GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Deretan Fakta Dwi Sasetyaningtyas Viral Pamer Paspor Inggris Anak: Suami Diperiksa LPDP Hingga Mertua Bukan Orang Sembarangan

Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP) akhirnya ambil langkah tegas menyusul polemik yang melibatkan salah satu alumnusnya, Dwi Sasetyaningtyas atau Tyas. 
Sabtu, 21 Februari 2026 - 15:13 WIB
Dwi Sasetyaningtyas.
Sumber :
  • Instagram @sasetyaningtyas

Jakarta, tvOnenews.com - Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP) akhirnya mengambil langkah tegas menyusul polemik yang melibatkan salah satu alumnusnya, Dwi Sasetyaningtyas atau Tyas. 

Perhatian publik kini bergeser pada sang suami, Arya Irwantoro (AP), yang diduga belum menuntaskan kewajiban kontribusinya kepada negara.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Kasus ini bermula dari unggahan video Dwi Sasetyaningtyas di media sosial yang memamerkan paspor Inggris milik anaknya. 

Dalam video tersebut, Tyas menuliskan kalimat yang memicu kritik tajam warganet; “cukup saya WNI, anak jangan,” serta pernyataan lain, “Cukup aku saja yang WNI, anak-anakku jangan. Kita usahakan anak-anak dengan paspor kuat WNA itu,” ujarnya.

Pernyataan tersebut dinilai tidak sensitif karena Tyas merupakan lulusan magister yang dibiayai oleh dana publik. Menanggapi kegaduhan ini, LPDP memberikan klarifikasi mengenai status hukum Tyas dan suaminya.


Dwi Sasetyaningtyas dan suaminya, Arya Irwantoro. (Foto: Ist)

Pemanggilan Sang Suami

Meski Tyas dinyatakan telah menyelesaikan studi pada 31 Agustus 2017 dan menuntaskan masa pengabdiannya, LPDP kini tengah mendalami status Arya Irwantoro. 

Sebagai sesama penerima beasiswa, Arya diduga belum memenuhi kontrak pengabdian "2n+1" (dua kali masa studi ditambah satu tahun) di Indonesia.

"LPDP saat ini melakukan pendalaman internal terkait dugaan tersebut. LPDP tengah melakukan pemanggilan kepada Saudara AP untuk meminta klarifikasi, serta akan melakukan proses penindakan dan pengenaan sanksi sampai pengembalian seluruh dana beasiswa apabila terbukti bahwa kewajiban berkontribusi di Indonesia belum dipenuhi," bunyi pernyataan resmi LPDP melalui akun Instagram pada Sabtu (21/2/2026).

LPDP menegaskan komitmennya untuk bersikap adil dan konsisten terhadap seluruh awardee demi menjaga integritas institusi dalam memberikan manfaat bagi Indonesia.


Sosok Mertua Dwi Sasetyaningtyas, Jejak Birokrat Syukur Iwantoro. (Foto: Ist)

Sosok Mertua yang Merupakan Eks Pejabat Tinggi

Di tengah sorotan tersebut, latar belakang keluarga Tyas pun ikut terkuak. Warganet menemukan fakta bahwa ia merupakan menantu dari Syukur Iwantoro, seorang birokrat senior dengan rekam jejak panjang di Kementerian Pertanian (Kementan).

Syukur Iwantoro pernah menduduki posisi prestisius sebagai Direktur Jenderal Peternakan dan Kesehatan Hewan (2011-2015) hingga menjabat sebagai Sekretaris Jenderal Kementan. 

Namanya juga sempat muncul sebagai saksi dalam pemeriksaan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terkait dua perkara tata niaga komoditas pangan, meski statusnya saat itu murni sebagai saksi administratif.

Permohonan Maaf Dwi Sasetyaningtyas

Menyadari gelombang kritik yang tidak terbendung, Dwi Sasetyaningtyas akhirnya menyampaikan permohonan maaf secara terbuka. Ia mengakui pernyataannya telah menimbulkan kegaduhan dan mengklaim tidak bermaksud merendahkan Indonesia.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Di sisi lain, LPDP menyayangkan perilaku tersebut dan mengingatkan bahwa penggunaan media sosial secara bijak merupakan bagian dari citra dan etika para penerima beasiswa negara. 

Kasus ini kini menjadi pembelajaran bagi komunitas LPDP mengenai pentingnya nilai integritas dan semangat kontribusi bagi tanah air setelah menempuh pendidikan di luar negeri. (dpi)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Usai Jejak Mertua Dwi Sasetyaningtyas Dikorek Warganet, Laporan Harta Syukur Iwantoro Ikut Terseret Polemik

Usai Jejak Mertua Dwi Sasetyaningtyas Dikorek Warganet, Laporan Harta Syukur Iwantoro Ikut Terseret Polemik

Nama Syukur Iwantoro, mertua Dwi Sasetyaningtyas, ikut disorot. Warganet membongkar laporan kekayaan Rp3,09 miliar yang tercatat di LHKPN KPK.
Natalius Pigai Balas Sentilan Ketua BEM UGM Terkait MBG: Seirama dengan HAM!

Natalius Pigai Balas Sentilan Ketua BEM UGM Terkait MBG: Seirama dengan HAM!

