News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Iwa K Disebut sebagai Ayah Biologis Anak Denada Ressa Rossano, Responsnya Mengejutkan: Kena Cipratan Oli Samping

Iwa K angkat bicara usai diisukan sebagai ayah bilogis anak Denada, Ressa Rossano. Ia menegaskan bahwa kabar tersebut tidak benar adanya.
  • Reporter :
  • Editor :
Rabu, 11 Februari 2026 - 07:52 WIB
Denada dan Iwa K
Sumber :
  • instagram.com/denadaindonesia | iwaktherockfish

Jakarta, tvOnenews.com - Iwa K angkat bicara usai diisukan sebagai ayah bilogis anak Denada, Ressa Rossano.

Ia menegaskan bahwa kabar tersebut tidak benar adanya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Dari gue sih pokoknya intinya ya bukanlah, bukan anak gue, itu saja," ujar Iwa K mengutip detik usai acara Rumpi No Secret.

"Jangan ke gue, gue nggak tahu. Gue cuma kena cipratan oli samping saja nih," lanjutnya.

Meskipun namamya terseret kasus tersebut, Iwa K mengaku hal itu tidak berpengaruh terhadap pekerjaannya.

"Relasi bisnis semua segala macam, they don't buy it, gak ngaruh sama sekali. Orang yang suka ngopi darat sama gue, entah teman, entah bisnis, atau keluarga," ungkapnya.

Iwa K mengakui bahwa ia memang mengenal Denada sejak sang pemyanyi masih SMA.

"Masa SMA-nya Denada pertama kali manggung sama gue. Dulu tuh dia masih pakai baju SMA datang latihan," kenangnya.

Tak hanya Iwa K, Adjie Pangestu juga sebelumnya dirumorkan sebagai ayah biologis Ressa Rossano.

Adjie Pangestu mengaku kaget karena ia dan keluarga ikut terseret dalam isu tersebut. Apalagi ia disebut-sebut sebagai ayah biologis dari Ressa.

"Mau nangis gue. Ya gue hanya cuma bisa bilang, gimana ya? ini kan dunia media sosial ya seperti ini adanya. Kita harus mengerti kalau netizen itu seperti itu. Ada cocoklogi tiba-tiba foto gue diambil dari Google, terus dikasih caption di bawahnya 'pacarnya itu 2001'. Gue juga agak kaget," kata Adjie Pangestu kepada awak media beberapa waktu lalu.

Oada kesemoatan itu, Adjie menegaskan bahwa dirinya tidak memiliki hubungan apa-apa dengan Denada sebelumnya.

"Karena secara personal gue gak kenal. Pernah ketemu sekali itu pun sama mantan suaminya dalam sebuah acara aja. Kalau main bareng atau telepon-teleponan, atau kerja bareng, itu sama sekali gak pernah. Jadi sebenarnya nggak ada hubungan personal," jelas Adjie.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Adjie juga menyayangkan lantaran banyaknya efek media sosial yang justru berpengaruh buruk.

"Gue tahu dari satu platform, terus disambungin sampai ke IG. Sengaja memang gue gak mau komentar, karena gue juga bingung. Nanti komentar jadi salah lagi, gak komentar jadi salah juga. Tapi menurut gue, ya biarlah itu permainan di media sosial," ungkapnya.

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Pembahasan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Kampung Cerdas di DPRD Kota Surabaya terus berlanjut. Panitia Khusus (Pansus) kini memfokuskan pada tahap konsolidasi dan sinkronisasi dengan program yang telah berjalan di lingkungan Pemerintah Kota.
Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung meminta seluruh aduan warga melalui aplikasi JAKI harus ditanggapi serius dan tidak dimanipulasi dengan foto Artificial Intelligence (AI).
Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Namun, tidak semua AC mampu memberikan dampak positif bagi kesehatan. Pemilihan yang kurang tepat justru bisa memperburuk kondisi, seperti udara terlalu kering atau sirkulas

Trending

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi menginstruksikan Inspektorat serta Badan Kepegawaian Daerah (BKD) untuk mengusut tuntas penyebab mandeknya implementasi kebijakan baru.
Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Seorang pemain Timnas kembali menjadi warga negara Belanda setelah terseret konflik paspor di Eredvisie. Penyerang Heerenveen itu akan kembali bermain pekan ini
Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain naturalisasi timnas berbondong-bondong kembali jadi Warga Negara Belanda setelah kasus paspor meledak di Liga Belanda dalam beberapa pekan terakhir.
Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Gubernur Dedi Mulyadi menjelaskan, bahwa saat ini dirinya sedang menggodok program kredit angkot listrik yang bisa diikuti oleh para sopir angkot di Jawa Barat.
Selengkapnya

Viral