GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Bocah 12 Tahun di Demak Ditemukan Tewas Gantung Diri, Sempat Unggah Chat Bernada Makian dari Ibu

Bocah 12 tahun di Demak tewas gantung diri, sempat unggah chat bernada makian dari ibu di WhatsApp. Polisi ungkap kronologi dan hasil forensik.
Sabtu, 14 Februari 2026 - 13:31 WIB
Ilustrasi bunuh diri.
Sumber :
  • Dok Pixabay

Disclaimer: Berita atau artikel ini tidak bertujuan menginspirasi tindakan bunuh diri. Pembaca yang merasakan gejala depresi dengan kecenderungan berupa pemikiran untuk bunuh diri, segera konsultasikan persoalan Anda ke pihak-pihak yang dapat membantu seperti psikolog, psikiater, ataupun klinik kesehatan mental.

Demak, tvOnenews.com – Peristiwa tragis mengguncang Kabupaten Demak. Seorang bocah perempuan berusia 12 tahun ditemukan meninggal dunia diduga akibat gantung diri di rumahnya, Kamis (12/1/2026) sore.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Sebelum ditemukan tewas, korban diketahui sempat mengunggah tangkapan layar percakapan WhatsApp berisi kata-kata bernada makian yang diduga dikirim oleh ibunya. Unggahan tersebut muncul beberapa hari sebelum kejadian.

Kasat Reskrim Polres Demak, Iptu Anggah Mardwi Pitriyono, membenarkan adanya unggahan tersebut. Menurutnya, tangkapan layar itu berasal dari ponsel korban dan diunggah ke status WhatsApp.

“Screenshot itu adalah chat dari ibunya ke korban dan diunggah oleh korban di WhatsApp beberapa hari sebelum peristiwa gantung diri,” ujar Anggah dikutip pada hari Sabtu (14/2/2026).

Dalam unggahan yang kemudian beredar di media sosial, korban juga menuliskan keterangan singkat yang menyiratkan kelelahan emosional. Kalimat itu berbunyi, “Di balik tawa gua disisi lain aku juga cape.”

Unggahan tersebut kini menjadi sorotan publik, memicu keprihatinan sekaligus diskusi luas soal relasi orang tua dan anak, terutama dalam komunikasi sehari-hari.

Kronologi Kejadian Terekam CCTV

Peristiwa itu terjadi pada Kamis sore. Berdasarkan rekaman kamera pengawas (CCTV) di sekitar rumah, ibu korban pulang sekitar pukul 18.01 WIB sambil menggendong adik korban.

“Dari CCTV terlihat ibu korban masuk rumah pukul 18.01 WIB sambil menggendong adik korban,” jelas Anggah.

Tak lama kemudian, sekitar pukul 18.03 WIB, ibu korban terlihat keluar rumah dalam kondisi histeris dan berteriak meminta pertolongan warga.

“Jam 18.03 WIB ibu korban keluar dan berteriak. Jadi ibu korban yang pertama mengetahui anaknya sudah dalam kondisi gantung diri,” katanya.

Warga sekitar yang mendengar teriakan segera mendatangi lokasi. Korban kemudian dibawa ke Rumah Sakit Wongsonegoro menggunakan mobil milik ibu korban yang dikemudikan tetangga. Sementara sang ibu mengikuti menggunakan sepeda motor.

Namun nyawa korban tidak dapat tertolong.

Hasil Pemeriksaan Forensik

Polisi menerima laporan sekitar pukul 21.30 WIB dan langsung melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP). Berdasarkan hasil visum dokter forensik, ditemukan tanda-tanda yang mengarah pada kematian akibat gantung diri.

“Dokter forensik menyampaikan terdapat luka akibat kekerasan tumpul berupa jejas atau lecet gantung pada leher. Didapatkan tanda mati lemas. Perkiraan waktu kematian 2–6 jam sebelum pemeriksaan visum dilakukan,” ungkap Anggah.

Polisi juga menelusuri aktivitas terakhir ponsel korban. Berdasarkan pemeriksaan, aktivitas terakhir di ponsel tercatat pukul 16.25 WIB.

Dari hasil pendalaman sementara, tidak ditemukan indikasi keterlibatan pihak lain. Polisi membantah dugaan yang sempat muncul di media sosial bahwa korban dibunuh oleh ibunya.

“Dengan rentang waktu sekitar 1,5 hingga 2 menit sejak ibu masuk rumah lalu keluar meminta tolong, tidak memungkinkan ada indikasi pembunuhan,” tegas Anggah.

Selain itu, tidak terlihat ada orang lain yang masuk ke rumah dalam rentang waktu tersebut.

Soal Pesan Bernada Makian

Terkait pesan bernada marah dan kata-kata kasar yang diunggah korban, Anggah membenarkan bahwa sebelumnya ibu korban memang sempat beberapa kali mengirim pesan dalam kondisi emosi.

“Memang sebelumnya ibunya sempat beberapa kali chat marah-marah dan ada kata-kata kasar,” ujarnya.

Namun demikian, polisi menegaskan bahwa penyebab korban melakukan tindakan tersebut tidak bisa disimpulkan hanya dari satu faktor.

“Penyebabnya tidak bisa kita simpulkan hanya karena chat itu. Masih banyak faktor lain yang harus didalami,” kata Anggah.

Imbauan untuk Orang Tua

Peristiwa ini menjadi pengingat penting tentang komunikasi dalam keluarga, terutama antara orang tua dan anak yang sedang memasuki masa remaja awal. Usia 12 tahun merupakan fase transisi yang rentan secara emosional.

Anggah berharap kejadian ini menjadi pelajaran bagi para orang tua agar lebih bijak dalam berkomunikasi.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“Kami harap para orang tua bisa lebih bijak dalam berkomunikasi dengan anaknya. Perhatikan dan awasi aktivitas media sosial anak, sehingga anak merasa selalu ada orang tua yang hadir dan mendengarkan,” tutupnya.

Kasus ini kini masih dalam pendalaman kepolisian untuk memastikan tidak ada unsur lain yang terlewat. Di tengah duka mendalam, publik diingatkan bahwa kata-kata memiliki dampak besar, terlebih bagi anak-anak yang masih membangun ketahanan emosinya. (nsp)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Layanan Kesehatan Asia Tenggara Masuk Fase Integrasi Sistem Digital

Layanan Kesehatan Asia Tenggara Masuk Fase Integrasi Sistem Digital

Fasilitas kesehatan di berbagai negara diwajibkan menerapkan sistem rekam medis elektronik
Pengakuan Mengejutkan Eks Kapolres Bima Kota AKBP Didik soal Koper Berisi Narkoba

Pengakuan Mengejutkan Eks Kapolres Bima Kota AKBP Didik soal Koper Berisi Narkoba

Baru-baru ini eks Kapolres Bima Kota AKBP Didik Putra Kuncoro lontarkan pengakuan yang mengejutkan publik. Pengakuan ini terkait koper miliknya yang berisi
Marc Marquez Menghilang dari Prediksi Grid MotoGP 2027, The Baby Alien Resmi Cabut dari Ducati?

Marc Marquez Menghilang dari Prediksi Grid MotoGP 2027, The Baby Alien Resmi Cabut dari Ducati?

Spekulasi mengenai masa depan Marc Marquez kembali memanas setelah sang juara dunia MotoGP 2025 membuat prediksi mengejutkan tentang susunan pembalap musim 2027
Cerita Detik-detik Mengerikan Rumah Anggota DPRD Jateng Ditembak

Cerita Detik-detik Mengerikan Rumah Anggota DPRD Jateng Ditembak

Baru-baru ini mencuat detik-detik mengerikan rumah anggota DPRD Jateng ditembak OTK, di Desa Capgwen, Kecamatan Kedungwuni, Kabupaten Pekalongan
Ramaikan Rumor Transfer, Pramac Isyaratkan Reuni dengan Jorge Martin di MotoGP 2027

Ramaikan Rumor Transfer, Pramac Isyaratkan Reuni dengan Jorge Martin di MotoGP 2027