Menteri HAM Natalius Pigai balas sentilan Ketua BEM UGM, Tiyo Ardianto terkait pengiriman surat kepada UNICEF soal tuntutan kuat penghentian program MBG.
Deal Dagang RI–AS Diteken, Tarif Turun Tapi Risiko Menggunung: Dari Banjir Impor hingga Tekanan UMKM

Deal Dagang RI–AS Diteken, Tarif Turun Tapi Risiko Menggunung: Dari Banjir Impor hingga Tekanan UMKM

MoU dagang RI–AS resmi diteken. Tarif turun, tapi risiko banjir impor, tekanan UMKM, dan ketimpangan perdagangan mulai jadi sorotan.
Kontroversi Unggahan Dwi Sasetyaningtyas Melebar, Pengakuan Soal Mobil, Sopir, hingga Ajudan Diduga Gunakan Fasilitas Negara

Kontroversi Unggahan Dwi Sasetyaningtyas Melebar, Pengakuan Soal Mobil, Sopir, hingga Ajudan Diduga Gunakan Fasilitas Negara

Kontroversi Dwi Sasetyaningtyas melebar setelah pengakuan dirinya soal mobil, sopir, hotel, dan ajudan saat riset memicu dugaan penggunaan fasilitas negara.
Putusan MA AS Guncang Kesepakatan Dagang, Airlangga: Perjanjian RI–AS Tetap Jalan Meski Tarif Trump Dibatalkan

Putusan MA AS Guncang Kesepakatan Dagang, Airlangga: Perjanjian RI–AS Tetap Jalan Meski Tarif Trump Dibatalkan

Putusan MA AS batalkan tarif Trump, Airlangga pastikan perjanjian dagang Indonesia–AS tetap berjalan sambil dikaji ulang dalam masa konsultasi 60 hari.
Ibu Ketua BEM UGM Diteror Usai Kritik Kasus Anak di NTT, Pigai: Teror Tidak Mungkin dari Pemerintah

Ibu Ketua BEM UGM Diteror Usai Kritik Kasus Anak di NTT, Pigai: Teror Tidak Mungkin dari Pemerintah

Beberapa hari lalu, mencuat terkait kabar Ibu Ketua BEM UGM diteror. Hal ini terjadi, usai Ketua BEM UGM, Tiyo Ardianto melontarkan kritik terkait kasus anak

Trending

Pengamat Kritik Pedas Tingkah Anggota Brimob Aniaya Siswa hingga Tewas di Tual: Pidanakan!

Pengamat Kritik Pedas Tingkah Anggota Brimob Aniaya Siswa hingga Tewas di Tual: Pidanakan!

Pengamat Kepolisian ISESS Bambang Rukminto lontarkan kritikan pedas terhadap kasus dugaan penganiayaan yang dilakukan anggota Brimob ke seorang Siswa di Tual,
Hasil Liga Inggris: Chelsea Puas Berbagi Poin untuk Geser Manchester United di Klasemen

Hasil Liga Inggris: Chelsea Puas Berbagi Poin untuk Geser Manchester United di Klasemen

Chelsea harus puas berbagi poin setelah ditahan imbang 1-1 oleh Burnley pada lanjutan Liga Inggris, Sabtu (21/2/2026).
Bersinar di Liga Korea, Megawati Hangestri Pernah Titip Pesan Menyentuh untuk Pevoli Muda Indonesia

Bersinar di Liga Korea, Megawati Hangestri Pernah Titip Pesan Menyentuh untuk Pevoli Muda Indonesia

Sukses meniti karier di Liga Voli Korea selama dua musim, Megawati Hangestri Pertiwi membagikan pesan kepada para juniornya yang hendak berkarier abroad. (22/2)
Hasil Super League Penuh Kejutan: Persebaya Tersungkur, Arema dan Persis Alami Nasib Serupa

Hasil Super League Penuh Kejutan: Persebaya Tersungkur, Arema dan Persis Alami Nasib Serupa

Hasil Super League 2025/2026 pada pekan ke-22 berlangsung menarik perhatian pada Sabtu (21/2/2026).
Polri Tak Hanya Ungkap Narkotika Sekoper, Kronologi Penyimpangan Seksual AKBP Didik Juga Dibocorkan

Polri Tak Hanya Ungkap Narkotika Sekoper, Kronologi Penyimpangan Seksual AKBP Didik Juga Dibocorkan

Polri tidak hanya ungkap soal kepemilikan narkotika sekoper eks Kapolres Bima Kota AKBP Didik Putra Kuncoro. Namun, Polri juga bocorkan kronologi penyimpangan
Ketua BEM UGM Surati UNICEF Minta MBG Dihentikan, Pigai: Itu Menentang HAM

Ketua BEM UGM Surati UNICEF Minta MBG Dihentikan, Pigai: Itu Menentang HAM

Langkah BEM UGM yang menyurati United Nations International Children’s Emergency Fund (UNICEF) dan meminta MBG dihentikan menuai respons keras dari Menteri HAM
Media Italia Tak Habis Pikir dengan Jay Idzes, Kapten Timnas Indonesia Itu Tampil Nyaris Sempurna Bareng Sassuolo

Media Italia Tak Habis Pikir dengan Jay Idzes, Kapten Timnas Indonesia Itu Tampil Nyaris Sempurna Bareng Sassuolo

Media Italia dibuat takjub dengan penampilan Jay Idzes saat Sassuolo menang 3-0 atas Hellas Verona. Kapten Timnas Indonesia itu tampil nyaris sempurna dan jadi kunci clean sheet Neroverdi.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT