News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Pengakuan Driver Ojol yang Dianiaya TNI di Kembangan, Oknum Anggota Pukul Hasan Pakai Besi

Pengemudi ojek online (ojol) Hasan (26) beberkan kronologi lengkap dugaan penganiayaan oleh oknum anggota TNI di wilayah Meruya Utara, Kembangan, Jakarta Barat.
Senin, 9 Februari 2026 - 19:48 WIB
Pengemudi ojol jadi korban penganiayaan di Jakarta Barat
Sumber :
  • Instagram @hasanrisqi

"Saya bilang, 'Bapak ngapain marah-marah? Saya kan cuma nanya alamat'. Terus malah dia bilang, 'Monyet kamu ya! Sini kamu kalau berani!" ucapnya.

Setelah mendapat makian, Hasan sempat enggan mengantar penumpang hingga ke rumah pelaku. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Namun, dia merasa kasihan dengan penumpang yang merupakan ibu-ibu dan pergi sendirian saat malam hari.

"Tapi karena saya kasihan kan, ibu-ibu sendirian udah malam juga, enggak tau jalan lagi, ya udah saya anter aja ke sana, toh enggak jauh juga," kata dia.

Sesampainya di lokasi, seorang pria yang merupakan anak dari pelaku ternyata sudah menunggu di depan rumah dengan nada menantang.

"Anaknya sudah berdiri di depan rumah dengan nada kayak nantangin gitu, bilang kalau saya enggak sopan ke bapaknya. Padahal, mah saya cuma nanya alamat, bapaknya dia yang ngomel-ngomel," tutur Hasan.

Cekcok mulut pun tak terhindarkan hingga akhirnya anak pelaku menendang motor Hasan. Keributan pun terjadi antara Hasan dan anak pelaku.

"Saya nggak terima kan, saya dorong, terus dia mukul saya, terus saya pukul juga. Pukul-pukulan di situ," ucapnya.

Di tengah perkelahian itu, pelaku yang diduga anggota TNI keluar rumah membawa senjata tumpul berupa batang besi.

"Bapaknya ini, saya perkirakan usia 40 sampai 50 tahun ke atas lah. Dia datang bawa besi dan pukul kepala saya. Sekali pukul pakai besi, terus warga langsung udah di situ semua. Saya luka berdarah di dahi kiri, ngucur darahnya," kata Hasan.

Setelah itu, dia pun melakukan visum dan membuat laporan ke Polsek Kembangan. 

"Saya langsung lapor polisi. Nah, hari Sabtu (7/2) saya dipanggil lagi, terus minta nomor RT setempat," jelasnya.

Namun, pihak kepolisian sempat menyatakan kesulitan memproses kasus tersebut karena status pelaku sebagai anggota militer.

"Di situ kepolisian bilang, 'harus ke Pomdam' (Polisi Militer Kodam)," kata Hasan.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Dia pun akhirnya membagikan keluhannya tersebut ke media sosial Instagram karena merasa kasusnya mandek. 

Setelah unggahannya viral, ia pun kembali dipanggil oleh pihak Polsek Kembangan untuk pemeriksaan lebih lanjut.

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Dedi Mulyadi Tegur Keras Kontraktor, Gedung Proyek Memakan Jalan Provinsi dan Belum Miliki IMB: Bapak Pelit

Dedi Mulyadi Tegur Keras Kontraktor, Gedung Proyek Memakan Jalan Provinsi dan Belum Miliki IMB: Bapak Pelit

Dedi Mulyadi tegur kontraktor yang bangun gedung memakan jalan provinsi tanpa IMB. Proyek harus dibongkar, ia sebut kontraktor ‘Bapak Pelit'. Simak beritanya!
Ramalan Keuangan Zodiak Besok, 10 April 2026: Libra, Scorpio, Sagitarius, Capricorn, Aquarius, dan Pisces

Ramalan Keuangan Zodiak Besok, 10 April 2026: Libra, Scorpio, Sagitarius, Capricorn, Aquarius, dan Pisces

​​​​​​​Ramalan keuangan zodiak besok, 10 April 2026, untuk Libra, Scorpio, Sagitarius, Capricorn, Aquarius, dan Pisces. Panduan strategi finansial harian.
Persib Bandung Tanpa Julio Cesar Vs Bali United, Bojan Hodak Santai: Pengganti Lebih Siap!

Persib Bandung Tanpa Julio Cesar Vs Bali United, Bojan Hodak Santai: Pengganti Lebih Siap!

Pelatih Persib Bandung, Bojan Hodak, membeberkan kondisi terkini timnya jelang laga lawan Bali United pada pekan ke-27 BRI Super League 2025-2026.
Bisa-bisanya Kapten Red Sparks Susul Megawati ke Indonesia, Sinyal Kuat Megatron Comeback ke Liga Voli Korea?

