelaku berhasil diamankan.
Imigrasi Soetta Cegah Keberangkatan 42 Jemaah Ilegal Sejak Awal Musim Haji 2026

Imigrasi Soetta Cegah Keberangkatan 42 Jemaah Ilegal Sejak Awal Musim Haji 2026

Kantor Imigrasi Bandara Soekarno Hatta (Soetta) mencatat sebanyak 42 calon jemaah haji non prosedural telah dicegah keberangkatannya ke Tanah Suci sejak awal masa haji 2026.
Kasus Anak Diduga Dicekoki Miras Hingga Dilecehkan di Tangerang, Pelaku Utama Masih Buron

Kasus Anak Diduga Dicekoki Miras Hingga Dilecehkan di Tangerang, Pelaku Utama Masih Buron

Polres Metro Tangerang Kota meningkatkan kasus anak wanita yang diduga dicekoki miras hingga dilecehkan oleh gerombolan pria, di wilayah Cipondoh, Kota Tangerang, dari penyelidikan ke penyidikan.
Ada Aksi May Day Internasional 2026 di Monas, Polisi Minta Masyarakat Tak Ikuti Arahan Jukir Liar

Ada Aksi May Day Internasional 2026 di Monas, Polisi Minta Masyarakat Tak Ikuti Arahan Jukir Liar

Direktur Lalu Lintas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Komarudin meminta kepada para massa aksi May Day Internasional 2026, untuk tidak mengikuti arahan juru parkir liar.

Trending

Kapolda Metro Jaya Ungkap 7 Orang Masih Terjepit Dampak Kecelakaan Kereta Tabrak KRL di Bekasi Timur

Kapolda Metro Jaya Ungkap 7 Orang Masih Terjepit Dampak Kecelakaan Kereta Tabrak KRL di Bekasi Timur

Kapolda Metro Jaya, Irjen Asep Edi Suheri meninjau langsung lokasi kejadian kecelakaan KA Argo Bromo Anggrek dengan KRL di Stasiun Bekasi Timur, Senin (27/4).
Tren Wedding 2026: Gen Z Tinggalkan Konsep Template, Pernikahan Elegan Jadi Pilihan Favorit?

Tren Wedding 2026: Gen Z Tinggalkan Konsep Template, Pernikahan Elegan Jadi Pilihan Favorit?

Apakah tren wedding 2026 masih didominasi konsep mewah yang megah, atau justru bergeser ke arah yang lebih sederhana namun elegan? Perubahan ini tidak lepas dari cara pandang
Update Kereta Tabrak KRL di Bekasi Timur: 4 Meninggal Dunia dan 38 Dibawa ke RS

Update Kereta Tabrak KRL di Bekasi Timur: 4 Meninggal Dunia dan 38 Dibawa ke RS

PT KAI (Persero) memastikan 240 penumpang Kereta Api (KA) Argo Bromo Anggrek berhasil dievakusi dalam kondisi selamat.
Dilirik Klub Polandia, Dony Tri Pamungkas Fokus Bawa Persija Juara

Dilirik Klub Polandia, Dony Tri Pamungkas Fokus Bawa Persija Juara

Kabar tersebut bahkan keluar jelang selesainya musim kompetisi 2025-2026, di mana menjadi salah satu musim terbaik Dony Tri Pamungkas bersama Persija Jakarta. 
Kondisi RSUD Kota Bekasi Membludak, IGD Padat dan Puluhan Korban Kecelakaan KRL dan KA Jarak Jauh Terus Berdatangan

Kondisi RSUD Kota Bekasi Membludak, IGD Padat dan Puluhan Korban Kecelakaan KRL dan KA Jarak Jauh Terus Berdatangan

​​​​​​​RSUD Kota Bekasi membludak usai tabrakan KRL dan KA Jarak Jauh di Stasiun Bekasi Timur. IGD padat, puluhan korban luka terus berdatangan dan dirawat intensif.
Pantas Beckham Putra Tak Dipanggil John Herdman ke TC Timnas Indonesia, Bung Ropan Ungkit Kejadian di FIFA Series

Pantas Beckham Putra Tak Dipanggil John Herdman ke TC Timnas Indonesia, Bung Ropan Ungkit Kejadian di FIFA Series

Bung Ropan bahas soal alasan Beckham Putra tak dipanggil John Herdman ke TC Timnas Indonesia. Ternyata ada alasan khusus mengapa John Herdman panggil pemain.
Bak Ditampar, Dedi Mulyadi Ucapkan Terima Kasih kepada Bobotoh, Jaga Profesionalisme Sepak Bola Tanpa Cawe-cawe Politik

Bak Ditampar, Dedi Mulyadi Ucapkan Terima Kasih kepada Bobotoh, Jaga Profesionalisme Sepak Bola Tanpa Cawe-cawe Politik

Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi merespons spanduk Bobotoh "Shut Up KDM" di Tribun Utara Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA) saat laga Persib vs Arema FC.
Selengkapnya

Viral