News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Kronologi Penyekapan Lima Pegawai Ekspedisi di Sunter, Dugaan Penggelapan Ratusan Juta hingga Berujung Ganti Rugi

Kronologi dugaan penyekapan lima pegawai ekspedisi di gudang logistik di Sunter, Jakarta Utara. Mulai dari dugaan penggelapan senilai ratusan juta hingga..
Minggu, 8 Februari 2026 - 17:59 WIB
Viral sebanyak lima karyawan ekspedisi diduga disekap di gudang logistik di Sunter, Jakarta Utara.
Sumber :
  • Tangkapan Layar TikTok @pengacaratoni

Jakarta, tvOnenews.com - Kronologi dugaan penyekapan lima pegawai ekspedisi di gudang logistik di Sunter, Jakarta Utara.

Dugaan penggelapan barang pelanggan senilai Rp300 juta hingga berujung harus ganti rugi masing-masing Rp30 juta,

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Pengacara Toni RM (Raden Mas) membagikan sebuah video sejumlah karyawan ekspedisi diduga disekap di sebuah gudang di Sunter, Jakarta Utara.

Toni mengunggah video dugaan penyekapan karyawan ekspedisi tersebut di akun TikTok pribadinya pada Sabtu (9/2/2026).

"Ibu Santa Yunita Manik (Mba Ita) mengadukan bahwa anaknya yang kerja di perusahaan pengiriman logistikatau paket diduga disekap/disandera di gudang Dunex Sunter Jakarta Utara," tulis Toni RM di akun TikTok pribadinya, dikutip Minggu (8/2/2026).

Dalam video yang diunggahnya, tampak lima oran pria dengan kondisi lemah berada di dalam sebuah gudang barang atau logistik.

Pria dalam video tersebut mengaku disekap, tidak boleh keluar ruangan, bahkan tidak diberi makan sama sekali.

Toni didampingi salah satu ibu korban penyekapan langsung menelepon polisi saat itu juga.

"Saya sudah telepon Polres Jakarta Utara, diterima oleh Pak Faisal agar pekerja yang disekap segera dibebaskan dan diproses sesuai hukum yang berlaku," sambung Toni.

Kronologi Penyekapan

Sebelumnya, viral video lima orang karyawan ekspedisi diduga disekap di sebuah gudang logistik di Sunter, Jakarta Utara.

Video tersebut direkam oleh seorang Wanita, dan menunjukkan lima orang pria yang dinarasikan disekap.

"Berarti ini disekap ya pak ya?," tanya perekam.

"Iya," jawab salah satu pria dalam video tersebut.

"Udah berapa hari pak?," tanyanya lagi.

"Dari kemarin," jawab para korban.

"Dari kemarin? enggak boleh keluar? HP ditahan? terus dikasih makan enggak?" tambahnya.

"Belum sampai sekarang," ujar korban.

"Ya Allah. Ternyata dari kemarin orang berlima ini ditahan, disekap, di gudang ini, dan sampai pagi ini belum dikasih makan," terangnya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Wanita dalam video tersebut menceritakan, kelima karyawan tersebut ditipu/dijebak oleh salah satu sopir ekspedisi.

"Jadi katanya disuruh mindahin barang returan, ternyata barang tersebut digelapkan oleh pihak sopir tersebut. Sudah berkali-kali senilai Rp300 juta," tambahnya.

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Pembahasan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Kampung Cerdas di DPRD Kota Surabaya terus berlanjut. Panitia Khusus (Pansus) kini memfokuskan pada tahap konsolidasi dan sinkronisasi dengan program yang telah berjalan di lingkungan Pemerintah Kota.
Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung meminta seluruh aduan warga melalui aplikasi JAKI harus ditanggapi serius dan tidak dimanipulasi dengan foto Artificial Intelligence (AI).
Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Namun, tidak semua AC mampu memberikan dampak positif bagi kesehatan. Pemilihan yang kurang tepat justru bisa memperburuk kondisi, seperti udara terlalu kering atau sirkulas

Trending

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi menginstruksikan Inspektorat serta Badan Kepegawaian Daerah (BKD) untuk mengusut tuntas penyebab mandeknya implementasi kebijakan baru.
Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Seorang pemain Timnas kembali menjadi warga negara Belanda setelah terseret konflik paspor di Eredvisie. Penyerang Heerenveen itu akan kembali bermain pekan ini
Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain naturalisasi timnas berbondong-bondong kembali jadi Warga Negara Belanda setelah kasus paspor meledak di Liga Belanda dalam beberapa pekan terakhir.
Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Gubernur Dedi Mulyadi menjelaskan, bahwa saat ini dirinya sedang menggodok program kredit angkot listrik yang bisa diikuti oleh para sopir angkot di Jawa Barat.
Selengkapnya

Viral