Pramac Yamaha ikut meramaikan rumor transfer pembalap MotoGP 2027 dengan memberikan isyarat soal potensi membawa kembali Jorge Martin dari tim Aprilia Racing.
Pekan Depan, AKBP Didik Bakal Jalani Sidang Kode Etik Soal Penyalahgunaan Narkotika

Pekan Depan, AKBP Didik Bakal Jalani Sidang Kode Etik Soal Penyalahgunaan Narkotika

Mabes Polri menjadwalkan sidang kode etik terhadap Kapolres Bima Kota nonaktif, AKBP Didik Putra Kuncoro yang ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus

Trending

Alasan Doa Belum Dikabulkan, Kata Buya Yahya Bisa Jadi Syarat ini Belum Terpenuhi

Alasan Doa Belum Dikabulkan, Kata Buya Yahya Bisa Jadi Syarat ini Belum Terpenuhi

Galau doa belum dikabulkan Allah SWT. Bisa jadi karena syarat utama ini belum terpenuhi? simak penjelasannya
Terungkap, Alasan Utama Polri Belum Tahan AKBP Didik Usai Jadi Tersangka Penyalahgunaan Narkoba

Terungkap, Alasan Utama Polri Belum Tahan AKBP Didik Usai Jadi Tersangka Penyalahgunaan Narkoba

Kapolres Bima Kota nonaktif, AKBP Didik Putra Kuncoro belum dilakukan penahanan usai ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus penyalahgunaan narkotika sabu
Bangkit dari Kekalahan Telak! Barcelona Terima Suntikan Tenaga Besar Demi Gulingkan Real Madrid di Klasemen

Bangkit dari Kekalahan Telak! Barcelona Terima Suntikan Tenaga Besar Demi Gulingkan Real Madrid di Klasemen

Pelatih Barcelona Hansi Flick memastikan Raphinha siap tampil saat timnya bertandang ke markas Girona pada lanjutan Liga Spanyol pekan ke-24, Selasa (17/2/2026)
Layanan Kesehatan Asia Tenggara Masuk Fase Integrasi Sistem Digital

Layanan Kesehatan Asia Tenggara Masuk Fase Integrasi Sistem Digital

Fasilitas kesehatan di berbagai negara diwajibkan menerapkan sistem rekam medis elektronik
Kabar Terbaru Proses Naturalisasi Ciro Alves Terungkap, Dipanggil John Herdman ke Timnas Indonesia untuk FIFA Series 2026?

Kabar Terbaru Proses Naturalisasi Ciro Alves Terungkap, Dipanggil John Herdman ke Timnas Indonesia untuk FIFA Series 2026?

Naturalisasi Ciro Alves dipastikan masih berjalan. Jika tuntas, penyerang Malut United berpeluang dipanggil John Herdman ke Timnas Indonesia pada FIFA Series.
Bersinar di Qatar hingga Pernah Main untuk Persija Jakarta, Gelandang Asal Aceh Ini Kok Tak Pernah Dipanggil Timnas Indonesia?

Bersinar di Qatar hingga Pernah Main untuk Persija Jakarta, Gelandang Asal Aceh Ini Kok Tak Pernah Dipanggil Timnas Indonesia?

Sejak kecil dididik akademi terbaik Qatar Aspire Academy bahkan sempat main untuk Persija Jakarta, gelandang asal Aceh ini tak pernah masuk Timnas Indonesia.
Jadwal Proliga 2026, Minggu 15 Februari: Pertaruhan Megawati Hangestri Cs, Jakarta Pertamina Enduro Hadapi Popsivo Polwan

Jadwal Proliga 2026, Minggu 15 Februari: Pertaruhan Megawati Hangestri Cs, Jakarta Pertamina Enduro Hadapi Popsivo Polwan

Jadwal Proliga 2026 hari ini akan diramaikan dengan sejumlah laga seru, termasuk Megawati Hangestri dan kawan-kawan siap unjuk gigi saat Jakarta Pertamina Enduro hadapi Jakarta Popsivo Polwan.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT