News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Politikus Gerindra: MBG Adalah Investasi Masa Depan Indonesia

Menurutnya jika MBG dipahami hanya sebagai belanja rutin pemerintah, maka MBG akan diperlakukan sebagai beban fiskal. 
Selasa, 17 Februari 2026 - 07:45 WIB
BGN Perluas Penerima Makan Bergizi Gratis, Balita Usia 6–59 Bulan Resmi Masuk Sasaran 2026
Sumber :
  • Antara

Jakarta, tvOnenews.com - program Makan Bergizi Gratis (MBG) disebut-sebut bukan sekadar bantuan pangan, melainkan investasi strategis jangka panjang bagi bangsa. Program ini dirancang untuk menyiapkan kualitas sumber daya manusia sejak dini guna menyongsong visi Indonesia Emas 2045.

"Apakah MBG sekadar belanja pemerintah, seperti bansos, gaji pegawai negeri, atau biaya operasional kantor? Ataukah ia sesungguhnya merupakan investasi jangka panjang negara yang berdampak sistemik terhadap konsumsi, produktivitas, dan bahkan penerimaan pajak?" ujar politikus Partai Gerindra Arief Poyuono, kepada wartawan, Senin (15/2).

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Menurutnya jika MBG dipahami hanya sebagai belanja rutin pemerintah, maka MBG akan diperlakukan sebagai beban fiskal. 

"Namun jika kita menempatkannya sebagai investasi negara dalam pembangunan manusia, maka perspektifnya berubah total: MBG menjadi instrumen strategis pertumbuhan ekonomi," kata Komisaris Pelindo ini.

Ia menekankan dalam konteks ini, MBG adalah investasi pada kualitas sumber daya manusia, pada kesehatan, kecerdasan, dan produktivitas generasi mendatang. Gizi yang cukup pada usia sekolah terbukti meningkatkan konsentrasi belajar, memperbaiki kehadiran di kelas, dan memperkuat perkembangan kognitif. 

"Dalam jangka panjang, efek tersebut bermuara pada peningkatan produktivitas tenaga kerja. Ketika produktivitas naik, pendapatan masyarakat meningkat. Ketika pendapatan meningkat, konsumsi ikut terdorong. Dan ketika konsumsi menguat, roda ekonomi bergerak lebih cepat," ujarnya.

Lebih jauh lagi, peningkatan produktivitas dan konsumsi akan berdampak pada penerimaan pajak. Basis pajak yang lebih luas dan ekonomi yang lebih sehat akan meningkatkan penerimaan negara tanpa harus menaikkan tarif pajak. Artinya, MBG berpotensi memperkuat kapasitas fiskal negara itu sendiri.

"Dalam kondisi ekonomi global yang lesu dan penuh ketidakpastian, instrumen domestik seperti MBG menjadi penting. Tanpa pengungkit internal yang kuat, pertumbuhan ekonomi Indonesia bisa saja tertahan di bawah kisaran 4–5 %. Namun dengan dorongan konsumsi domestik dan peningkatan produktivitas akibat investasi pada gizi, pertumbuhan 2025 yang diproyeksikan di kisaran 5,39% menjadi lebih realistis," tegas Arief.

Argumen ini tidak berdiri di ruang kedap. Sejumlah penelitian internasional menunjukkan bahwa investasi pada program makan bergizi di sekolah menghasilkan tingkat pengembalian yang sangat tinggi. UNICEF dan Bank Dunia mencatat bahwa setiap 1 dolar yang diinvestasikan dalam program makan sekolah dapat menghasilkan manfaat ekonomi antara 4 hingga 35 dolar melalui peningkatan kesehatan, pendidikan, dan produktivitas. 

"Dalam beberapa kajian lintas negara, estimasi pengembalian ekonomi bahkan berada pada kisaran 16–35 dolar per 1 dolar investasi," imbuhnya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Arief mengungkapkan program MBG meningkatkan permintaan terhadap produk pertanian lokal, mendukung usaha kecil, serta menciptakan lapangan kerja. Diperkirakan, setiap 100.000 anak yang dilayani oleh program makan sekolah dapat mendorong penciptaan sekitar 1.591 lapangan kerja baru.

"Dampak berantai ini menunjukkan bahwa MBG tidak berhenti di ruang kelas. Ia menyentuh petani, nelayan, pelaku UMKM pangan, hingga sektor logistik. Dapur-dapur sekolah menjadi simpul ekonomi baru yang menghubungkan kebijakan publik dengan produksi lokal. Dalam konteks Indonesia yang memiliki basis pertanian dan UMKM luas, potensi multiplier effect ini sangat signifikan," ungkap Arief.

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Pembahasan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Kampung Cerdas di DPRD Kota Surabaya terus berlanjut. Panitia Khusus (Pansus) kini memfokuskan pada tahap konsolidasi dan sinkronisasi dengan program yang telah berjalan di lingkungan Pemerintah Kota.
Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung meminta seluruh aduan warga melalui aplikasi JAKI harus ditanggapi serius dan tidak dimanipulasi dengan foto Artificial Intelligence (AI).
Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Namun, tidak semua AC mampu memberikan dampak positif bagi kesehatan. Pemilihan yang kurang tepat justru bisa memperburuk kondisi, seperti udara terlalu kering atau sirkulas

Trending

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi menginstruksikan Inspektorat serta Badan Kepegawaian Daerah (BKD) untuk mengusut tuntas penyebab mandeknya implementasi kebijakan baru.
Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Seorang pemain Timnas kembali menjadi warga negara Belanda setelah terseret konflik paspor di Eredvisie. Penyerang Heerenveen itu akan kembali bermain pekan ini
Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain naturalisasi timnas berbondong-bondong kembali jadi Warga Negara Belanda setelah kasus paspor meledak di Liga Belanda dalam beberapa pekan terakhir.
Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Gubernur Dedi Mulyadi menjelaskan, bahwa saat ini dirinya sedang menggodok program kredit angkot listrik yang bisa diikuti oleh para sopir angkot di Jawa Barat.
Selengkapnya

Viral