News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Istana Tegaskan Makna ‘Gentengisasi’ Prabowo: Bukan Sekadar Ganti Atap Rumah, Kunci Sektor Pariwisata

Istana Kepresidenan tegas gagasan “gentengisasi” yang disampaikan Presiden Prabowo Subianto dalam Rakornas Pemerintah Pusat dan Daerah bukan program sektoral semata, melainkan bagian dari agenda besar penataan lingkungan nasional demi mendongkrak pariwisata
Selasa, 3 Februari 2026 - 16:08 WIB
Mensesneg Prasetyo Hadi.
Sumber :
  • tvOnenews.com/Abdul Gani Siregar

Jakarta, tvOnenews.com — Istana Kepresidenan menegaskan bahwa gagasan “gentengisasi” yang disampaikan Presiden Prabowo Subianto dalam Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) Pemerintah Pusat dan Daerah bukan program sektoral semata, melainkan bagian dari agenda besar penataan lingkungan nasional demi mendongkrak pariwisata.

Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg), Prasetyo Hadi, menjelaskan Prabowo melihat sektor pariwisata sebagai salah satu motor pertumbuhan ekonomi yang harus didorong serius.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Namun, kunci utamanya bukan hanya promosi, melainkan kebersihan dan keindahan lingkungan.

“Jadi pertama begini, semangatnya adalah kalau kita lihat secara utuh, pertama Bapak Presiden berpendapat bahwa salah satu yang harus kita dorong adalah sektor pariwisata. Nah, salah satu kunci dari sektor pariwisata itu kan adalah berkenaan dengan masalah kebersihan, keindahan,” ujar Prasetyo di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta Pusat, Selasa (3/2/2026).

Dalam konteks itulah, penggunaan atap rumah berbahan seng menjadi salah satu perhatian Presiden. Menurut Prasetyo, persoalan genteng tidak berdiri sendiri, melainkan terkait langsung dengan wajah kota dan desa, serta kenyamanan visual bagi wisatawan.

“Nah, kemudian di situ ada beberapa hal yang menjadi atensi beliau dalam hal keindahan, dalam hal kebersihan. Di antaranya adalah masalah penggunaan atap yang berbahan seng gitu. Termasuk yang berikutnya misalnya berkenaan dengan masalah sampah,” katanya.

Prasetyo menekankan, arahan Prabowo dalam Rakornas tidak disampaikan secara terpisah-pisah, melainkan sebagai satu kesatuan gagasan besar tentang penataan lingkungan nasional.

“Jadi kalau kemarin Saudara-saudara perhatikan di dalam pengarahan beliau di forum Rakornas Pemerintah Pusat dan Pemerintah Daerah, beliau menyampaikan beberapa hal tersebut. Jadi tidak terpenggal-penggal,” ucapnya.

Lebih jauh, Prabowo disebut ingin menggugah seluruh elemen bangsa untuk bersama-sama menciptakan lingkungan yang bersih, rapi, dan indah, sebagai fondasi lahirnya zona-zona wisata baru yang menarik minat wisatawan mancanegara.

“Intinya adalah mari kita bersama-sama, beliau sebagai Kepala Negara, Kepala Pemerintahan, menggugah kita semua untuk mari kita menjadikan lingkungan kita itu jauh lebih bersih, jauh lebih rapi, jauh lebih indah dengan harapan itu akan mendorong terciptanya zona-zona wisata, terciptanya iklim yang membuat wisatawan, terutama wisatawan mancanegara, mau berkunjung ke negara kita gitu,” jelas Prasetyo.

Ia menambahkan, gentengisasi hanyalah bagian kecil dari agenda besar tersebut. Presiden juga menyoroti persoalan tata kota lain yang selama ini kerap luput dari perhatian.

“Jadi bukan sekadar masalah gentengisasinya, tapi lebih dari itu bagian kecil dari apa yang dikehendaki oleh Bapak Presiden untuk kita semua apa namanya bersama-sama menjaga lingkungan kita, menjaga kebersihan dan keindahan lingkungan kita,” ujarnya.

Menurut Prasetyo, penataan papan reklame, baliho, hingga kabel-kabel semrawut juga menjadi bagian dari perhatian Presiden dalam membenahi wajah kota-kota di Indonesia.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“Termasuk papan reklame, baliho-baliho, kemudian kabel-kabel yang mau disadari atau tidak disadari bahwa itulah yang kita hadapi sekarang gitu,” kata dia.

“Dan memang betul kalau kita cermat atau kita merasakan memang perlu banyak pembenahan tata kota kita supaya menjadi kota-kota yang indah lagi, banyak tamannya, penuh dengan bunga-bunga,” pungkasnya. (agr/ree)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Dedi Mulyadi Tegur Keras Kontraktor, Gedung Proyek Memakan Jalan Provinsi dan Belum Miliki IMB: Bapak Pelit

Dedi Mulyadi Tegur Keras Kontraktor, Gedung Proyek Memakan Jalan Provinsi dan Belum Miliki IMB: Bapak Pelit

Dedi Mulyadi tegur kontraktor yang bangun gedung memakan jalan provinsi tanpa IMB. Proyek harus dibongkar, ia sebut kontraktor ‘Bapak Pelit'. Simak beritanya!
Ramalan Keuangan Zodiak Besok, 10 April 2026: Libra, Scorpio, Sagitarius, Capricorn, Aquarius, dan Pisces

Ramalan Keuangan Zodiak Besok, 10 April 2026: Libra, Scorpio, Sagitarius, Capricorn, Aquarius, dan Pisces

​​​​​​​Ramalan keuangan zodiak besok, 10 April 2026, untuk Libra, Scorpio, Sagitarius, Capricorn, Aquarius, dan Pisces. Panduan strategi finansial harian.
Persib Bandung Tanpa Julio Cesar Vs Bali United, Bojan Hodak Santai: Pengganti Lebih Siap!

