Fakta-Fakta Mengejutkan Siswa Pelempar Bom Molotov di SMPN 3 Sungai Raya Kalimantan Barat: Tasnya Tertulis Nama Stephen Paddock dan Gabung True Crime Community
- Jessica Wuysang-Antara
Jakarta, tvOnenews.com - Fakta-fakta mengejutkan soal siswa pelempar bom molotov di SMPN 3 Sungai Raya, Kecamatan Sungai Raya, Kabupaten Kubu Raya, Kalimantan Barat akhirnya terkuak.
Beberapa fakta yang terkuak diantaranya di tas siswa itu tertulis nama Stephen Paddock hingga siswa tersebut ternyata tergabung dalam True Crime Community (TCC).
Inilah fakta-faktanya:
Kronologi Bom Molotov “Meledak” di SMPN 3 Sungai Raya Kalimantan Barat
Bom molotov dilempar di SMPN 3 Sungai Raya pada Selasa (3/2/2026) pukul 10.40 WIB.
Berdasarkan informasi awal setelah kejadian ini terjadi, terduga pelaku diduga merupakan salah satu siswa di sekolah tersebut.
Kasubsi Penmas Polres Kubu Raya Aiptu Ade mengatakan pelaku datang ke sekolah lalu melemparkan botol berisi bahan bakar yang memicu percikan api dan kepulan asap.
Beruntung pihak sekolah dan warga sekitar melakukan penanganan awal.
Api pun akhirnya berhasil dipadamkan dan tidak merambat ke bangunan sekolah lainnya. Korban jiwa maupun luka nihil dari peristiwa ini.
Dugaan Motif Siswa Pelempar Bom Molotov di SMPN 3 Sungai Raya
Juru Bicara Densus 88 Kombes Pol Mayndra Eka Wardhana mengatakan Mayndra mengatakan anak tersebut merupakan korban perundungan.
Menurut Eka, anak tersebut punya keinginan untuk balas dendam terhadap teman-temannya yang sering merundungnya.
“Balas dendam kemudian dilampiaskan dengan melakukan aksi kekerasan di sekolahnya,” ujar Eka, Rabu (5/2/2026).
Selain itu, sambung dia, anak tersebut diduga kuat sedang menghadapi masalah keluarga.
Siswa Pelempar Bom Molotov di SMPN 3 Sungai Raya Gabung True Crime Community
Eka menyebut siswa itu tertarik dengan konten-konten kekerasan.
Diketahui pula pelempar bom molotov itu bergabung dalam grup True Crime Community yang menyebarkan ideologi kekerasan.
“Yang bersangkutan tertarik dengan konten-konten kekerasan dan juga tergabung dalam komunitas True Crime Community,” ungkapnya.
Tas Siswa Pelempar Bom Molotov di SMPN 3 Sungai Raya Penuh Tulisan Nama-Nama Pelaku Penembakan
Eka mengatakan tas siswa pelempar bom molotov di SMPN 3 Sungai Raya penuh dengan tulisan nama-nama pelaku penembakan. Inilah rincian nama-nama yang ditulisnya:
- Stephen Paddock: Pelaku penembakan massal Las Vegas pada tahun 2017
- Adam Peter Lanza: Pelaku penembakan Sandy Hook Elementary School tahun 2012 yang menewaskan anak-anak SD dan guru
- Seung-Hui Cho: Pelaku penembakan Virginia Tech 2007
- Salvador Ramos: Pelaku penembakan di Uvalde, Texas, tahun 2022 yang menargetkan SD
- Luca Traini: Pelaku penembakan bermotif rasial di Macerata, Italia pada tahun 2018
- Brenton Tarrant: Pelaku serangan teror di Christchurch, Selandia Baru, pada tahun 2019
Tak hanya nama-nama pelaku penembakan, kata dia, anak tersebut juga menuliskan #ZERO DAY dan TCC (True Crime Community) pada tasnya.
Untuk diketahui, istilah #ZERO DAY sering dipakai dalam subkultur kekerasan ekstrem. Istilah ini merujuk pada hari eksekusi serangan.
Sementara itu, TCC merupakan sebuah komunitas yang menyebarkan paparan ekstremisme dan ideologi kekerasan. (ant/nsi)
Load more