Fakta-Fakta Pria Tewas dengan Kepala Terbungkus Plastik di Lampung, Jendela Tidak Terkunci hingga Korban Berkomunikasi dengan Dua Orang
- Dian Hadiyatna-Antara
Jakarta, tvOnenews.com - Fakta-fakta pria tewas dengan kepala terbungkus plastik di sebuah kosan di Jalan Untung Suropati, Kecamatan Labuhan Ratu, Lampung mulai terungkap satu per satu.
Pria ini ditemukan dengan kondisi mengenaskan pada Jumat (6/2/2026). Adapun pria tersebut diketahui berinisial HR (61) warga Kabupaten Tangerang, Banten.
Inilah fakta-fakta yang berhasil diungkap:
Kesaksian Saksi Mata soal Pria Tewas dengan Kepala Terbungkus Plastik di Lampung
Saksi mata, Agus, mengatakan pria tersebut sudah tidak bernyawa dan berbau dengan posisi kepala terbungkus plastik saat dirinya membuka pintu kosan.
"Awalnya ada orang kosan memanggil minta tolong. Saya ke sana bersama beberapa warga. Katanya ada orang di dalam tapi tidak keluar-keluar. Akhirnya saya lihat dari ventilasi benar ada," ujarnya, Minggu (8/2/2026).
Agus dan warga lainnya mencoba mencongkel jendela kamar kos untuk bisa masuk. Akan tetapi, jendela kamar tersebut ternyata tidak dikunci dari dalam.
"Karena jendela tidak terkunci kami coba meraih kunci kamar kos yang tergantung di pintu dan berhasil membukanya. Kemudian kami langsung memanggil polisi," terangnya.
Agus memperkirakan korban sudah meninggal dua hari sebelumnya. Pasalnya, kata dia, bau menyengat tercium dari lubang ventilasi kamar saat pintu kamar coba didobrak.
"Saya yang bantu buka pintu kosan tersebut. Saat dibuka posisinya sudah meninggal dunia dan sudah sedikit berbau," ungkapnya.
Rekaman CCTV Dibongkar
Kasatreskrim Polresta Bandarlampung Kompol Gigih Andri Putranto mengatakan pihaknya terus menyelidiki dan mendalami kasus ini.
Berdasarkan hasil rekaman CCTV, tidak ada orang lain yang masuk ke dalam kamar bersama korban pada waktu kejadian.
"Rekaman CCTV tidak ada orang lain masuk kamar itu. Hanya korban sendiri," terangnya.
Berkomunikasi dengan Dua Orang
Gigih menyebut HR sempat berkomunikasi dengan dua orang, yakni seorang pria dan ibu pemilik kos.
Seorang pria diduga bertemu dan mengantarkan HR ke penginapan tersebut.
"Mr X itu masih kita dalami. Mr X itu siapa, itu masih kita dalami. Yang pasti berdasarkan hasil CCTV, korban hanya berkomunikasi dengan ibu kos dan juga Mr X, yakni seseorang yang mengantar korban," terangnya.
Load more