Persib Bandung Tanpa Julio Cesar Vs Bali United, Bojan Hodak Santai: Pengganti Lebih Siap!

Pelatih Persib Bandung, Bojan Hodak, membeberkan kondisi terkini timnya jelang laga lawan Bali United pada pekan ke-27 BRI Super League 2025-2026.
Bisa-bisanya Kapten Red Sparks Susul Megawati ke Indonesia, Sinyal Kuat Megatron Comeback ke Liga Voli Korea?

Bisa-bisanya Kapten Red Sparks Susul Megawati ke Indonesia, Sinyal Kuat Megatron Comeback ke Liga Voli Korea?

Kunjungan kapten Red Sparks, Yeum Hye-seon ke Indonesia langsung memicu spekulasi besar: apakah ini menjadi langkah awal untuk reuni Megawati Hangestri di V-League
Penjelasan Dedi Mulyadi Soal Nonaktifkan Sementara Kepala Samsat Soekarno-Hatta Terkait KTP Pajak

Penjelasan Dedi Mulyadi Soal Nonaktifkan Sementara Kepala Samsat Soekarno-Hatta Terkait KTP Pajak

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, menindak tegas jajarannya yang dinilai hambat pelayanan publik. Kepala Samsat Soekarno-Hatta resmi dinonaktifkan sementara.
WFH Jumat ASN Surabaya Disorot DPRD, Dinilai Rawan Hari Kejepit

WFH Jumat ASN Surabaya Disorot DPRD, Dinilai Rawan Hari Kejepit

Kebijakan work from home (WFH) bagi ASN di lingkungan Pemkot Surabaya yang diterapkan setiap Jumat menuai sorotan dari Komisi A DPRD Kota Surabaya.

Trending

Ramalan Keuangan Zodiak 10 April 2026: Aries, Taurus, Gemini, Cancer, Leo, dan Virgo

Ramalan Keuangan Zodiak 10 April 2026: Aries, Taurus, Gemini, Cancer, Leo, dan Virgo

​​​​​​​Ramalan keuangan zodiak 10 April 2026 untuk Aries, Taurus, Gemini, Cancer, Leo, dan Virgo. Panduan harian agar keputusan uang lebih bijak dan strategis.
Penjelasan Dedi Mulyadi Soal Nonaktifkan Sementara Kepala Samsat Soekarno-Hatta Terkait KTP Pajak

Penjelasan Dedi Mulyadi Soal Nonaktifkan Sementara Kepala Samsat Soekarno-Hatta Terkait KTP Pajak

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, menindak tegas jajarannya yang dinilai hambat pelayanan publik. Kepala Samsat Soekarno-Hatta resmi dinonaktifkan sementara.
WFH Jumat ASN Surabaya Disorot DPRD, Dinilai Rawan Hari Kejepit

WFH Jumat ASN Surabaya Disorot DPRD, Dinilai Rawan Hari Kejepit

Kebijakan work from home (WFH) bagi ASN di lingkungan Pemkot Surabaya yang diterapkan setiap Jumat menuai sorotan dari Komisi A DPRD Kota Surabaya.
Bisa-bisanya Kapten Red Sparks Susul Megawati ke Indonesia, Sinyal Kuat Megatron Comeback ke Liga Voli Korea?

Bisa-bisanya Kapten Red Sparks Susul Megawati ke Indonesia, Sinyal Kuat Megatron Comeback ke Liga Voli Korea?

Kunjungan kapten Red Sparks, Yeum Hye-seon ke Indonesia langsung memicu spekulasi besar: apakah ini menjadi langkah awal untuk reuni Megawati Hangestri di V-League
Gagal Lolos ke Piala Dunia 2026, Pemain Timnas Putuskan Jadi Warga Negara Belanda Lagi usai Dilarang Main di Liga Belanda

Gagal Lolos ke Piala Dunia 2026, Pemain Timnas Putuskan Jadi Warga Negara Belanda Lagi usai Dilarang Main di Liga Belanda

Seorang pemain timnas memutuskan untuk menjadi warga negara Belanda lagi. Hal ini seiring dengan larangan bermain di Liga Belanda.
Gubernur Dedi Mulyadi Nonaktifkan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Buntut Cuek Aturan Pajak Kendaraan Tanpa KTP

Gubernur Dedi Mulyadi Nonaktifkan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Buntut Cuek Aturan Pajak Kendaraan Tanpa KTP

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi (KDM) menonaktifkan sementara Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Kota Bandung imbas temuan dugaan abaikan aturan pembayaran pajak kendaraan bermotor (PKB) tanpa KTP pemilik pertama.
Pemain Timnas Putuskan Jadi Warga Negara Belanda Lagi usai Gagal ke Piala Dunia 2026, Bakal Dilarang Main di FIFA Matchday?

Pemain Timnas Putuskan Jadi Warga Negara Belanda Lagi usai Gagal ke Piala Dunia 2026, Bakal Dilarang Main di FIFA Matchday?

Seorang pemain timnas telah memutuskan untuk menjadi warga negara Belanda lagi usai kegagalan lolos ke Piala Dunia 2026. Hal ini bisa berimplikasi kepada ketersediaannya di FIFA Matchday.
Selengkapnya

Viral