Di Tengah Jadwal Pemanggilan Polisi Terkait Mens Rea, Pandji Pragiwaksono Datangi MUI Tabayun Soal Materi Stand Up Comedy
- Antara
Jakarta, tvOnenews.com – Polemik materi stand up comedy yang menyeret nama Pandji Pragiwaksono akhirnya berujung dialog langsung dengan Majelis Ulama Indonesia (MUI) Pusat.
Komika tersebut mendatangi Kantor MUI untuk melakukan tabayun dan meluruskan maksud materi yang sempat memantik perdebatan publik. Kedatangan Pandji diterima Ketua MUI Bidang Fatwa, Asrorun Ni’am Sholeh, pada Selasa, 3 Februari 2026.
Meski berlangsung tanpa agenda resmi dan dilakukan secara mendadak, MUI membuka ruang diskusi sebagai bagian dari upaya klarifikasi dan kepentingan umat.
Ketua MUI Bidang Fatwa Asrorun Ni’am Sholeh menyampaikan, pertemuan tersebut menjadi momentum penting bagi MUI untuk memperoleh penjelasan secara utuh, di tengah derasnya informasi yang beredar di media sosial.
“Hari ini kami menerima silaturahmi Bang Pandji bersama rekan-rekannya untuk melakukan tabayun atas persoalan yang sempat ramai. Informasi ini penting sebagai bagian dari proses MUI dalam memberikan panduan keagamaan kepada masyarakat,” kata Ni’am, dikutip dari laman resmi MUI, Rabu, 4 Februari 2026.
Ni’am menegaskan, MUI tidak ingin menarik kesimpulan hanya dari potongan video yang tersebar. Pemahaman konteks pertunjukan secara menyeluruh, termasuk keseluruhan materi, dinilai krusial agar pandangan keagamaan yang disampaikan tetap adil dan proporsional.
Dalam forum tersebut, MUI juga menyampaikan sejumlah catatan kepada Pandji, khususnya terkait materi komedi yang bersinggungan langsung dengan isu keagamaan.
Dari hasil tabayun, MUI mencatat dua poin utama, yakni adanya komitmen Pandji untuk memperbaiki materi yang sensitif dan berpotensi menimbulkan multi-tafsir, serta mengarahkan karyanya ke pesan-pesan yang lebih positif.
“Kami melihat adanya itikad baik dan komitmen untuk melakukan perbaikan. Ini tentu patut diapresiasi,” ujar Ni’am.
Di sisi lain, Pandji Pragiwaksono menegaskan bahwa kedatangannya ke MUI merupakan bentuk tanggung jawab sebagai kreator. Ia ingin menjelaskan secara langsung maksud dari pertunjukan yang ia bawakan sekaligus mendengarkan masukan.
“Saya datang untuk menjelaskan maksud dari pertunjukan saya. Beberapa materi memang perlu penjelasan agar tidak disalahartikan. Alhamdulillah, saya diterima dengan sangat baik dan mendapat banyak masukan,” kata Pandji.
Load more