Bisa-bisanya Kapten Red Sparks Susul Megawati ke Indonesia, Sinyal Kuat Megatron Comeback ke Liga Voli Korea?

Kunjungan kapten Red Sparks, Yeum Hye-seon ke Indonesia langsung memicu spekulasi besar: apakah ini menjadi langkah awal untuk reuni Megawati Hangestri di V-League
Penjelasan Dedi Mulyadi Soal Nonaktifkan Sementara Kepala Samsat Soekarno-Hatta Terkait KTP Pajak

Penjelasan Dedi Mulyadi Soal Nonaktifkan Sementara Kepala Samsat Soekarno-Hatta Terkait KTP Pajak

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, menindak tegas jajarannya yang dinilai hambat pelayanan publik. Kepala Samsat Soekarno-Hatta resmi dinonaktifkan sementara.
WFH Jumat ASN Surabaya Disorot DPRD, Dinilai Rawan Hari Kejepit

WFH Jumat ASN Surabaya Disorot DPRD, Dinilai Rawan Hari Kejepit

Kebijakan work from home (WFH) bagi ASN di lingkungan Pemkot Surabaya yang diterapkan setiap Jumat menuai sorotan dari Komisi A DPRD Kota Surabaya.

Trending

Ramalan Keuangan Zodiak 10 April 2026: Aries, Taurus, Gemini, Cancer, Leo, dan Virgo

Ramalan Keuangan Zodiak 10 April 2026: Aries, Taurus, Gemini, Cancer, Leo, dan Virgo

​​​​​​​Ramalan keuangan zodiak 10 April 2026 untuk Aries, Taurus, Gemini, Cancer, Leo, dan Virgo. Panduan harian agar keputusan uang lebih bijak dan strategis.
Penjelasan Dedi Mulyadi Soal Nonaktifkan Sementara Kepala Samsat Soekarno-Hatta Terkait KTP Pajak

Penjelasan Dedi Mulyadi Soal Nonaktifkan Sementara Kepala Samsat Soekarno-Hatta Terkait KTP Pajak

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, menindak tegas jajarannya yang dinilai hambat pelayanan publik. Kepala Samsat Soekarno-Hatta resmi dinonaktifkan sementara.
WFH Jumat ASN Surabaya Disorot DPRD, Dinilai Rawan Hari Kejepit

WFH Jumat ASN Surabaya Disorot DPRD, Dinilai Rawan Hari Kejepit

Kebijakan work from home (WFH) bagi ASN di lingkungan Pemkot Surabaya yang diterapkan setiap Jumat menuai sorotan dari Komisi A DPRD Kota Surabaya.
Bisa-bisanya Kapten Red Sparks Susul Megawati ke Indonesia, Sinyal Kuat Megatron Comeback ke Liga Voli Korea?

Bisa-bisanya Kapten Red Sparks Susul Megawati ke Indonesia, Sinyal Kuat Megatron Comeback ke Liga Voli Korea?

Kunjungan kapten Red Sparks, Yeum Hye-seon ke Indonesia langsung memicu spekulasi besar: apakah ini menjadi langkah awal untuk reuni Megawati Hangestri di V-League
Gagal Lolos ke Piala Dunia 2026, Pemain Timnas Putuskan Jadi Warga Negara Belanda Lagi usai Dilarang Main di Liga Belanda

Gagal Lolos ke Piala Dunia 2026, Pemain Timnas Putuskan Jadi Warga Negara Belanda Lagi usai Dilarang Main di Liga Belanda

Seorang pemain timnas memutuskan untuk menjadi warga negara Belanda lagi. Hal ini seiring dengan larangan bermain di Liga Belanda.
Gubernur Dedi Mulyadi Nonaktifkan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Buntut Cuek Aturan Pajak Kendaraan Tanpa KTP

Gubernur Dedi Mulyadi Nonaktifkan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Buntut Cuek Aturan Pajak Kendaraan Tanpa KTP

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi (KDM) menonaktifkan sementara Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Kota Bandung imbas temuan dugaan abaikan aturan pembayaran pajak kendaraan bermotor (PKB) tanpa KTP pemilik pertama.
Pemain Timnas Putuskan Jadi Warga Negara Belanda Lagi usai Gagal ke Piala Dunia 2026, Bakal Dilarang Main di FIFA Matchday?

Pemain Timnas Putuskan Jadi Warga Negara Belanda Lagi usai Gagal ke Piala Dunia 2026, Bakal Dilarang Main di FIFA Matchday?

Seorang pemain timnas telah memutuskan untuk menjadi warga negara Belanda lagi usai kegagalan lolos ke Piala Dunia 2026. Hal ini bisa berimplikasi kepada ketersediaannya di FIFA Matchday.
Selengkapnya

Viral